Hari ini Lyodra ke kantin tidak bersama dengan Lyon dan kawan-kawan, ia lebih memilih ke kantin bersama teman barunya yaitu Asha dan Lia. Hm taulah kenapa Lyodra tidak ingin ke kantin bersama anak-anak Xlovenos, lagian dia juga ingin lebih berbaur dan lebih dekat dengan teman barunya itu.
"Gua titip sepupu gua ya, kalo ada yang gangguin dia bilangin ke gua," ucap Lyon ke Lia.
Lia mengangguk paham. "Iya."
"Dah gua kekantin duluan ya," pamit Lyodra lalu pergi menuju kantin.
Sesampai di kantin mereka bertiga segera menempati tempat duduk yang kosong, untung saja masih ada tempat yang tersisa kalo tidak mereka harus duduk dimana.
"Kalian mau makan apa? biar gua pesenin," ucap Lia.
"Gua samain aja sama lo berdua," sahut Lyodra.
"Emm kaya biasa aja," ucap Asha.
"Okedeh."
Sambil menunggu pesanan mereka datang mereka hanya duduk sambil mengobrol, tetapi saat mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba ada dua orang laki-laki yang mendekat kearah mereka.
"Eh, dia si ketua eskul basket itu bukan sih?" bisik Lia ke Asha.
"Iya bener. Btw dia mau ngapain ya," ucap Asha.
laki-laki itu sudah berada di hadapan Lyodra, Asha, dan Lia.
"Hai, lo murid baru ya?" ucapnya.
Lyodra bingung melihat ke arah teman-temannya, apa orang itu berbicara kepadanya atau ke teman-temannya? tapi hanya dia yang murid baru disini.
"I-iya," jawab Lyodra.
Laki-laki itu tersenyum lalu mengulurkan tangannya. "Kenalin nama gue Jefri kelas 12 MIPA 1."
Lyodra dengan cepat membalas jabatan tangan orang itu karna ia adalah kakak kelasnya. "Aku Lyodra kelas 11 MIPA 4."
"Salam kenal ya, nanti kalo ketemu lagi gua bakal minta nomor whatsapp lo."
"Kenapa gak sekarang aja?" ucap Asha dengan wajah polosnya.
"Terlalu cepat kalo sekarang, masa baru kenalan udah minta nomor whatsapp nya."
"Iya juga ya."
"Yaudah gua duluan ya Lyodra," pamitnya sambil tersenyum kearah Lyodra.
"Iya ka," sahut Lyodra membalas senyumannya.
Setelah laki-laki itu pergi Lia dan Asha mendadak heboh karna temannya diajak kenalan dengan cowok famous. "Gila Yod, lu gak kejang-kejang diajak kenalan sama ketua eskul basket," ucap Lia.
"Oh jadi dia ketua eskul basket, pantes banyak yang liatin."
"Lu kok kaya biasa aja sih," ucap Asha.
"Terus gua harus gimana Aca? lagian kan cuma di ajak kenalan, itu hal yang wajar kan?" ucap Lyodra sehabis meminum minumannya.
"Iyasih, tapi tetep aja kalo gua jadi lo gua bakal salting brutal."
Segerombol laki-laki yang duduk diujung kantin sedari tadi menatap kearah meja Lyodra dan teman-temannya, tatapan mata mereka terlihat tidak suka melihat ketua basket itu menghampiri Lyodra, bukan karna orang itu tidak baik tapi Lyon hanya berjaga-jaga takutnya orang itu ingin berbuat jahat kepada sepupunya, Lyon memang sangat sensitif kalau ada laki-laki yang mendekati sepupunya ia takut Lyodra akan disakiti oleh laki-laki brengsek lagi, seperti dulu.
"Kayanya gua harus nyelidikin tu orang, niat dia apa coba ngajak Lyodra kenalan. Awas aja kalo dia berani macem-macem ke Lyodra, gua habisin tu orang," ucap Lyon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reegan
Novela JuvenilReegan Atlanta amerlan. si ketua geng Xlovenos yang dikenal dengan wajah datarnya. teman-temannya sering menjulukinya laki-laki tidak punya hati atau perasaan, karna Reegan tidak pernah menyukai perempuan. Tetapi ia mendadak berubah karna gadis yang...
