I think it's love : 12

4.1K 397 62
                                        

Klining

Saat beomgyu melihat orang yang masuk, ia buru2 kabur dan mendorong jungwon. "Won plis gantiin gw" jungwon yang gak ngerti apa2 manggut2 doang.

"Selamat sore, selamat datang di starlight cafe" sapa jungwon melihat seorang siswa dengan seragam SMA yang masuk ke cafe tersebut.

"Saya mau pesen green tea latte satu"

"Baik, totalnya jadi 23k. Mohon ditunggu" setelah siswa itu membayar, ia langsung duduk dikursi dekat counter dan memainkan hpnya.

Klining

"Selamat sore- loh jake?" Jungwon kaget dengan kedatangan jake yang tiba2, kenapa jake gak sekalian ngikut aja tadi pas pulang sekolah.

"Hehe bosen dirumah, jadi kesini deh" jungwon hanya manggut2 doang.

"Mau pesen apa jake?" Jake yang ditanya sedang melihat menu2 yang tersedia "Caramel macchiato aja deh"

"Oke, nanti dianterin sama bang beomgyu ya" setelah jake membayar, ia langsung duduk di salah satu kursi dan mengeluarkan sebuah buku yang sudah pasti itu pr kimia.

"Cih, enak banget dia ngerjain di cafe, gw dikostan" batin jungwon sambil menatap jake yang sedang asik mengerjakan prnya.









Beomgyu, yeonjun, dan jungwon sekarang sudah berada diruangan heeseung. Entah ada apa gerangan heeseung mengumpulkan mereka bertiga diruangannya.

"Jadi gini.... CAFE KITA VIRAL" ketiga pegawai cafe tersebut menganga tak percaya. Cafe mereka tidak terlalu populer, hanya populer dikalangan mahasiswa kampus dimana heeseung menempuh ilmu, sama anak kost2an biasanya.

"Ada salah satu selebgram kampus gw yang ngepost cafe kita di instagram, dan kita langsung kebanjiran pelanggan kayak kemaren" lanjut heeseung.

"Pantes aja kemaren rame banget, tadi juga banyak" beomgyu setuju dengan perkataan yeonjun.

"Terus followers ig cafe kita juga meningkat pesat, dari yang gw liat, ratingnya bagus semua. Bahkan ada yang comment 'barista yang rambut merah manis, jadi makin betah disana' dari yang namanya tehyun?" Beomgyu yang mendengar tersebut pipinya langsung memerah, dia tau itu siapa.

"Oh ya, gw juga mau nambahin menu. Gw bakal masukkin pastry kayak croissant dan teman2nya" lanjut heeseung.

"Wah, bagus tuh bang. Mungkin bisa lebih rame" kata jungwon.

"Betul, kalo makin rame, kita bisa expand cafe kita. Kebetulan kan tanahnya lumayan luas disini" lanjut heeseung.

"Kalo gitu gaji kita naik dong?" Tanya yeonjun, yang kerjaannya nanyain gaji kapan naik terus.

"Yaa... kalo itu liat aja akhir bulan nanti" heeseung sengaja menggantung kakak tingkatnya itu.





Cafe sudah tutup, jungwon ingin pulang ke kostannya dengan berjalan kaki, karena jake sudah pulang duluan. Saat jungwon ingin berjalan, tiba2 ada sebuah motor yang berhenti didepan jungwon.

Jungwon tidak mengenali pemilik motor tersebut, saat helmnya dibuka "Loh riki, lo ngapain disini malem2?" Tanya jungwon heran.

Masalahnya ini udah jam 10 malem, tapi masih aja keluyuran.





Jay sedang asik main main hp diruang tengah, sedangkan jin menonton drama kesukaannya. "Jay" panggil jin.

"Kenapa mom?"

"Beliin mom roti bakar coklat keju susu dong"

"Gamau ah mom, kan bisa minta tolong bibi buatin" jay mencari alesan supaya dia gak disuruh keluar rumah malem2 gini, kan mager banget.

Cigarette ; Jaywon[✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang