13. Feels🔞

4.7K 397 61
                                        

Klik di atas untuk mendengarkan lagu Ava Max - Into Your Arms

🌼🌼🌼🌼🌼

Kegiatan seks di dalam mobil selesai dalam waktu lebih lama dari yang Yibo perkirakan. Mobil itu telah berhenti di bahu jalan sekitar hampir dua jam. Kini, Yibo tengah duduk di kursi belakang, menjaga Xiao Zhan yang tertidur pulas dengan berbantalkan pangkuannya.

Ruam bekas ciumam memenuhi leher, bibir merah membengkak, wajah yang tampak sedikit pucat dan basah oleh air mata, terlihat sangat indah di mata Yibo yang kini membelai lembut kening lelaki itu.

Hujan sudah mulai reda, namun Yibo tak kunjung menjalankan mobilnya. Pria itu tidak mau membuat tidur Xiao Zhan terganggu. Dia suka memandangi wajah polos Xiao Zhan yang tertidur seperti ini.

"Ugh ...." Xiao Zhan perlahan bergerak dari pembaringan. Menggeliat lemah, meraba sekitar tubuh, lelaki itu bahkan tidak sadar bahwa kini dirinya tengah membenamkan wajah dengan nyaman di depan kejantanan Yibo.

Yibo mulai panik ketika Xiao Zhan semakin menekan kejantanannya, khawatir sesuatu di bawah sana kembali terbangun dan berujung menerkam Xiao Zhan yang masih tertidur pulas.

"Eungh ...." Kali ini sepasang mata lentik itu terbuka, kemudian berkedip lemah menatap pria di atasnya.

"Kau sudah bangun," sapa Yibo.

Xiao Zhan buru-buru bangun dari pangkuan Yibo. "A-apa? Berapa lama aku tidur?" tanyanya sedikit gelagapan, membetulkan selembar mantel yang menutupi tubuh.

"Mungkin sekitar setengah jam," jawab Yibo. Pria itu kemudian merangkak kembali ke kursi kemudi. Dilihat dari kaca spion, Xiao Zhan tampak berantakan, dan yang pasti Yibo tidak mungkin mengantar lelaki itu pulang dalam kondisi seperti ini.

"Kita ke apartemenku," ucap Yibo.

"Huh, kenapa?"

"Keringkan dulu pakaianmu," jawab Yibo.

Mobil kembali melaju dengan kecepatan sedang. Jalanan masih sepi, genangan air hujan membuat suasana di luar sana tampak dingin. Dalam waktu dua puluh menit, mereka tiba di parkiran basement sebuah gedung pencakar langit. Bukan mansion megah milik Keluarga Wang, kali ini Yibo membawa Xiao Zhan ke apartemen pribadinya.

Suasana parkiran tampak gelap dan sepi, tidak jauh dari posisi Yibo memarkir mobil, ada sebuah elevator. Yibo keluar dari mobil, kemudian membukakan pintu belakang mobil untuk Xiao Zhan.

"Keluarlah," ucap Yibo.

Xiao Zhan keluar dari mobil hanya dengan mengenakan mantel baru, tanpa pakaian dalaman. Kedua tangan memeluk lengannya sendiri. Lelaki itu menoleh ke kanan dan kiri, memastikan tidak ada orang lain yang melihatnya.

Yibo megambil pakaian basah Xiao Zhan, meletakkan pakaian itu dalam tas karton. Pria itu juga membawa beberapa tas karton lain yang berisi belanjaan mereka.

"Ayo," ajak Yibo.

Mereka menaiki elevator menuju lantai dua puluh. Tidak ada satu pun orang ketika elevator itu tiba di lantai dua puluh, seolah-olah lantai itu adalah lantai pribadi Yibo. Xiao Zhan terus mengikuti langkah Yibo hingga mereka tiba di depan sebuah pintu apartemen.

Yibo meletakkan beberapa tas belanja di lantai. Pria itu menekan kombinasi angka dan pintu pun terbuka. "Ayo, masuk," ajaknya.

Brak!

Beberapa tas karton yang dipegang mendadak dijatuhkan begitu saja. Dua bibir saling bertautan begitu pintu apartemen tertutup. Yibo memeluk Xiao Zhan dengan erat, membungkam bibir lelaki itu dengan ciuman panas.

HOW TO PLAY? (YIZHAN)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang