"Bi, aku mohon!" Adinda memeluk perutnya sambil memohon pada Abi ayah dari janin yang sedang ia pertahankan. Berharap lelaki itu memberinya sedikit belas kasih.
"Gue gak mau punya anak dari jalang kaya lo!" Lelaki itu mendorong Adinda yang sedang memohon padanya untuk menggagalkan rencana aborsi.
Adinda merangkak mendekat kepada Abi lagi, biarlah ia terlihat semakin tak ada harga dirinya. Memeluk sebelah kaki Abi sambil terus meminta belas kasih. "Biarin dia hidup. Aku mohon!"
"Ga!"
"Aku gak punya siapa-siapa selain janin ini!"
Lelaki itu bukanya memberikan rasa kasian malah tertawa terbahak-bahak seperti menertawakan lelucon. "Emangnya gue bego? Lo itu licik."
"Gue harus apa biar lo gak bunuh dia?" Adinda merasa begitu frustasi. Lelaki di hadapannya ini seperti iblis berwujud manusia.
Sorot mata Abi berubah menjadi sorot tajam. Tidak ada lagi tawa yang memenuhi ruangan. Raut wajahnya menampilkan sosok yang begitu dingin. Adinda mundur menjauh dari sosok Abimanyu yang tidak pernah dia liat sebelumnya.
"Bunuh diri lo sendiri saat melahirkan dia." Ujar Abi dengan wajah datar dan nada tegasnya.
________
CERITA SELENGKAPNYA BISA KALIAN DAPATKAN DENGAN MEMBELI VERSI EBOOK.
Keuntungan membeli versi Ebook:
1. Minim Typo dan lebih enak di baca.
2. Beberapa bab tambahan yang tidak ada di Versi WP.
3. Beberapa revisi alur dan memiliki ekstra part.
4. Memberikan semangat pada Author hehe.
Harga Asli : 50.000 full bab
Harga promo : 25.000 full bab (Ebook akan di dapatkan di akhir bulan) selama itu promo berlangsung.
Hub no: 085793673457
KAMU SEDANG MEMBACA
Tetangga Tapi Nikah (END)
SpiritualBELUM DI REVISI. Kisah ini berawal dari seorang Bunda yang menginginkan putrinya yang sudah menginjak usia 20 tahun bisa mengaji. Kehadiran Ilham kembali setelah empat tahun menamatkan pendidikannya di luar kota, membuat Bunda memaksa Cyra mengikuti...
