26

1.3K 114 22
                                        

SEMUA YANG ADA DALAM BUKU INI ADALAH FIKSI/TIDAK ASLI. HANYALAH KHAYALAN/IMAJINASI SAYA SANG AUTHOR JADI JANGAN DI ANGGAP BENAR DAN JANGAN TERSINGGUNG.

.

.


.


Tap

Tap

Tap

Tap

Suara hentakan kaki terdengar di lorongan rumah sakit, sebuah organisasi terlihat sedang berlari dengan sedikit ngos-ngosan ia ternyata sedang mencari seseorang karna ia lari keseluruh rumah sakit dan terlihat khawatir sekali sampai akhirnya acara lari nya dihentikan karena sebuah tangan yang memegang pundaknya dan suara yang tidak asing "Asean!" Organisasi itu tentu langsung menengok dan melihat temannya yang pemilik rumah sakit ini dan yang melihatnya dari saat di lantai 2 "Ke-kenapa Who?" Tanya Asean sambil mengelap sedikit keringat di jidatnya "Kau-...hahhh larinya cepet banget ya seperti dulu-" Ucap WHO yang juga ngos-ngosan malah lebih daripada Asean yang sudah mengelilingi rumah sakit "...." Asean hanya terdiam melihat temannya itu "Hahhh....Kau kenapa lari lagian..?!! Cape tau jadinya aku!" WHO pun kembali dan mengomeli Asean "Aku mencari Indo, tadi pas aku balik dia gak ada" Asean pun jelaskan sesingkat nya "......" WHO sekarang menatap nya dengan datar tapi Asean tetap bingung "Gak usah lari kek! Di rumah sakit gak boleh lari kecuali emang penting apalagi rumah sakit ku!"

"Indo tapi penting!"

"...bener juga sih-"

//Plak

"Ya aku tau kau khawatir tapi jangan lari sampe dari lantai 6 sampai lantai 1 juga kek- Lalu gimana kau gak ngos-ngosan?!!"

Asean hanya mengangkat kedua pundaknya yang hanya dibalas dengan WHO yang menghela nafas panjang "Indo tadi ada sama Germany, China dan Japan di kamar nya mereka bodoh! Tadi aku liat sih Indo sempet keluar lagi tapi kayaknya masi-" sebelum sempat menyelesaikan perkataannya Asean sudah lari balik ke lantai 4 "Ok makasih Who!" Itu kata-kata terakhir yang dia katakan sebelum lari ".....A-SEANNN!!!!!!!!!"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Bruk

"Indo??!" Ucap Asean yang mendubrak pintu kamar itu "Ohh, Papa akhirnya balik" nah ni dia country yang sedari tadi dicari cari oleh Papa Asean termuah muah, Indonesiaaa. Indo setelah berkata itu berdiri dan memeluk papanya yang masih berdiri di tengah pintu tentu dengan tiang infusnya "Hadehhh untung kau gak kenapa napa..!" Balas Asean yang mengelus elus belakang kepalanya Indo tapi setelah sudah lega dia mulai memarahinya padahal tadi di kamar sebelah :v

"Kau gimana sih! Bukannya bilang dulu!" Asean berkata sambil dengan menyubit kedua pipi menggemaskan milik Indo dengan lembut tapi masih sakit "Aduh duh! Ya maap Paa!!" Sedangkan ketiga murid dibelakang nya hanya terkekeh "Ayo, kau harus di cek dulu sama Who baru kita bisa pulang"

[Sihir Para Countryhumans] | CH | Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang