Yang mau cerita lengkap nya dan tanpa skip, bisa langsung order pdf nya sama mae...
Di jamin baper 😁
Happy reading
Langkah kaki Perth semakin membuat nya mendekat, dan semakin takut pula Saint melihat nya.
" Kau takut pada ku ?" tanya Perth, melihat dari raut wajah Saint saja sudah cukup jelas bagi nya kalau gadis itu tengah merasa takut kepada nya.
" Presdir...aku_" gemetar Saint.
" Ingat perjanjian kita Saint..." cetus Perth, seketika membuat Saint terpaku.
Saint memberanikan diri untuk menatap wajah Perth, sebisa mungkin ia berusaha untuk tenang.
Tapi hati nya tak bisa di bohongi, jujur saja saat ini dirinya merasa sangat ketakutan.
Satu tangan Perth mengusap wajah Saint, dan merambat hingga ke tengkuk nya.
Dan perlahan wajah Perth mendekat, dan menempelkan bibir nya di bibir Saint.
Tangan Perth menarik tengkuk Saint, hingga memperdalam lumatan nya. Lidah nya menyapa belah bibir Saint, dan memaksa untuk masuk ke dalam mulut Saint.
" eumm mmpphh..." lumatan panas pun terjadi, dengan kedua lidah yang saling membelit. Hisapan kecil pada lidah Saint Perth berikan, dan keduanya saling berbagi saliva.
" Uughh..." lenguhan Saint teredam dalam lumatan panas Perth, saat tangan Perth meremas payudara nya.
Cumbuan Perth turun ke leher Saint, sedikit menyesap kulit leher Saint hingga tercipta maha karya nya.
Deru nafas Perth semakin berpacu dengan cepat, merasakan libido nya yang semakin tinggi dan menyentak.
" Uugghh !" rasa sakit Saint rasakan pada leher nya, akibat ulah Perth yang mengigit dan menghisap ceruk leher nya.
Perlahan tubuh Perth merosot ke bawah, dan ia berdiri dengan kedua lutut nya.
" Aahhh..." Saint tak dapat lagi menahan desahan nya, saat remasan kuat ia rasakan pada bokong nya.
Saint menundukkan wajahnya, melihat ke bawah apa yang kini Perth lakukan.
Perlahan tangan Perth mengusap paha Saint, lalu menarik rok span Saint hingga tersingkap ke atas.
Tubuh Saint gemetar, ingin rasanya ia berteriak agar Perth berhenti menyentuh tubuh nya namun ia tak punya keberanian mengingat nyawa ayah nya yang jadi taruhan nya.
Perth mengangkat wajah nya, dan menatap Saint lekat. Sementara di bawah sana tangan nya sudah berhasil meloloskan celana dalam yang Saint pakai.
" P_Perthh..." gemetar Saint, merasakan sesuatu yang kenyal menyentuh area intim nya.
" Kau basah..." cicit Perth, Saint tak membalas ucapan Perth. Saat ini ia merasa sangat malu, karena tubuh nya merespon semua sentuhan Perth. Bahkan kini area intim nya sudah basah karena permainan lidah Perth di bawah sana.
Bagian yang di skip 😋
Jangan protes, klo mau yang lengkap baca pdf nya aja 😁
Lemas sudah rasanya kedua kaki Saint saat ini, namun ia tetap bertahan dan memunguti pakaian nya yang berserakan di lantai.
Saint langsung berpakaian, begitu juga dengan Perth. Setelah selesai berpakaian Saint langsung pamit keluar dari ruangan Perth.
Begitu pintu di buka Saint melihat Mean dan Sammy berdiri tak jauh dari pintu, kedua nya menatap datar ke arah Saint.
" Permisi..." ucap Saint, dan langsung menuju ke toilet.
Mean dan Sammy saling pandang, lalu keduanya menatap Saint yang berjalan tergesa-gesa menuju ke toilet.
KAMU SEDANG MEMBACA
BECOME MY SLAVE ( END )
FanfictionBuat yg save cerita gw di perpus, jangan lupa follow akun gw. Cerita ttg PS, kali ini straight Di jamin kalian akan baper... Buat bocil atau pun homophobic di larang mampir, terlebih lagi buat tukang copas...di larang mendekat
