20

1.4K 136 45
                                        

SEMUA YANG ADA DALAM BUKU INI ADALAH FIKSI/TIDAK ASLI. HANYALAH KHAYALAN/IMAJINASI SAYA SANG AUTHOR JADI JANGAN DI ANGGAP BENAR DAN JANGAN TERSINGGUNG.

.

.


.

"Wah- Afrika pingsan" Ucap Palestine yang menunjuk ke layar tentu saja semuanya juga melihat ke arah yang Palestine tunjuk "...MATI LAH GW!!!" Teriak Belarus yang memukul mukuli mejanya dengan keras "Gila Afrika aja lawan Pak SEATO dah turu gitu apalagi lu yang lawan Pak UN.." Monaco berkata yang duduk disamping nya Belarus "MAKA NYA ITU GW TAMBAH PANIK" Belarus mulai menggila dan ngegas lalu speaker berbunyi


"Absen selanjutnya silahkan ke lapangan"

Belum mulai nyawa Belarus melayang mendengar suara guru yang ia akan hadapi "Ganbatte Belarus-chan!!" Nekomi yang mencoba membantu tapi tidak bisa Belarus sudah tidak menjawab "Ini lah pertemuan terakhir kita.....ok da dah" Monaco yang dengan tidak sedikit rasa bersalah langsung mendorong Belarus ke luar kelas dan menutup pintunya balik

Dengan betapa terpaksanya Belarus berjalan ke arah lapangan nya, saat disana ia tambah gugup dan takut melihat UN sudah menunggu nya dengan tatapan yang bisa membikin merinding "Gak perlu takut seperti itu, aku gak sejahat sampai membuat mu masuk ke UGD" UN berkata dengan nada yang agak malas tapi semua murid tau lebih bener dari itu lah buktinya kemaren dia sadis amat. Belarus pun bukannya maju malah mundur abis denger perkataan UN dari jauh terdengar para guru yang lain nahan ketawa yang membuat UN jadi kesel

Bel berbunyi lagi menandakan pertarungan sudah mulai Tangan besar yang berwarna hitam dan lengket itu keluar dari belakang UN dengan cepat dan menuju ke Belarus walaupun hampir saja kena tapi dapat dihindarkan tanpa membuang sedikit waktu Belarus mengeluarkan bom saljunya dalam jumlah besar dan ukuran yang 2x lebih besar dari pada kemaren, bom itu pun meledak dan gumpalan salju yang besar juga muncul. Belarus yang sekarang sedang di udara melihat lihat lagi UN dimana soalnya pasti itu dia ketiban salju tapi langsung ketemu dia saat tangan besarnya keluar dan seperti tadi hampir mengenainya

Tangan keduanya juga muncul dan mencoba menangkap nya "GAWAT GAWAT GAWAT BELOM AJA 1 MENIT!!" Batin Belarus yang sudah tambah panik

"Ternyata sakit juga ya.." Ucap UN yang dengan perlahan keluar dari salju, hembusan angin yang besar muncul tau dari mana dan berhasil mengenai Belarus yang kehilangan keseimbangan dari kedua sihirnya tentu saja dia jatuh ke bawah tapi untung ada salju. UN pun menyerang lagi dengan kedua tangan besarnya karena gak bisa berpikir dengan lurus ditambah lagi karena panik Belarus memutuskan untuk masuk ke dalam salju dan mencoba menggali jalan untuk dirinya "Hah!?" UN pun sampe terkejut melihat nya


<Disisi lain>

"....."

"...itu bukannya adek lu ya-"

Bruk

"Ya ampun russia..!??" Teriak Italy yang sampe kaget setelah Russia memukul mejanya menggunakan jidatnya, alasannya? Karena tuh melihat tingkah belarus (' . .̫ . ')

<Balik lagi ke pertandingan>

"Tch" UN mendecak lidahnya, ia sudah menggunakan kedua tangan besarnya untuk memasuk ke dalam tumpukan saljunya tapi masih ada gak ketemu tu Belarus "Coba kalo punya sihir api di saat saat gini...!" Batin UN dengan amat kesal kan seharusnya yang ribet dan tersiksa muridnya kok malah jadi gurunya sih (ノಥ,_」ಥ)ノ彡┻━┻

[Sihir Para Countryhumans] | CH | Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang