19

1.3K 119 16
                                        

SEMUA YANG ADA DALAM BUKU INI ADALAH FIKSI/TIDAK ASLI. HANYALAH KHAYALAN/IMAJINASI SAYA SANG AUTHOR JADI JANGAN DI ANGGAP BENAR DAN JANGAN TERSINGGUNG.

.

.


.

"Chile..!!" Teriak Belarus mencari cari sang country "Seharusnya disini dia" Ucap China yang melihat ke kiri kanannya "...Chile..?" Gumam Indo yang terdengar oleh China karena indo mengatakannya tepat disebelah kuping nya dan bener saja ternyata ada Chile yang muncul tiba-tiba "..Chile..?!"

"U-untung beneran kalian" Ucap country itu yang terlihat acak-acakan "Kau kenapa..?!" Tanya Indo yang tadinya ingin turun dari gendongan China tapi baru ingat kakinya "Pak UN tadi gunakan sihirnya jadi aku tidak tau mana yang asli mana yang bukan. Aku menggunakan sihir ku jadinya dia pergi deh" Chile menjelaskan se singkat nya "lalu tadi? Kan saat itu aku ada disebelah mu kok kau tidak menjawab..?"

"Ada semacam tangan besar yang berwarna hitam yang menarik ku tadi lengket lagi..!"

"Seperti nya itu juga sihir Pak UN"

"Lalu Germany dan Laos pasti butuh bantuan dong..!" Kata France yang mulai khawatir "Ya tapi kita butuh rencana dulu..!" Balas Japan yang dilanjut oleh anggukan China "Belom lagi kabut debu ini.." Tambah Belarus yang sedikit batuk batuk saat pertama kali masuk kedalam "Yang Chile katakan tadi memang benar salah satu sihir Pak UN itu beberapa tangan besar yang muncul dari punggung nya itu bisa sangat longgar dan paling panjang sampai 50m lalu yang kabut debu ini tidak menghilang hilang itu juga karena Pak UN" China jelaskan panjang dan lebar

"Artinya harus ada yang mengalih perhatian nya dulu dan menyerangnya dengan cara kejutan" France berkata dengan pose berpikir

"Jika begitu aku saja bisa"

"Hah?!" Mereka semua menatap indo dengan sangat kaget ya iya lah orang kakinya abis kena tembak "Aku bukan akan berlari nanti tapi menggunakan sayap ku untuk mengalih perhatian nya" Lanjut Indo yang mengeluarkan sayap emasnya tapi tidak ia renggang kan "S-sayap emas..!" Belarus dan Chile tanpa sadar mengatakan itu "Beri aku waktu sebentar untuk memikirkan rencana.." China akhirnya mengalah dan menyetujui perkataan indo.

.

.

.

.

.

.

.

.

"S-sakit.." Bisik Laos bukan karena tidak mau kedengaran tapi memang karena tak bisa. Posisinya sekarang itu Laos diangkat keatas oleh Tangan besar yang muncul dari belakang punggung nya UN tangan yang satu lagi menindih Germany ke tanah "Sayang sekali ya..~" Ucap UN dengan nada mengejek (Guru baji-"

"G-gawat ini...kalau seperti ini kita mungkin akan kalah" Batin Germany yang mencoba memikirkan sesuatu agar terlepas oleh tangan yang melengket sampai ke bawah tanah "Ini juga sangat menjijikkan.." Lanjutnya Germany yang menatap tangan itu dengan sangat jijik

Saat UN ingin menatap ke Germany ia merasakan kehadiran seseorang dengan sedikit kaget ia melirik ke arah itu dan mendapat Indo yang sedang berterbang dengan senyuman seringai "Hai Pak UN!~ Lepasin Laos dan Kak Germany dong!" Indo berkata masih dengan senyuman seringainya "Lawak kau?" Tanpa ragu atau basa basi tangan yang tadinya memegang Laos ia lepaskan dan mengarahkan nya ke Indo sentak country bersurai merah putih itu langsung terbang dan menangkap Laos yang setengah sadar. Saat berhasil indo dengan cepat meniduri Laos ditempat yang sedikit lebih jauh dan balik lagi ke UN "Memang kakak yang baik ya" Komen UN dengan senyuman mengerikan nya "Pak UN sadis kalau berperang" Indo juga komen yang membuat UN tertawa kecil

[Sihir Para Countryhumans] | CH | Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang