"baby. ka-kau ngidam?"
Haechan melotot tak percaya. apa apaan ini?
"wanita mana saja yang sudah kau masuki hah?"
"jangan sembarangan, dekat dengan wanita saja daddy larang, bagaimana bisa sampai berhubungan badan?"
Jaehyun terdiam dengan pikiran konyolnya, "benar juga sayang.
"eh tapi kan kau pembangkang."
"jujur sekali bicarmu dad."
Jaehyun tak ambil pusing, segera ia menyuruh sang anak untuk kembali tidur setelah memberinya obat yang diresepkan mingyu kepadanya.
"tidur ya sayang. biar cepat sebuh."
"aku sudah sembuh daddy."
Jaehyun tak menjawab, masih terlalu asik menciumi pucuk kepala si manis.
"dad boleh besok aku sekolah?"
"boleh."
"benarkah?" tanya Haechan memastikan.
"benar sayang, lagipula daddy lihat kau sudah tampak jauh lebih sehat."
Haechan tersenyum senang lalu mengubur permukaan wajahnya di dada bidang Jaehyun.
"yeay makasih daddy. haechannie sayang daddy."
CUP
"daddy juga menyayangimu sayang." kata Jaehyun pelan.
.....
pagi ini Haechan sudah diizinkan pergi sekolah oleh Jaehyun. sudah hampir satu minggu ia beristirahat dirumah. rasanya ia sangat rindu dengan sekolahnya terlebih teman teman seperjuangannya.
"baby kau pulang jam berapa?" tanya Jaehyun dari dalam mobil.
Haechan menolehkan kepalanya ke arah Jaehyun, "jam 2 siang dad, jangan telat menjemput atau aku akan marah." ancam Haechan dengan telunjuk yang ia acungkan diudara.
"siap baby boy. daddy tidak pernah lupa jika itu menyangkut tentangmu."
senyum Haechan mengembang, "kalau begitu aku masuk dulu dad. babayyyyyyy."
Jaehyun menyambut nya dengan
.....
sekarang Jaehyun sedang berada ditaman teman sekolah Haechan. menunggu kedatangan sang anak dengan sabar. meskipun cuaca terik menembus kulit putih Jaehyun.
Jaehyun berulangkali mengecek jam ditangannya. kenapa anak manisnya belum juga keluar?
"maaf tuan, anda mencari siapa ya?" tanya salah satu murid disekolah Haechan bingung. pasalnya murid itu melihat Jaehyun sudah berada disini sejak pukul 2 dan sekarang pukul 4. dua jam Jaehyun duduk disini seperti sedang menunggu seseorang.
"Mencari Haechan, apa kau kenal dengan putraku?" tanya Jaehyun singkat. Jaehyun bukanlah orang yang banyak ngomong. sifatnya dengan sifat Haechan sangat bertolak belakang. bagaikan langit dan bumi.
jika Haechan memiliki pribadi yang hangat, Jaehyun memiliki pribadi yang dingin.
jika Haechan memiliki hidup yang berwarna, Jaehyun memiliki hidup yang suram.
jika Haechan memiliki hati yang sabar seluas samudra, Jaehyun memiliki hati yang penuh dengan kebencian terhadap hidupnya.
jika Haechan memiliki tujuan untuk pulang, Jaehyun tidak memiliki rumah untuk dia berkeluh kesah atau sekedar untuk mengistirahatkan tubuhnya.
yang Jaehyun punya hanya Haechan. MATAHARINYA. RUMAHNYA. HIDUPNYA. SEMESTANYA.
kehadiran Haechan sedikit demi sedikit memberi warna tersendiri bagi Jaehyun. Jaehyun bersumpah untuk tidak akan membiarkan sosok yang paling ia sayangi pergi meninggalkannya. layaknya keluarganya dulu.
KAMU SEDANG MEMBACA
POSESIF DADDY (JAEHYUCK)
Ficțiune adolescenți❌❌❌BUKAN BXB❌❌❌ DADDY JAEHYUN (duda) BABY HAECHAN jangan salah lapak yaaa Brothership
