Di Labrak Adinda

16.6K 2.1K 48
                                        

Mocyra: Abang udah sampai?"

Cyra sedang berbalas pesan dengan Ilham. Suatu hal yang jarang di lakukan. Ilham itu tipe lelaki yang to the point, kalau ada hal yang sangat darurat lelaki itu akan langsung menelpon atau langsung mendatangi rumahnya.

Calon Masa Depan : Alhamdulillah sudah.

Tergolong cepat Ilham membalas Chat Cyra, sepertinya lelaki itu sedang santai.

Mocyra: Senja sehat?

Calon Masa Depan: doakan saja. Ini kami belum bertemu. Nunggu jadwal istirahat.

Jujur kadang Cyra kehabisan bahan pembicaraan saat bersama Ilham. Lelaki itu terlalu pendiam. Hm, tapi katanya jodoh itu saling melengkapi nah cocok sekali bukan, si pendiam dan si banyak kata. Uwu membayangkanya saja membuat Cyra gemas sendiri.

Mocyra: salamin untuk Senja, Bang.

Menunggu hampir 2 menit tetapi pesannya belum tercentang biru. Ilham juga sudah tidak online. Ya, sudah mending pesan bakso di katin, perutnya juga tidak bisa dikatakan aman buktinya beberapa kali sempat berbunyi, tanda alarm lapar. Tapi, ada satu notifikasi pesan dari bunda yang membuat Cyra kembali menyalakan ponselnya.

Bunda Bawel: Kak, Anis itu siapa?"

Alis Cyra bertaut saat membaca pesan dari bunda. Tidak ada angin tiba-tiba menanyakan Anis, bukannya menanyakan anaknya sendiri.

Mocyra: Anis siapa?"

Bunda bawel: Anis yang di story WA Ibu Anya😫

Bentar-bentar. Story WA ibu Anya, Cyra belum melihatnya hari ini. Jemari lentik itu dengan tergesa memencet story yang di buat Ibu Anya, ada banyak story hari ini. Satu yang membuat hatinya nyeri sekali. Ditambah caption yang tertera. Story yang menunjukan vidieo singkat Ilham tengah di ambilkan lauk oleh Anis. Sekilas memang benar-benar couple goals.

"Bismillah pake emot senyum apaan nih buk. Ini calon mantunya masih di sini!" Jerit Cyra tertahan karena ternyata di ruangan ini masih banyak mahasiswa yang masih ngagadem di ruangan ber AC.

Mocyra: ya tanyalah bun Anis siapa?? Masa tanya akuhhhh!!!

Belum ada semenit bunda sudah melihat pesannya. Emang fast respon banget emak-emak satu ini.

Bunda Bawel: Tadi udah nanya, cuman di jawab sama bu Anya namanya Anis. Tapi, kan bunda kepo Anis itu siapa? Dia siapa sih Ra?

Ish. Bundanya ini kenapa kepo banget sih.

Mocyra: ya kenapa nanya?

Bunda bawel: ya suka-suka bunda dong.

Mocyra: oke!

Cyra kira pembahasan ini akan berakhir. Namun, sayangnya dugaanya salah, bundanya yang baik hati itu malah menelponnya. Akan ada gosip berjilid-jilid kalau sudah seperti ini!

"Assalamualaikum, bunda." Ujar Cyra sekalem mungkin. "Ada apa nihcc!"

"Waalaikumssalam. Itu Anis itu dulu temen sekolahnya Ilham Ra, katanya sempet deket. Rumornya cinta belum kelar!" Ujar bunda dengan semangat. "bunda tau dari group komplek!" Lanjutnya.

"Demi apa?" Tanya Cyra kali ini dengan suara menggelenggar. Beberapa mahasiswa menatapnya aneh sisanya memklumi kelakuan Cyra. "Ya allah. Perkara Anis sama Abang aja masuk group komplek?"

Tidak habis pikir. Benar-benar tidak habis pikir. Kenapa emak-emak bukannya nyuci baju malah ngegosip. Unfaedah sekali!

"Namanya juga mantu idaman ibu-ibu komplek Ra. Wajar lah kalo Ilham deket sama perempuan kami pantau!" Bantah bunda.

Cyra menyandarkan tubuhnya pada kursi. Memijat pelipisnya yang mendadak migren. Suaranya tercekat di tenggorokan.

"Kak. Kamu baik-baik aja kan?" Tanya bunda yang kali ini menggunakan nada normal. "Hati kamu aman?"

____________

CERITA SELENGKAPNYA BISA KALIAN DAPATKAN DENGAN MEMBELI VERSI EBOOK.

Keuntungan membeli versi Ebook:

1. Minim Typo dan lebih enak di baca.

2. Beberapa bab tambahan yang tidak ada di Versi WP.

3. Beberapa revisi alur dan memiliki ekstra part.

4. Memberikan semangat pada Author hehe.

Harga Asli : 50.000 full bab
Harga promo : 25.000 full bab (Ebook akan di dapatkan di akhir bulan) selama itu promo berlangsung.

Tetangga Tapi Nikah (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang