Klik di atas untuk mendengarkan lagu Christina Perri - Human
CHAPTER 20
LIVING THINGS
Xiao Zhan telah menghubungi Song Zu Er, mengajak gadis itu untuk makan malam bersama. Mereka janjian di sebuah restoran lokal pukul 07.00 malam.
Song Zu Er tampak sangat cantik dengan gaun yang santai tetapi begitu pas memeluk tubuhnya. Xiao Zhan sendiri baru pulang kerja, tidak sempat pulang untuk berganti pakaian.
Awalnya, Zu Er sangat senang dengan ajakan makan malam itu. Song Zu Er sering tersenyum sepanjang mereka makan malam. Dia berpikir bahwa hubungan dengan Xiao Zhan akan ada kemajuan.
Namun, yang terjadi adalah sebaliknya. Satu kalimat yang keluar dari mulut Xiao Zhan membuat Song Zu Er kehilangan senyum di wajahnya.
"Zu Er, aku ingin membatalkan perjodohan kita," Xiao Zhan mengucapkan kalimat itu ketika mereka sudah selesai menyantap hidangan makan malam.
Song Zu Er sempat tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. "A-apa?"
"Zu Er, aku merasa ini tidak akan berhasil. Aku hanya akan membuang waktumu. Aku pikir, akan lebih baik jika membuatnya jelas secepat mungkin. Aku tidak ingin membuat orang tua kita kecewa."
Sepasang mata Song Zu Er mulai berkaca-kaca, memandang Xiao Zhan seolah menginginkan penjelasan yang masuk akal. "Aku pikir, segalanya berjalan dengan baik selama ini. Zhan-Ge, bukankah kita punya banyak kecocokan. Kenapa kau berpikir seperti itu. Apa Zhan-Ge menyukai orang lain?"
Xiao Zhan menggeleng. "Aku bukan orang yang cocok untukmu. Aku memiliki segudang masalah. Tidak sebaik yang terlihat. Zu Er, aku belum siap untuk menikah. Aku mungkin hanya akan membawa masalahku ke dalam hidup orang lain. Aku harap kau mengerti. Kau gadis yang sempurna. Kau layak mendapatkan seseorang yang lebih baik dariku."
Song Zu Er tahu pasti bahwa segala sesuatu tidak bisa dipaksakan. Ironis jika Xiao Zhan mengatakan bahwa dirinya sempurna. Jika memang dimikian, mengapa Xiao Zhan menolaknya?
Song Zu Er sangat kecewa. Namun tidak ada yang bisa dia lakukan. "Mn, aku mengerti. Zhan-Ge, apa kita masih boleh berteman?"
Xiao Zhan merasa tidak enak hati, tetapi ini adalah keputusan yang terbaik. Selama Wang Yibo masih menggenggamnya dengan erat, Xiao Zhan tidak akan bisa memulai hubungan dengan siapa pun.
"Tentu. Terima kasih karena sudah mau menjadi temanku," jawab Xiao Zhan.
Makan malam itu berakhir dengan Xiao Zhan yang meninggalkan restoran lebih dulu. Xiao Zhan bukannya tidak peka terhadap perasaan Zu Er. Namun akan lebih baik jika semuanya berakhir sekarang.
Zu Er masih duduk terdiam di salah satu kursi dalam restoran itu. Menunduk, setetes air mata perlahan jatuh.
Menangislah hanya untuk hari ini. Lebih baik bersedih untuk sekarang, agar kau tidak terlalu kecewa di masa depan.
*****
Berita tentang Wang Yibo yang akan segera bertunangan mulai menyebar di kantor. Xiao Zhan sudah terbiasa mendengarkan bisik-bisik karyawan dan puluhan gosip yang beredar. Gadis itu bernama Fu Jing, putri dari Fu Hongming, pebisnis yang cukup berkuasa. Fu Hongming adalah sahabat dari Logan Wang, ayah Wang Yibo. Rencananya, akan ada pesta pertunangan besar di sebuah hotel akhir bulan ini.
Telinga Xiao Zhan merasa sangat panas setiap kali mendengar karyawan bergosip tentang mereka. Bagaimana gadis itu memeluk Wang Yibo di depan semua orang, bahkan ada yang pernah melihat mereka bermesraan di koridor menuju lift.
KAMU SEDANG MEMBACA
HOW TO PLAY? (YIZHAN)
FanfictionDemi menyelamatkan perusahaan sang ayah, Xiao Zhan terpaksa menerima tawaran seorang pengusaha muda kaya raya untuk 'menghiburnya'. Orang itu adalah Wang Yibo, pria yang sangat dia benci dan pernah dia permalukan di depan umum.
