16

1.5K 136 46
                                        

SEMUA YANG ADA DALAM BUKU INI ADALAH FIKSI/TIDAK ASLI. HANYALAH KHAYALAN/IMAJINASI SAYA SANG AUTHOR JADI JANGAN DI ANGGAP BENAR DAN JANGAN TERSINGGUNG.

.


.


.


"Akhirnya kalian sudah dateng!" Ucap Phil yang menaruh kedua tangannya di pinggang dan menatap mereka dengan tatapkan datar "Ayok mulai latihan nya!" Sorak Belarus yang hanya dijawab dengan anggukan kecil "Indoo!"

"Napa?"

"Latih sama aku dong!"

".. tunggu apa?" Indo tanya lagi kepada Malay karena sedikit terkejut "Aku udah lama gak pernah liat indo berlawan pake senjatanya" Lanjut Malay yang lalu mengubah tangannya menjadi tangannya harimau dengan kuku yang tajam itu "..ya tapi kan bambu runcing ku di rumah? Besok saj-"

"Belarus buka portal ke mansion Asean"

"Oke!" Dan terbukalah portal dari belakang Indo yang sedang memikirkan alasan lain akhirnya indo harus mengambil bambu runcing nya yang sudah ia sembunyikan di lemari dan berlawanan dengan Malaysia yang terlihat sangat senang


"Ok, siap?..Mulai!"

Dengan sangat cepat Malay maju kedepan dan sekarang berada di depan indo, tadinya ingin menyakar nya tapi di hindari oleh indo. Bambu runcing nya pun hampir juga mengenai pundak kirinya malay tapi dengan detik terakhir bisa dihindari walaupun hampir kena, acara cakar cakaran dan tusuk tusukan itu berlanjut sampai akhirnya karena jauh indo memutuskan untuk melempar bambu runcing dan berhasil mengenai lengan kanan Malaysia tidak dalam tapi masih kena "Bodoh!" Ucap Malay yang menatap kepada indo balik tapi menghilang "HAH!?"

"Sok sihh!" Malaysia dengan sekejap melihat Indonesia yang sekarang dibelakang dan memukulnya ke samping menggunakan kaki nya sampai dia terlempar mengenai tanah dan akhirnya berhenti karena terkena pohon untung saja dia sempat bisa menggunakan sihirnya untuk melapisi tubuhnya agar tidak terlalu menyakitkan

"Aduh..pasti sakit tuh-" Kata Phil sambil menutup mata kanannya padahal bukan dia yang terlempar tapi ngilu rasanya

"Gawat awas!"

Malay yang masih belom berdiri melihat ke atasnya yang terdapat indo yang membelah pohon yang Malaysia sekarang dibawahnya "As_!!" Malay menggunakan sihirnya untuk menahan pohonnya walaupun sebentar agar dia bisa memutar ke kirinya untung saja tidak ketiban pohonnya kalau ia apa gak patah tulang tadi dia "belakang belakang!" Mendengar teriakan temannya Malay melihat kebelakang tapi sudah terlanjut bambu runcing yang indo tiba tiba menahan nya dari celananya agar tidak bisa bergerak dan indo mencekek leher Malay sampai akhirnya Malay harus mengangkat kedua tangannya menandakan dia menyerah baru indo melepaskan genggaman nya

"Maap- terlalu keras ya?" Tanya indo yang lalu membantu Malay berdiri "Enggak cuman masih deg deg-an aja gara gara tu pohon" Balas Malay yang menerima tangan indo dan mengelap keringatnya "Hehehhe abisnya kan masih ada Bu WHO jadi gapapa"

"Gila keren banget tadi!" Percakapan mereka berdua berakhir saat teman sekelasnya mendatangi mereka "Itu bambu kan??! Kok bisa sampe nge belah pohon nya!?" Tanya Palestine yang masih kaget "Tau tuh juga bingung aku, dulu kak indo pernah sampe motong pohon pake tu bambu tapi pas aku yang coba bambunya yang jadi dua!!" Phil berkata mengingat ingat dulu saat mereka kamping sekeluarga

"Tendangan indo tapi kuat juga lho, Malay sampe kelempar gitu" Afrika juga komen, Malay sampe sedikit malu "Heh! Aku gak kelempar segitu banget kali!" Mereka semua tertawa sebelum melanjutkan latihan mereka masing masing

[Sihir Para Countryhumans] | CH | Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang