10. Save The Date (mark on your calendar)

682 82 8
                                        

Maaf bila ada typo(s)

Jangan lupa meninggalkan jejak dengan vote dan spam komentar

Happy Reading, Enjoy

.

.

.

.

.

10. Catat Tanggalnya (tandai pada kalender kalian)

Siang yang terik di apartemen Jaehyun tampak dua orang pemuda tengah duduk berdampingan menantikan kedatangan seorang tamu. Hari ini kediaman Jaehyun akan kehadiran seorang putri berambut pirang dari negeri kangguru. Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh menit putri cantik bernama Roseanne Park akan segera tiba.

"Hyung bagaimana penampilanku?. Apa ini sudah lebih baik dari yang aku pakai tadi?" tanya Jaehyun sedikit risau dengan pakaian yang ia kenakan.

"Eoh, terlihat lebih santai dari pada setelan suit yang kau pakai tadi" komentar Taeyong tanpa mau repot menoleh kearah si penanya. Saat ini Jaehyun tampil dengan atasan dan celana pendek serba hitam bermerk prada setelah hampir lima kali berganti pakaian.

"Hyung, apa Rose tidak menaruh curiga dengan semua perkataanmu?. Maksudku, aku jelas tak ada sangkut pautnya dengan janjimu itu. Aku jadi sedikit khawatir" keluh Jaehyun yang kemudian duduk disisi kanan Taeyong.

"Awalnya dia sedikit curiga tapi aku langsung beralasan kalau punya janji yang sama denganmu. Jadi dia tak bisa menolak dan segera menyetujui ajakan-ku untuk datang makan siang bersama di apartementmu. Kau tenang saja, semua sudah sesuai dengan rencana yang kita susun tiga hari lalu" ujar Taeyong menenangkan kegundahan hati Jaehyun.

"Terima kasih hyung, ternyata kau sangat pintar. Sebagai balasannya, nanti sepulang dari Milan akan aku belikan karpet harimau baru" puji Jaehyun dengan ulasan senyuman tipis dan janji imbalan hadiah sebagai ucapan terima kasih.

"Hyung bagaimana kalau nanti aku kehabisan topik pembicaraan?. Aku tidak pandai mencari topik obrolan yang menarik. Lalu bagaimana aku harus bersikap didepan Rose?. Aku takut membuatnya tidak nyaman" Taeyong menggeram kesal mendengar pertanyaan beruntun Jaehyun. Hari ini pria bermarga Jung itu benar-benar sangat cerewet. Ia menghawatirkan banyak aspek yang sebenarnya belum tentu akan terjadi.

"Jaehyun-a jadilah dirimu sendiri dan ajak Rose mengobrol layaknya seorang teman dekat. Bukankah kalian berada di lingkaran pertemanan yang sama?, jadi aku pikir tidak akan sulit untuk mendapatkan topik menarik saat kalian mengobrol nantinya" Jaehyun mengangguk paham, lalu bergegas mengambil ponselnya dan menyibukkan diri dengan membaca artikel tentang ide obrolan saat kencan pertama. Karena terlalu bersemangat Jaehyun sampai memeriksa kecocokkan dirinya dengan Rose melalui ramalain tanggal lahir hingga golongan darah.

"Hyung-" Jaehyun mengunci mulutnya seketika saat tiba-tiba saja Taeyong menoleh dan menatap kearahnya dengan sorot mata mengerikan. Jaehyun sadar, hari ini ia sudah terlalu banyak bicara sehingga membuat pria Lee itu kesal.

"Padahal aku tadi ingin bertanya tentang pertemuanmu dengan pimpinan agensi Jennie noona. Tapi berhubung hyung terlihat sedang kesal, aku tidak jadi bertanya saja" putus Jaehyun yang kemudian menggeser posisi duduknya sedikit lebih jauh dari Taeyong. Ia harus menyelamatkan diri sebelum harimau dalam diri Taeyong bangkit dan menerkamnya.

"Sepertinya aku harus sedikit lebih bersabar sampai semua jadwal Jennie terselesaikan" ujar Taeyong pelan. 

Sepulang dari apartement Jaehyun malam itu, esok paginya Taeyong segera membuat janji temu dengan pimpinan YG Entertaiment dan langsung mendapat persetujuan bertemu dua jam kemudian. Selepas berdiskusi panjang lebar mengenai dampak positif dan negatif dari berita pernikahan mereka, Yang Hyun Suk sajangnim memberikan Taeyong dua pilihan sulit. Pertama, menikah secepat yang mereka mau namun tak ada bulan madu setelahnya atau menunda pernikahan sampai tahun depan dan mendapatkan waktu panjang untuk berlibur.

EPILOGUECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang