*Author POV
"Jadi siapa namamu nona? Dan apa yang ingin kau bicarakan denganku?" tanya Simon Cowell. "A-aku Alexa, dan aku ingin membicarakan tentang One Direction dan Zayn" Jawab Alexa. "Apa maksudmu nona?" tanya nya lagi. "Aku ingin membicarakan tentang masalah kenapa zayn bisa keluar begitu saja" Ucap Alexa. "oh tentang itu. coba kau jelaskan maksudmu" pinta Simon. "Okay. Aku ini adalah seorang Directioners, dan terlebih lagi aku ini adalah seorang Amazayn. Dan kau tahu?? Aku sangat terpukul, bahkan aku sempat depresi. Coba kau pikirkan, Jika tanpa zayn mungkin One Direction tidak akan pernah ada. Zayn mempunyai sura yang khas, dia mempunyai oktaf suara yang sangat tinggi. Aku tahu bahwa Liam dan Harry juga mempunyai suara yang tinggi, namun mereka tidak bisa setinggi zayn. dan kurasa tidak akan ada yang bisa menggantikan zayn. Kau tahu?? bahwa zayn mempunyai fans yang sangat banyak, dan setelah zayn keluar dari One Direction, jumlah directioners pun menurun drastis. dan jika itu terjadi terus menerus maka karir One direction pun juga akan menurun dan itu bisa menyebabkan One Direction bubar! Dan apa yang akan terjadi selanjutnya? Kau akan kehilangan aset terbesarmu Tuan Simon!" ucap Alexa panjang lebar dan diberi penekanan di akhir kalimat. Sion diam, dia seperti sedang mencerna semua kata kata yang telah diucapkan oleh Alexa. Dia mengacak ngacak rambutnya. Dia terlihat sangat bimbang dan frustasi.
"Ya.. kupikir apa yang kau ucapkan itu benar, sebelumnya aku tidak pernah memikirkan tentang itu" ujar simon. "jadi.. kurasa kau harus membujuk Zayn agar kembali ke One direction' ucap alexa. "ya, sepertinya kau benar. Aku harus membicarakan soal ini dengan Lou, Harry, Niall, Liam, dan juga Kau" ujar simon sambil menunjuk kearah alexa. "Aku???" tanya alexa penuh tanda tanya. "Ya! kau juga harus ikut soal pembicaraan ini, karena kusara kau bisa membantu kami" ujar simon sambil tersenyum.
-SKIP
Alexa dan Simon Cowell pun tiba di frat, ya ini adalah frat the boys. Penjagaannya sangat ketat, tidak bisa orang sembarangan masuk ke dalamnya. jangan pun ke fratnya, masuk kehalaman nya saja itu sangat sulit.
Alexa terus mengekori Simon dari belakang. Dan Simon pun memencet bel'nya Ting Tong Ting Tong tidak lama kemudian pintunya pun terbuka. "oh My God, uncle Si? kenapa kau tidak bilang-bilang jika ingin kesini? Tunggu! siapa perempuan yang dibelakangmu?" tanya louis. 'bisa kah kau mempersilahkan kami untuk masuk dulu?" ujar simon. "hahaha... sorry uncle Si, Ayo silahkan masuk" ucap louis sambil mempersilahkan Alexa dan Simon. Mereka masuk ke frat lalu louismenutup pintunya dan menyusul mereka.
"jadi, kenapa kau tiba tiba datang kesini uncle Si?" tanya louis. "Aku ingin membicarakan soal zayn" jawab Simon. 'lalu siapa perempuan yang bersamamu ini?" tanaya nya lagi. "Dia adalah alexa, dan dia yang sudah membantuku untuk memcahkan soal tentang zayn ini" ujar Simon lalu tersenyum ke arah alexa. "Oh... Hai louis, perkenalkan aku Alexa. Aku tidak membantunta tentang masalah ini, kurasa tuan simon telah berlebihan. Akuhanya menucapkan apa yang telah aku pikirkan tentang kalian dan zayn" ucap alexa. "Oh okay alexa, kurasaini adalah pembicaraan yang penting dan cukup serius, jadi aku akan memanggil Niall, Lam, dan Harry dulu" ujaer louis lalu masuk kedalam dan memanggil kawan kawannya itu.
Niall, Liam, dan Harry pun datang, lalu disusul louis sambil membawa cangkir cangkir yang berisi teh hangat dan dia taruh diatas meja. "silahkan diminum, maaf aku hanya bisa membuat ini' ucap louis.
"Uncle Si, tadi louis bilang kita akan membicarakan hal yang serius, jadi apa yang ingin kita bicarakan?" tanya Liam. "ini adalah tentang masalah zayn dan masa depan One Direction" ujar simon. "Lalu siapa perempuan cantik ini?" tanya harry dengan senyuman yang menggoda. "Aku alexa" ucap alexa memperkenalkan diri. "Oh alexa, biar kutebak, pasti nama lengkapmu adalah Alexandra bukan?" lanjut Niall. " Hahaha ya kau betul, kurasa namaku itu memang mudah ditebak dan sangat pasaran." Ujar Alexa yang bisa langsung membuat The boys dan uncle Si tertawa.
"hahaha... Alexa kau sangat lucu" ujar harry. "Namun aku sedang tidak membuat lelucon harry" ucap Alexa sambil mengerucutkan bibirnya. "Hahaha... dia ngambek haz" sahut Niall. "Ya ampun lexa, kau sangat menggemaskan..." ujar harry sambil mencubit kedua pipinya alexa. "Au.. Sakit harry. Ternyata kau sangat menyebalkan. Huh!" ucap alexa. dan lagi lagi the boys malah tertawa dan terlebihnya lagi louis bahkan sampai terbahak-bahak. "sudah-sudah, ayo kita mulai pembicaraan yang serius" ujar uncle simon. 'baiklah" jawab mereka serempak.
Uncle Si menjelaskan semua apa yang telah diucapkan oleh alexa saat mereka sedang berada di kantor Syco management. Mereka semua berbincang-bincang dengan sangat serius, termasuk dengan alexa. "Aku tidak tahu bahwa kau mempunyai pemikiran yang sangat dewasa Alexa" puji Liam. "terimakasih Liam, Aku hanya seorang directioners, dan aku hanya tidak ingin jika hal buruk menimpa kalian" ucap alexa. "U-uuu... So sweet. ternyata kita mempunyai fans yang sangat memperdulikan kita, dan zayn sangat beruntung karena dia mempunyai amazayn sepertimu, yang peduli, sayang dan perhatian terhadapnya dan juga kami. Kau berpikir sangat baik, kau menggunakan otakmu untuk berpikir secara rasional agar membuat zayn kembali dan 1D akan bersama lagi. Kau tidak seperti fans-fansnya yang lain yang tidak berpikir secara baik. Mereka rela menyakiti dirinya sendiri. Dan itu bahkan tidak mampu untuk mengubah keputusan kami" ujar Harry
" Benar apa yang dikatakan oleh harry. Dan kurasa kami sangat membutuhkanmu untuk membuat zayn kembali" ujar Niall. "ya dengan senang hati aku akan membantu kalian" ujar alexa dengan antusias.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sorry guys kalo misalnya ada kata-kata yang typo. Please Vomment Guys
*Salam Directioner & Amazayn
