Kemudian Ratna melajukan mobilnya ke pusat perbelanjaan miliknya. Sesampainya disana dia disambut dengan wajah Riko yang kesal.
" Na… Kenapa baru berangkat tumben banget telat, gue mau kasih laporan juga kita harus kontrol cabang kita yang ada di bogor. "
" Rico ingat kita lagi kerja, jangan lo gue bahasanya gak lihat apa semua karyawan memandangi kita. " Ucapnya berbisik ke Rico
" Maaf Nona... Saya cuma heran karena biasanya Nona datang tepat waktu. " Katanya sambil melihat sekeliling dan para karyawan pun melanjutkan kerjanya.
" Rico kita keruangan saya. " Keduanya pun berjalan keruangan dengan langkah tegap, sesampainya di ruangan Rico langsung memberondong Ratna dengan pertanyaan.
" Kenapa telat? Tumben gak kaya biasanya? Lo gak sedang buat masalah kan? "
" Tanya nya satu-satu Ric… Lagian gue gak buat masalah, tadi gue jemput rasa dan anterin dia ke sekolah dulu. "
" Wah gercep ya lo....buat dapetin hati tuh duda, lo udah yakin kalo lo beneran cinta sama dia? Bukan cuma kagum atau terpesona mungkin? "
" Ya gak lah...gue yakin 100% kalo gue beneran cinta sama dia, ini tuh sama kayak dulu gue jatuh cinta sama dia, cinta pertama gue. "
" Udah lo harus relain dia, dia sudah tenang disurga. "
" Gue udah relain dia Ric… itu sebabnya gue bisa jatuh cinta sama Rizwan. "
" Gue dukung lo buat berjuang, kalo lo butuh bantuan gue juga siap. " Katanya sambil mengusap punggung temannya
" Thanks ya Ric, lo selalu ada buat gue baik jadi sahabat ataupun seorang kakak. Gue jadi berasa punya kakak beneran. "
" Gue siap kok buat jadi kakak lo kalau lo mau, lagian adek gue lebih asik sama temannya daripada gue sebagai kakaknya. "
" Aaah Rico gue terhura..." katanya sambil memeluk Rico.
" Terharu maemunah. " Jawabnya sambil menjitak kepala temannya yang suka plesetin kata.
Sambil mendengus dia menjawab. " Lo. . pala gue di fitra setiap tahun, pakai jitak segala, mau gue pecat lu? "
" Ampun Nona✌..."
Mereka pun tertawa bersama dan segera melanjutkan pekerjaan. Saat waktu menunjukkan siang, Ratna membereskan tasnya untuk pergi menjemput Rara.
" Ric, gue keluar dulu mau jemput Rara sekalian makan siang sama Bapaknya "
" Ok gue juga mau pergi makan siang sama Ayang beib. "
Mereka berdua keluar dengan tujuan masing-masing, sesampainya disekolah Ratna langsung menyuruh Rara masuk mobil.
" Ra… gimana belajarnya lancar? Atau ada yang gak bisa? "
" Lancar Mi… tapi ada pr, nanti aku minta ajarin Papa kalo ada yang gak ngerti. "
" Ra kita ke kantor Papa dulu ya buat makan siang? "
" Iya Mi, akhirnya aku bisa lihat kantor Papa. "
" Emang sebelumnya nggak?"
" Gak Mi kan kalo berangkat sekolah diantar Papa tapi pulangnya dijemput Pak supir, jadi langsung kerumah. "
" Oh gitu, kita beli makanan dulu di depan ya. "
Setelah membeli makanan mobil pun melaju menuju kantor, saat sampai disana Ratna bertanya pada resepsionis.
" Permisi Mbak...ruangan Pak Rizwan dimana ya? " tanyanya dengan sopan
" Maaf dengan siapa? apa sebelumnya sudah buat janji? "
" Saya calon istrinya dan dia anaknya, kami kesini buat makan siang bareng. " Dia menunjuk gadis kecil di sebelahnya, lantaran tau wajah anak pemilik perusahaan ini wanita yang bertanya tadi langsung bersikap lebih ramah dari sebelumnya.
" Maaf Bu… Kalau gitu saya antarkan. "
KAMU SEDANG MEMBACA
Love You My Duda
RomansaSebuah kisah gadis pemilik pusat perbelanjaan yang jatuh hati pada duda beranak satu,yang memiliki seorang putri yang cantik dan imut.Pada saat ia mengontrol pusat perbelanjaannya dia berpasan dengan gadis imut yang mencari ayahnya. Pertemu...
