"HUAAA!!" Juyeon memegangi dadanya, berusaha menetralkan detak jantung. Ia baru saja bangun tidur."Kenapa lo? abis dikejar setan?" tanya Kevin yang duduk di sofa sebelah Juyeon.
Juyeon mengangguk. "Kok lo tau?"
"Lagian lo tidur menjelang maghrib" kata Kevin. "Sono cuci muka, bentar lagi buka."
"Takut." Juyeon menatap penuh harap, "Temenin."
Kevin menjatuhkan tablet ke pangkuannya. "Juy, jangan sampai puasa gue batal gara-gara liat muka sok imut lo!"
Kini bibir Juyeon melengkung ke bawah, "Gue takut Vin, ntar ada setan nongol gimana?"
"Ramadhan setan dikurung, nggak bakal ada yang nongol!" Kevin mendorong Juyeon. "Buruan cuci mukaa"
"Nggak bestie kita!" Juyeon pergi ke dapur. Niatnya cuci muka di wastafel.
Hyunjun ada di dapur, sedang mempersiapkan bukaan puasa. "Kok cuci muka di situ Bang?"
"Takut gue ke kamar mandi" jawaban Juyeon membuat Hyunjun tertawa.
"Hah?? ahahahaa seorang Lee Juyeon takut??! AHAHAHAHAA"
"Nggak abang nggak adik sama aja!" Juyeon mencibir kemudian duduk di depan meja makan. "Heh masih aja ketawa!"
Hyunjun memegangi perutnya, "Ya habisnya, takut sama apa sih Bang?"
"Mimpi dikejar wewe gombel" jawab Juyeon.
"Pasti lo nggak baca do'a mau tidur, Bang" Eric datang sehabis main bola. Anaknya udah duduk manis menanti beduk buka puasa.
Juyeon mengangguk, "Iya kali, soalnya gue ketiduran."
Chanhee bersama Haknyeon dengan tentengan di tangan. Biasa, habis beli bukaan. Mereka berdua langsung meletakkan takjil di piring. Ada siomay sama pisang goreng.
"Ric, Sunwoo mana?" tanya Chanhee. Pasalnya jika ada Eric pasti ada Sunwoo, apalagi di dapur sudah ada Hyunjun juga.
"Ini disamping-eh? kok nggak ada?" Eric mengedarkan pandangannya mencari Sunwoo. "Sunwoo!" tak ada jawaban dari Sunwoo.
"Jangan-jangan setan yang nyamar jadi Sunwoo!" Juyeon bergidik ngeri.
"Yang iya-iya aja deh Bang, ini kan bulan puasa, setan lagi dikurung" ucap Haknyeon yang sudah duduk.
Juyeon menggelengkan kepala "Ya terus siapa yang ada di samping Eric tadi?"
"Juy, emang lo liat di samping Eric tadi ada Sunwoo?" tanya Chanhee. Juyeon menggeleng. "Yaudah, berarti emang Sunwoo belum ke dapur."
Sunwoo datang dari arah ruang tengah, "Ngomongin gue yaa?"
"Nu! dari mana?" tanya Eric langsung.
"Dari kamar mandi."
"Kok nggak bilang-bilang?"
"Harus gitu gue bilang lo?" tanya Sunwoo bingung.
"Ya kan gue kira lo ada di sini."
Sunwoo menatap para abang, "Emang ada apaan sih?"
"Eric ngira lo udah disini dan ternyata nggak ada. Eh, Bang Juyeon malah suuzon bilang kalau ada setan nyamar jadi lo" jelas Haknyeon.
Juyeon berpikir sebentar. "Ah elah! jadi lo ngira doang ada Sunwoo? padahal lo sendiri emang nggak liat ada Sunwoo kan?" tanyanya pada Eric.
Eric cengengesan, "Ya maaf, gue kira Sunwoo ngikut ke sini. Lagian lo kenapa mikir ada setan coba."

KAMU SEDANG MEMBACA
Ramadhannya The Boyz ✔
RandomKehidupan sehari-hari anak The Boyz di kosan selama bulan Ramadhan. The Boyz + Hyunjun