Reegan dan Lyon siap-siap untuk balapan. Sedangkan Lyodra dan yang lain berdiri tak jauh dari samping jalan tempat mereka balapan. Lia dan Asha sudah bersama Lyodra.
Lia sudah bersiap-siap dengan kamera hp nya. Ia akan mempaparazi crush nya itu. Lia memang sering memotret Lyon diam-diam, tapi foto nya hanya ia simpan untuk diri sendiri. Ya kali dibagi-bagi aset berharga Lia.
Reegan, Lyon, Arsen, dan Rendy. Mereka berempat yang akan balapan malam ini. Reegan dan Lyon dari Xlovenos. Sedangkan Arsen dan Rendy dari Vangster. Reegan akan pastikan ia tidak akan menerima kecurangan dari musuhnya itu lagi.
Mereka berempat mulai bersiap menaiki kendaraan masing-masing.
"Lyodra?!" ucap Arsen kaget melihat seseorang yang ia kenal. "Dia ngapain disini?" ucapnya dalam hati.
Saat ini Arsen benar-benar ingin turun dari motornya dan menghampiri seseorang yang ia lihat itu. Tetapi pertandingan segera dimulai. Wasit sudah mulai menghitung, setelah hitungan ke tiga mereka berempat akan menjalankan kendaraannya.
Arsen saat ini sangat tidak fokus. Musuhnya sudah jauh berada di depannya. Rendy bahkan meneriakinya berkali-kali untuk fokus. Teman-temannya yang menonton juga ikut kesal dan khawatir takut Arsen kalah dari Reegan dan Lyon. Walaupun kadang memang mereka sering kalah melawan Xlovenos, karna itu mereka sering berbuat curang.
Reegan, Lyon dan Rendy sudah berada di garis finis. Reegan lah yang duluan sampai di garis finis. Saat Arsen ingin sampai di garis finis, ia sengaja memelankan motornya lalu menoleh ke arah penonton. Ternyata benar, orang yang ia lihat tadi adalah orang yang ia kenal. Perasaannya saat ini sangat campur aduk, hati dan kepalanya terasa panas, ia bahkan tidak sama sekali memikirkan balapan saat ini. Seseorang yang ia lihat itu benar-benar mengacaukan pikirannya.
Arsen mendadak menggenggam kedua rem nya membuat ia terjatuh dan sedikit terguling. Hampir saja ia menabrak motor temannya itu karna pikirannya yang tidak fokus. Rendy segera membantu Arsen berdiri dan membawanya ke tempat duduk peserta balapan. Teman-temannya yang melihat, mereka menuju menghampiri Arsen dan Rendy.
"Tumben banget tu orang gak fokus balapan," ucap Lyon sambil melepas helm nya.
"Biarin lah, yang penting dia gak berbuat curang ke kita," sahut Reegan yang sedang mengacak-acak rambutnya yang lumayan basah karna ia guyur dengan air.
Mereka berdua pergi ke tempat duduk peserta. Tempat mereka bersebalahan dengan arsen dan teman-temannya. Anak-anak Xlovenos yang lain menyusul Reegan dan Lyon. Sedangkan para cewek-cewek mereka ingin membeli minum terlebih dahulu.
"Lyodra mana?" tanya Lyon.
"Lagi beli minum sama Lia sama Aca," jawab Adrian.
Lyodra, Lia, dan Asha sudah membeli minum mereka. Dan mereka berniat ingin menghampiri para cowok-cowok. Tetapi saat di tengah perjalanan, seseorang menghampiri mereka.
"Lyodra."
Lyodra terkejut saat melihat orang itu. Seketika hatinya seperti terpukul sesuatu, raut wajah Lyodra saat ini sangat berbeda dari biasanya. Bukan hanya Lyodra yang terkejut melihat orang yang ada dihadapan Lyodra saat ini. Lia dan Asha juga ikut terkejut karna mereka mengenali orang itu.
"Apa kabar Yod?" tanya nya.
Bisa-bisanya dia dateng ke hadapan gua setelah gua udah mulai membaik -batin Lyodra.
"Mending kita datengin yang lain yuk," ucap Lyodra yang tidak menghiraukan orang itu.
Saat Lyodra ingin pergi, orang itu mencegatnya. "Kamu masih marah sama Aku? aku minta maaf."
Lyodra segera menepis tangan orang itu. "Udah gua bilang, jangan pernah muncul di hadapan gua lagi," ucap Lyodra dengan ekspresi wajah yang marah.
"Selama ini aku nyariin kamu. Aku sering dateng ke sekolah kita dulu, tapi ternyata kamu udah pindah. Dan aku juga gak bisa ngehubungin kamu karna kamu blok nomor whatsapp aku, dan kamu juga ngeblok semua sosial media aku."
KAMU SEDANG MEMBACA
Reegan
Teen FictionReegan Atlanta amerlan. si ketua geng Xlovenos yang dikenal dengan wajah datarnya. teman-temannya sering menjulukinya laki-laki tidak punya hati atau perasaan, karna Reegan tidak pernah menyukai perempuan. Tetapi ia mendadak berubah karna gadis yang...
