Setelah kondisi raya mulai pulih, dokter pun sudah mengijinkan raya untuk pulang kerumah, mendengar ucapan dokter Juna dan Raya pun sangat bahagia sebab mereka akan berkumpul lagi dengan sekian lamanya.
Setelah sampai dirumah Kusuma, Juna pun membaringkan tubuh istrinya kekasur sedangkan bayi Raya dirawat oleh mama Juna. Raya yang melihat suaminya yang begitu perhatian kepadanya dan membuat raya hanya tersenyum.
"Sayang Syahir dimana" tanya raya
"Syahir dirawat sama mama, sekarang kamu istirahat saja sayang" jawab Juna
"Hmm baiklah sayang" ucap Raya
"Kamu istirahat dulu ya, aku mau mengerjakan urusan kantor dulu sayang, kalau ada apa-apa bilang ya" jelas Juna
Sebulan kemudian
Raya yang sudah pulih, ia sudah melakukan kebiasaannya seperti biasa, hanya saja dia tidak boleh melakukan hal yang terlalu kecapean apalagi dia habis melakukan operasi.
"Sayangnya mama sudah besar ya, sudah bisa tengkurap" ucap Raya yang mencium syahir
Tak terasa juga anaknya sudah tumbuh dengan baik apalagi syahir sudah bisa diajak mengobrol dan tengkurap
"Sayangnya papa lagi apa" sambung Juna
"Syahir lagi main-main sama mama papa" ucap Raya dengan senyuman
Juna yang bermain bersama putranya, ia pun berpikiran tentang Anitha di penjara, dengan beraninya dia meminta izin pada Raya untuk pergi melihat Anitha yang sudah dipenjara.
"Oiya sayang aku mau pergi lihat Anitha" ucap Juna
"Aku ikut ya sayang aku mau lihat keadaannya juga" jawab Raya
"Kamu mau lihat dia untuk apa" tanya Juna dengan wajah kesal
"Aku hanya mau lihat sayang, kan kita perginya sama-sama juga, terus syahir kan bisa dititp ke mama dulu" jawab Raya
"Hmm, yaudah nanti siang kita pergi ke penjara melihat keadaan Anitha"jelasnya
"Makasih sayang, yaudah aku mau siapkan makan siang dulu, jaga syahir dulu ya" ucap Raya sambil menuju dapur untuk persiapkan makanan siang
Setelah mempersiapkan makanan raya pun memanggil suaminya dan ibu Juna, dan syahir yang sudah tidur dan dijaga oleh Beby sisternya, mereka pun makan bersama untuk sekian lamanya.
Setelah makan siang Juna dan Raya akhirnya pergi ke penjara untuk menemui Anitha. Sesampainya disana petugas lapaz membawa Anitha menemui Raya dan Juna.
Anitha yang melihat kedatangan Raya dan Juna merasa bahagia sebab disini ia akan berniat untuk meminta maaf pada Juna dan terkhusus nya pada Raya
"Kalian datang menemui ku" tanya Anitha
"Iya Anitha, bagaimana keadaan mu" ucap Raya dan Juna hanya terdiam dengan sifat cuek nya
"Raya maafkan aku, aku sudah melukai mu, aku minta maaf juga pernah bermusuhan dengan mu, sekarang aku sudah menyesali perbuatanku, semoga kalian memaafkan diriku" jelas Anitha sambil meneteskan air mata
"Iya Anitha aku sudah memaafkanmu, semoga dengan ini kamu bisa berubah menjadi baik, dan masa lalu biarlah berlalu" jelas raya
"Makasih raya aku hanya bisa minta maaf dengan kesalahan ku, dan semoga Juna bisa memaafkan diriku" jelas Anitha sambil melihat Juna yang masih berdiri dengan cuek
"Sayang bicara lah" ucap Raya sambil mencubit tubuh Juna
"Ya..iya aku sudah memaafkanmu, ini juga tergantung Istriku karena dia yang mengalaminya" jelas Juna dengan tegas
"Makasih buat kalian" ucap Anitha sambil tertunduk
Setelah lama berbicara akhirnya petugas lapaz datang dan membawa kembali Anitha kedalam penjara sebab waktu kunjungan telah habis, Juna dan Raya pun kembali ke rumah
"Semoga saja Anitha bisa berubah ya sayang" tanya Raya
"Hmm, iya sayang" jawab Juna dengan singkat
Setelah menemui Anitha mereka pun berdua membersihkan diri untuk tidur sebab syahir yang sudah tidur duluan bersama mama juna
Jangan lupa ⭐💬✔️
KAMU SEDANG MEMBACA
Salahkah Pria Lumpuh Mencintai Wanita Sempurna
RomanceKisah Tragis Seorang Pria Yang Lumpuh Akibat Dari Kecelakaan Yang Mengakibatkan Traumatis Mendalam dan Ditambah Cinta Pertamanya Pergi Saat Ingin Tunangan