25

1.3K 121 19
                                        

SEMUA YANG ADA DALAM BUKU INI ADALAH FIKSI/TIDAK ASLI. HANYALAH KHAYALAN/IMAJINASI SAYA SANG AUTHOR JADI JANGAN DI ANGGAP BENAR DAN JANGAN TERSINGGUNG.

.


.

.

"INDOO!!!!" Sebuah country berteriak dengan kesal, suaranya terdengar sangatt jelas di kantin dan sekitarnya "BUKAN SALAH KU YA! KAU YANG DULUAN!!" Country yang namanya diteriaki tadi pun juga ikut teriak "GANTI RUGI MILO KU!!" Yap pasti sudah tau siapa itu, siapa lagi kalau bukan Malaysia. Kedua saudara itu sekarang berkejar kejaran di kantin country lain yang melihat pun hanya terkekeh atau tertawa terbahak bahak

"KAU YANG MAKAN INDOMIE KU DULUAN!"

"KAN CUMAN NYICIP!"

"APANYA NYICIP MUKA KAU KALI, ORANG SAMPE HABIS!"

"LALU?! KAU MINUM MILO KU SAMPAI HABIS JUGA!"

"KARENA KAU DULUAN BODOH!"

Indo sangking kesalnya mengeluarkan sayap emasnya dan mulai mengejar malay dengan bambu runcingnya "SINI KAU ADEK GK TAU DIRI!" Malay pun tersentak kaget dia langsung lari ke arah balik dan malah dia yang dikejar sekarang "AAAAHHHHHHH AMPUN NDO!! AMPUNN!!"

"HHAHAHAHA, KEJAR INDO!!" Kamboja yang sedang duduk dengan saudaranya pun bukannya membantu malah mencoba memanas manasi kedua kakak laknatnya "Hajar Indo!!" Vietnam pun juga ikut ikutan "Kalian bener bener ya" Ucap Brunei yang hanya menghela nafas kecil "HAHAHHAHAHAHHAHAH" Phil sekarang sedang tertawa sambil dengan berguling-guling di lantai "Punya saudara gini amat" Singapore sudah pasrah saja dan menerima nasibnya yang mempunyai saudara semua gak ada akhlak

"SINI KAU!!"

Teriak Indo sambil melempar bambu runcing nya yang HAMPIR mengenai NK yang sedang memakan, bambu runcing nya menusuk ke dinding tapi NK bukan seperti biasanya jika seseorang mengganggu nya malah ia menarik balik dan melemparnya ke Indo yang menangkap nya

"TIDAKKKKKKK!!!!!" Malay pun hanya menangis histeris, karena sekarang ia diduduki oleh Indo yang sedang memakan Indomie yang ia beli dengan uangnya malay "Enak ya" Ucap Indo dengan senyuman hangat padahal ia tadi habis menghajar adiknya "Berdiri!! Kau berat tau!!" Malay tetap berteriak teriak "Kau lebih berat!! Timbang sana!" Indo teriak balik "Indo. Malay. Baikan dan aku beliin Indomie dan Milo untuk kalian." Country yang bersurai merah putih ditambah dengan bintang dan bulan sabit, ya Singapore yang sudah pasrah ini mengatakan kata-kata ajaib~ tidak perlu dikatakan dua kali dalam sedetik pun terlihat Indo dan Malay yang sudah bergandengan tangan dan bersorak hore

Semua murid sekarang sedang duduk dan beristirahat di kantin yang luas, sangking luasnya malah bisa dikira semacam ruang dansa "Akhirnya ujian sudah selesai!!" Ucap Belarus dengan satu tetesan air mata "Semua siksaan nya sudah berakhir!" Diikuti lagi dengan Chile yang dengan dramatic nya menutupi mulutnya dengan tangan kanannya "Kita bisa bersenang-senang lagi tanpa harus tersiksa setiap hari" New Zealand pun lanjut dengan pose dramatic "Kita bebas sekarang!" Belgium pun melanjutkan sebelum akhirnya ke empat country itu berpelukan dan bersorak dengan sangat sangat dramatic

"Dramatic banget kalian." Komen Monaco dan Afrika yang mengangguk kepalanya

"Gak kenal." Dengan waktu yang sama dan pas Neth, Amerika, dan Russia berkata sambil berpaling ke arah lain

Suasana di kantin walaupun rusuh sangat harmonis dan bahagia, semuanya tertawa dan berbincang semua Indonesia yang tadinya masih menduduki Malay dan berbincang dengan Phil, Nekomi, dan Pales tiba-tiba menatap ke arah jendela yang ada di kantin, jendelanya sangat besar sangking besarnya hampir mengetai atap dari lantai itu tapi di ujung mata nya Indo ia melihat sebuah sosok atau mungkin bayangan hitam tentu ia tersentak sedikit kaget ia mencoba mencari lagi dan terlihat seakan ada mata yang menatap balik ke dirinya di belakang semak semak "...." Indo merinding melihat sepasang mata itu menatap ke dia "Indo, kau kenapa..?" Terdengar dipanggil Indo langsung menatap ke Malay dengan mata yang sedikit terbelalak "Kau kenapa" saat ditanya itu Indo berdiri dan hanya menatap ke saudara dan teman nya itu lalu dengan tanpa disadari ada yang aneh oleh sosok itu Indo membisik ke empat country itu "Sosok hitam, diluar jendela belakang semak semak" Bisik Indo senatural mungkin ke empat country itu menatap ke jendela seakan sedang menatap ke langit yang terlihat sangat indah apalagi saat matahari terbenam itu

[Sihir Para Countryhumans] | CH | Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang