2. Family Talk

1.4K 114 13
                                        

Maaf bila ada typo(s)

Jangan lupa meninggalkan jejak dengan vote dan spam komentar

Happy Reading, Enjoy

.

.

.

.

.

2. Pembicaraan Keluarga

Hari baru menyambut kediaman Taeyong dan Jennie. Di ruang tengah apartement tampak sepasang kekasih sedang menghabiskan waktu mereka dengan bermalas-malasan. Taeyong yang berbaring diatas sofa berbantalkan kaki bagian atas Jennie. Sementara sang wanita menjadikan kepala dalam pangkuannya sebagai meja untuk menulis. 

Jennie terus mencoret halaman bukunya menggunakan pulpen, menyusun tiap huruf menjadi rangkaian kata maupun kalimat. Kegiatan Jennie tersebut lantas membuat kepala Taeyong bergerak tidak beraturan dan mengganggu fokusnya yang sedang menonton ghibli movie pada layar televisi.

Taeyong menjeda movie yang sedang ia tonton dan merubah posisinya  menjadi menghadap ke perut rata Jennie. Bukan Taeyong namanya jika tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan. Tangan kanan Taeyong yang tadinya merangkul pinggang Jennie kini sudah menelusup masuk kedalam kaos oversize dan bermain pada punggung halus kekasihnya.

"Sebenarnya apa yang sedang kau tulis Ruby-a? Sejak tadi aku perhatikan kau sibuk dengan pulpen juga bukumu" tanya Taeyong mengintip wajah serius Jennie dari bawah buku.

"Tidak mau menjawabku, hm?!" tanya Taeyong yang kemudian merebut paksa buku Jennie karena merasa terabaikan.

"Kau ingin mendatangi semua tempat ini?" tanya Taeyong untuk yang kesekian kalinya. Pada lembaran buku tertulis banyak nama negara dengan keterangan ide berkencan yang unik serta menarik untuk dicoba.

"Hm" gumam Jennie pelan. Taeyong bangkit dari posisi berbaringnya dan membalas tatapan mata juga senyum bahagia Jennie.

"Jadi kapan Ruby-ku yang menggemaskan ini ingin pergi berlibur?" tanya Taeyong seraya membelai lembut puncak kepala Jennie.

"Aku juga tidak tahu yang jelas tidak dalam waktu dekat ini" Taeyong menaikan satu alisnya mendengar jawaban dari Jennie.

"Kenapa?"

"Karena oppa harus pulang ke rumah. Eomonim, Abonim, Areum eonnie, Si Ahn dan Seo Joon oppa pasti merindukanmu juga. Jadi kita tidak perlu terburu-buru dan bisa pergi di lain waktu" Taeyong mengembangkan senyumannya. Menjadikan Jennie sebagai kekasih adalah keputusan paling tepat dalam hidupnya. Pribadi Jennie yang selalu mengutamakan keluarga diatas segalanya mampu membuat Taeyong jatuh hati berkali-kali.

"Terima kasih karena sudah perhatian pada keluargaku, aku sangat bangga padamu Ruby-a. Oh iya, sebelum aku lupa ada hal yang ingin aku tanyakan. Seminggu yang lalu Areum noona meneleponku dan mengajak kita untuk berkemah. Bagaimana menurutmu?" Jennie tampak diam sejenak namun tidak lama kepalanya mengangguk setuju.

"Berapa lama kita akan berkemah? Apa abonim dan eommonim Lee ikut?"

"Tidak lama hanya dua hari satu malam diakhir pekan. Appa dan eomma juga ikut jadi akan ramai. Kenapa? Apa kau ada jadwal?"

"Tidak ada, aku hanya sedang memikirkan makanan apa yang harus aku bawa saat berkemah nanti. Aku juga ingin membeli beberapa hadiah untuk Sia Ahn. Kalau begitu sore nanti kita pergi berbelanja!" seru Jennie bersemangat memamerkan gummy smile miliknya. Taeyong yang melihat itu tidak mampu menahan rasa gemasnya. Ia mencubit pelan kedua pipi bulat Jennie dan tidak ragu untuk menggigitnya.

EPILOGUECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang