thirty one

8.5K 481 7
                                        

galen terbangun di ruangan yang tidak asing baginya,ia mencoba mengingat bagaimana dirinya bisa sampai kesini sambil berjalan menuju pintu

dari tempatnya ia bisa melihat carlos sedang duduk di sofa sambil memakan camilan

"kau.."suaranya serak

carlos yang mendengar itu langsung menoleh kaget
"kau sudah bangun?"

galen memegang kepalanya yang masih terasa pusing,mungkin karena terlalu banyak minum semalam

ia berjalan sambil meraba dinding disampingnya menuju pintu
"kau mau kemana"carlos berjalan mendekati galen tetapi tubuhnya malah didorong hingga terjatuh ke sofa

ia heran karena galen masih memiliki kekuatan untuk mendorongnya

"tunggu kau mau kemana,kau tidak bisa pergi dengan keadaan seperti itu--"

bughh

sebuah pukulan dari tangan galen mendarat di pipi carlos

"enyah dari hadapanku"

"tapi--"

"LEPASKAN TANGANMU BAJINGAN"teriak galen emosi karena carlos menarik tangannya supaya tidak keluar dari rumah

dok dok dok

suara pintu diketuk secara kasar membuat galen dan carlos terdiam sejenak

keduanya menoleh ke intercom yang menampilkan 2 polisi berada didepan pintu

dok dok dok

melihat itu,galen langsung membuka pintunya,ia berharap dengan datangnya polisi itu bisa membuatnya jauh dari carlos

"dengan saudara carlos febrian?"

"tidak"

"anda ditangkap atas tuduhan mengedarkan narkoba ke kanada"kata polisi itu sambil menarik tangan galen dan memborgolnya

"TUNGGU TUNGGU,SAYA BUKAN CARLOS"

"anda bisa menjelaskannya di kantor polisi"

"POLISI BRENGSEK,APAKAH BUTA MATA KALIAN?!AKU BUKAN CARLOS BAJINGAN"

tiba tiba dari dalam rumah terdengar suara jendela tertutup dan sebuah bayangan melompat keluar

"DIA!DIA CARLOS YANG SEBENARNYA!"
galen menunjuk jendela dengan dagunya karena tangannya sudah diborgol ke belakang tetapi kedua polisi itu tak percaya padanya dan langsung membawanya ke mobil polisi

*****

"APA?!"

teriak douglas tak sengaja saat mendengar kabar bahwa galen ditangkap dengan kasus mengedarkan narkoba

ia tau galen brengsek tapi lelaki itu tidak pernah bermain main dengan obat obatan terlarang

"oke oke,saya akan kesana"

douglas menutup telfonnya

"kenapa?"tanya reysha

"galen..mengedarkan..narkoba..arghh aku tidak tau..aku ke kantor polisi dulu..jaga dirimu baik baik"kata douglas panik,sebelum meninggalkan toko ia menyempatkan untuk mencium kening reysha lalu berlari keluar

wild(18+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang