berdua : sahidoy

1.6K 185 11
                                    


Doyoung mendaratkan pantatnya pada bangku yang tersedia di ruangan latihan treasure.

Pemuda manis kelahiran Desember itu sibuk meremas-remas kakinya karena merasa sakit, ruang latihan sepi hanya ada dirinya dan juga Asahi yang duduk tak jauh darinya.

Anggota yang lain sedang pergi karena urusan masing-masing setelah selesai latihan, sedangkan doyoung hari ini tidak memiliki kesibukan apapun selain ikut latihan bersama treasure tapi nyeri pada kakinya sungguh mengganggu membuat aktivitas latihannya menjadi kacau.

Doyoung jatuh saat sedang latihan dengan para anggota tadi, meski begitu pemuda itu tetep kekeuh bahwa dia baik-baik saja dan akan melanjutkan latihan kembali. Dan disinilah doyoung sekarang, di ruang latihan terduduk lemas sembari memijat-mijat kakinya.

Sedangkan Asahi di sebrang sana tidak berkutik, lelaki Jepang itu terus duduk sembari memperhatikan salah satu adik segrubnya dalam diam.

“kau baik?” Asahi bertanya dengan suara yang dibesarkan membuat doyoung sedikit terpenjat.

“euhm aku baik hyung!” balas doyoung cepat tak lupa senyuman menenangkan yang selalu dia layangkan pada siapa saja.

Asahi kembali diam menatap doyoung yang tersenyum kearahnya “jangan berbohong bodoh” lelaki Jepang itu berdiri dari duduknya lalu mulai berjalan ke arah doyoung yang menatapnya bingung.

“katakan padaku mana yang sakit?” ujar Asahi saat sudah berjongkok di depan doyoung.

Doyoung terpaku sebelum menggeleng dan menyahuti “aku sungguh baik-baik saja hyung!”ucapnya menahan tangan Asahi yang ingin ikut memijat kakinya.

“jangan bertingkah seperti kau baru mengenalku Kim!” ujarnya kesal kala doyoung malah menjauhkan tangannya saat ia ingin menyentuh kaki mulus pemuda itu.

Doyoung mengatup mulutnya ketika tanpa sadar dia berhasil membuat Asahi kesal, dirinya memilih diam dan membiarkan Asahi melakukan apapun yang dia mau.

“disini sakit?” Asahi bertanya pada doyoung membuat pemuda yang lebih muda darinya itu menganggukan kepala.

Asahi memijat kaki doyoung dengan ekspresi datar, sudah biasa untuk doyoung melihat salah satu rekan segrubnya itu berekspresi datar dalam waktu lama.

hyung aku sudah merasa lebih baikan” ucap doyoung membuat Asahi berhenti memijat dan menatap mata pemuda itu.

Asahi berdiri mensejajarkan tubuhnya dengan doyoung Yang masih dalam posisi duduk “jaga diri baik-baik jangan ceroboh apalagi sok kuat” Asahi berucap setelahnya lelaki itu pergi mengambil sesuatu dan kembali lagi tepat di samping doyoung.

“makan denganku”

“tap—

“kau keras kepala sekali”

“baiklah, terimakasih”

Asahi duduk membuka bekal yang dia bawa lalu menyuapi doyoung dan juga dirinya sendiri, sesekali doyoung mengajak Asahi berbicara agar tidak terlalu sepi diantara keduanya.

“terimakasih Asahi Hyung atas makanan dan bantuannya” ucap doyoung membungkuk meskipun posisi masih duduk.

“bukan apa-apa”

Asahi menutup bekal yang sudah habis, lalu mengusak helaian rambut doyoung  tanpa berbicara setelah itu lelaki berwajah datar tersebut berjalan ke tempat duduk dia sebelumnya di sebrang sana.

Tak selang lama pintu ruangan latihan terbuka menampilkan beberapa anggota yang datang dengan ricuhnya kembali meramaikan ruangan latihan yang tadinya sepi.

setidaknya aku bisa menghabiskan waktu berdua dengannya sebelum para pengganggu sialan ini datang” -asahi


***

Tau ah yg penting up yeh kan
Ayo votmen kawan-kawan
Sy senang melihat komentar-komentar kalian!!

Story-Doyoung HaremTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang