BAB 16

16 3 0
                                        


     Ratna berjalan di samping Rizwan sambil memegang tangannya, banyak yang menatap mereka dan beranggapan kalau mereka sangat cocok.
" Aku seneng banget bisa jalan sama kamu, lebih senang lagi kalau kamu mau nikahi aku. " ucapnya sambil tersenyum

   " Lepasin tangan saya, tidak usah berharap kalau saya bakal nikahi kamu. Saya cuma gak mau kamu membangunkan Rara itu sebabnya saya temani kamu keluar. "

   " Kamu beruntung loh aku naksir kamu, banyak yang dekati aku tapi aku tolak. Aku yakin kita itu berjodoh dan aku juga yakin kita bakalan menikah nanti. " Katanya dengan percaya diri.

   " Teruslah bermimpi itu tidak akan terjadi, ayo kita kembali kamu udah beli kan semuanya  "

     Mereka kembali ke hotel dengan Ratna yang terus merayu Rizwan di mobil.
" Rizwan kamu tau gak kenapa kamu seperti angin? " Rizwan hanya diam tanpa menjawab.

" Karena kamu dingin seperti angin tapi aku bisa merasakan kasih sayang kamu sama orang terdekatmu, sama seperti aku yang bisa merasakan kehadiran angin. "

      Sesampainya di hotel mereka pergi ke kamar masing-masing. Saat pagi mereka pergi ke bandara untuk pulang ke Jakarta, di perjalanan mereka mampir ke restoran dekat bandara untuk sarapan. Saat sampai di Jakarta mereka berpisah Ratna dan Rico pergi dengan taksi, sedangkan Rizwan dan Rara di jemput supir keluarganya.

    Sesampainya di rumah Rara langsung menceritakan liburan mereka pada keluarganya.
" Jadi gitu ceritanya Opa… Tapi aku juga kesel sama Papa yang beli camilan lama banget, kan ada cowok yang godain Mami waktu Papa gak ada. "

    " Oh gitu Ra… Rizwan kok kamu ceroboh banget meninggalkan mereka berdua lama, gimana kalo orang itu jahat dia bisa sakitin Rara. "

    " Gak gitu Abi… Aku sudah menyuruh mereka ikut dari pada nunggu, tapi Ratna menolak katanya dia capek kalo jalan lagi. Lagian Bi… aku gak tahu bakalan antri waktu di kasir. " Jelasnya.

" Ya udah Rara, kamu istirahat di kamar pasti masih capek. Sekolah besok saja ya. "

" Iya Opa… Oma Rara ke kamar dulu ya. "

     Rara pergi ke kamar meninggalkan mereka yang masih berbincang. Di lain tempat Ratna dan Rico sedang menuju pusat perbelanjaan, sesampainya disana mereka langsung bekerja lalu istirahat lebih awal.

Love You My DudaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang