SEMUA YANG ADA DALAM BUKU INI ADALAH FIKSI/TIDAK ASLI. HANYALAH KHAYALAN/IMAJINASI SAYA SANG AUTHOR JADI JANGAN DI ANGGAP BENAR DAN JANGAN TERSINGGUNG.
.
.
.
"Akhirnya bebas dari France!" Ucap Italy dengan begitu bahagia "Sangat bersyukur aku bukan Portugal" Spain menambah, keduanya tertawa dengan puas mengetahui kondisi teman mereka di kelompok sebelah.
"Kalian seperti orang gila saja apalagi dengan ketawa menyeramkan itu" UK mengkomentari, walaupun dia sendiri juga sebenarnya sangat senang bebas dari tahanan France
"Kau kenapa begitu dekat denganku" Tanya Chile dan daritadi seakan-akan terdorong oleh Belarus yang jalannya ga bisa lurus kayak orang normal "Grup ini auranya begitu seram, kau tidak sadar apa?! Kakak kelasnya lebih banyak, sudah lagi kakak kelas kita yang normal dikit" Bisik Belarus, sebenernya Chile tidak masalahkan itu, ia lebih mempermasalahkan cara Belarus berjalan yang miring mulu "AKU GA PEDULI! YANG PENTING KAU JALAN KE DEPAN LURUS KEK!" Chile membisik balik ke temannya "KAU JUGA! KAU NGAPAIN IKUT-IKUT" Chile lanjut membisik lagi tapi ke Luxembourg yang disamping kirinya "Hei, masa Belarus boleh tapi aku ga boleh" Chile hampir berteriak seperti orang stress tapi ia juga takut dengan kakak kelas jadi ia tahan.
"Kok kalian ga ajak aku sih" Monaco berkata, ia tiba-tiba muncul disamping Luxembourg "Kalian ngapain? Ingin remuk Chile kah" Lanjut Monaco yang hampir ketawa terbahak-bahak "Aku sama kalian ya! Kakak kelas kita terlalu aneh" SK berbisik agar tidak terdengar telinga kakak kelas mereka, ia juga tiba-tiba muncul di samping Belarus karena tadi jalan sendirian.
"Kak, kakak ngapain" Kamboja tanya dengan ekspresi kebingungan, sedangkan Vietnam yang disampingnya sudah pasrah dan diam saja "Kalo ada apa-apa yang terjadi ke salah satu dari kita, ya yang lainnya juga kena" Thailand menjawab, sesambil menggeret kedua adiknya dari kerah baju mereka "Kau juga kenapa tidak peduli dan pasrah begitu" Kamboja menanya lagi tapi ke Vietnam sekarang "daripada itu aku lebih bingung gimana kak Thailand kuat menggeret kita dari kerah baju kita doang" Jawab Vietnam dengan ekspresi datar "Apakah tidak ada yang waras di keluargaku??" Ucap Kamboja dalam batin yang tidak sadar diri dan mengaca.
"Kau memangnya bisa melihat dengan kacamata itu?" Canada menunjuk ke kacamata hitam nya Amerika yang selalu ia pakai kemana-mana "Mataku spesial you see?" Amerika membalas balik dengan senyuman bangga "Otak kau juga spesial" Japan mengkomentari dengan suara yang pelan tetapi karna ia berjalan disamping kanannya Amrik jadi masih terdengar dan langsung ditatap dengan sinis "Hah, sadar diri yang wibu" Amerika membalas balik sebelom memutarkan kedua matanya
"Berandalan."
"Cerewet."
"Bodoh."
"Loser."
"Bajin-"
"Hentikan." Germany ikut campur dan memukul keduanya dari belakang, Japan terlihat kesal tetapi tetap diam "Sekretaris OSIS seperti ini kah?" Amerika memancing amarahnya untungnya mulutnya dibekap Canada agar tidak beneran ribut dengan Japan yang masih menatapnya dengan sinis.
"Murid-murid di kelompok ini rada berisik ya" Ucap WHO yang daritadi mendengar cek cok dari siswa-siswi yang berjalan dibelakang "Kayak SEATO yang ga bisa diem buat satu menit aja" FBI mengatakan "HAH?! KOK AKU" SEATO berkata dengan suara yang sedikit keras "Kecilin suaramu bodoh!" FBI memukul pundaknya, hampir saja ia menamparnya tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Sihir Para Countryhumans] | CH |
FanfictionMOHON DIBACA DESKRIPSI DULU SEBELUM MEMBACA!!! Author memakai bahasa Indonesia yaa, tapi mungkin bakal ada bahasa Melayu/Inggris. Jika beragama Islam maap kalo tidak sopan karena tidak ucapkan salam yang ada buat agama Islam...
![[Sihir Para Countryhumans] | CH |](https://img.wattpad.com/cover/308211414-64-k354174.jpg)