Tentu saja teman-temannya bereaksi seperti itu, karna ucapan Reegan ke Lyodra tadi itu sangat-sangat diluar dugaan dan tidak terbayangkan. Bagaimana bisa seorang Reegan berkata seperti itu. Teman-temannya bahkan mengira itu bukan Reegan melainkan siluman yang menyamar jadi Reegan.
Lyodra sudah tidak berada di basecamp Xlovenos.
"Gan. Gua perhatian akhir-akhir ini sikap lo berubah. Lo kenapa?" tanya Lyon.
"Gua gapapa," jawab Reegan santai.
"Lo sadar ga apa yang lo bilang ke Lyodra tadi?"
"Sadar."
"Gua curiga. Jangan-jangan Reegan suka sama Lyodra," ucap Attala.
Ucapan Attala barusan membuat Reegan memikirkannya. Apa iya dia suka sama Lyodra? Reegan bahkan tidak tau apa apa tentang perasaan. Ia hanya merasakan apa yang ia rasakan, tapi ia tidak tau tentang apa perasaan itu, apa maksud dari yang ia rasakan barusan.
"Gua iklhas kok Gan ditikung sama lo. Karna lo lebih baik dari pada gua," ucap Saga menepuk pundak Reegan.
"Ngakak." Adrian tertawa.
"Bagus deh kalo lu sadar ga," ucap Lyon.
"Saran gua kalo lo beneran suka sama Lyodra mending gercep deh. Soalnya banyak yang ngincer dia," ucap Ken.
"Tau dari mana lu?" tanya Reegan.
"Gua sering denger anak anak cowok ngomongin dia."
"Yang bener?" tanya Lyon.
"Beneran. Ngapain gua bohong. Gua aja kaget, Lyodra baru berapa hari pindah udah banyak yang naksir," ucap Ken.
"Wah, gua harus lebih waspada lagi ni," ucap Lyon.
"Si paling posesif," ucap Saga.
"Bacot crocodile."
"Eh tapi lu beneran suka sama Lyodra?" tanya Attala.
"Gak tau," jawab Reegan dengan wajah polos.
"Dih, gak ada kejelasan banget anjir," ucap Adrian.
"Udahlah mending buat gua aja Lyodra nya," ucap Bisma.
"Heh bocil! gausah sok lu," ucap Lyon.
"Yon kita tinggi tinggian yo," ucap Bisma dengan nada menantang.
"Iyadeh si paling tinggi," ucap Lyon.
"Sumpah gua masih gak nyangka!" ucap Attala frustasi.
"Lo gak sendiri. Gua dari tadi bengong sampe ileran gara-gara masih gak percaya Reegan ngomong kaya gitu," ucap Adrian.
"Lebay lu pada," balas Reegan.
"Lebay lo bilang? heh lu kalo mau berubah pakai aba-aba dong, atau gak pakai kode, atau lebih bagus lagi langsung bilang aja. Biar kita kita gak kaget brutal kaya gini," kesal Adrian.
"Berubah apasih. Gua biasa aja," ucap Reegan.
"DASAR GAK PUNYA PERASAAN!" Adrian benar-benar kesal dengan temannya itu.
Jam pulang sekolah telah tiba. Saat ini Lyodra sangat ingin cepat-cepat pulang ke rumah karna ia cukup lelah dan merasa sedikit pusing. Tapi ia tidak ingin memberitahu Lyon karna pasti laki-laki itu akan sangat cerewet.
"Yon, ayo pulang," ajak Lyodra.
"Lo pulang bareng Reegan dulu ya Yod," ucap Lyon sambil memakai tas nya.
"Lah. Kenapa?"
"Gua tau ni rencananya si Lyon," bisik Saga ke teman-temannya.
Lyon berfikir berusaha mencari alasan. "Gua itu—mau pulang bareng sama Lia," ucap Lyon menunjuk Lia yang sedang membereskan buku-bukunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reegan
Ficção AdolescenteReegan Atlanta amerlan. si ketua geng Xlovenos yang dikenal dengan wajah datarnya. teman-temannya sering menjulukinya laki-laki tidak punya hati atau perasaan, karna Reegan tidak pernah menyukai perempuan. Tetapi ia mendadak berubah karna gadis yang...
