Pagi hari sekali sekitar jam 5 subuh, jungwon berada di depan gerbang kostannya, menunggu riki untuk menjemput dirinya.
Kalian ingat? Jungwon dan riki mau pergi ke bukit, yap hari ini mereka ke bukit. Tenang aja, jungwon udah ijin gak kerja hari ini sama heeseung, jadi gak bakal diomelin.
Sebuah mobil berhenti tepat di depan jungwon, riki yang berada di dalamnya langsung turun "Udah semua bang?" Tanyanya.
"Udah, semuanya lengkap ditas"
"Sepatu?"
"Aman, masih ada yang dulu kok, masih bagus" riki tersenyum dan langsung mengambil tas milik jungwon untuk dimasukkan ke bagasi.
Mereka berdua masuk ke kursi belakang. Riki gak nyetir, yang nyetir sopir soalnya riki belom punya sim sama sekali "Sentul ya pak, patokkannya Jalan Prabowo-Cisadon" ujar riki.
"Siap dek, berangkat!" Balas supir tersebut yang bernama danu.
Jungwon merasa tidurnya masih kurang cukup, tetapi ia tidak ingin tertidur. Tapi rasanya matanya sudah tidak kuat menahan kantuk yang menyerangnya, riki yang melihat tersenyum dan mendekatkan dirinya ke jungwon.
"Tidur aja bang, masih lama kok, nanti kalo udah nyampe gw bangunin" ujar riki yang membuat jungwon langsung menutup matanya.
Riki yang melihat jungwon mulai tertidur langsung menyenderkan kepala jungwon ke pundaknya "Gw bakal dapetin hati lu bang, apapun caranya"
Tok tok tok
Tok tok tok
"Hemm siapa sih pagi2 berisik banget" jake merasa terganggu dengan ketukan pintu kostannya. Masalahnya ini masih jam 7 pagi, siapa yang bisa2nya dateng sepagi ini.
Tok tok tok
"IYAA BENTARR" teriak jake sambil berjalan ke arah pintu dengan muka bantalnya.
Ceklek
"Hoamm, bang jay ngapain kesini?" Tanya jake saat melihat jay berada di depan kamarnya.
"Jungwon mana?" Tanya jay to the point.
"Jungwon? Ada kok dikostannya"
"Ngaco, gw ketok ketok gaada yang nyaut kok" jake berpikir sebentar dan teringat bahwa tadi subuh jungwon sempat meneleponnya jake dan chat jake.
"Aahhh itu dia lagi pergi" ujar jake.
"Kemana? Kapan?"
"Kurang tau ya bang kemana, tapi tadi udah pergi dari jam 5 subuh"
"Sama siapa?"
"Riki" mendengar nama riki, jay langsung kesal "Beduaan doang?" Jake hanya mengangguk dengan muka bantalnya.
"Kasih nomor jungwon ke gw, buru"
"Ck, iyaa" wajah jake terlihat kesal karena jay sudah mengganggunya pagi2 begini.
"Oh berani ngeluh yaa" jay menatap jake dengan tatapan seperti tersenyum meremehkan. Jake yang tersadar langsung menggelengkan kepalanya "Enggak bang, mmm itu udah gw kirim kontaknya ke wa" jay yang melihat pesan masuk dari jake langsung tersenyum "Thanks jake, sorry ganggu tidur lo" jay langsung senyum2 sendiri ketika melihat foto profil wa milik jungwon yang sangat menggemaskan.
"Iya sama2, gw masuk dulu ya, bai bang"
"Hemm bai" jawab jay sambil nyengir2 melihat foto profil jungwon.
Jay sekarang berada di cafe tempat jungwon bekerja, memesan sebuah croissant dan juga americano untuk mengawali paginya.
Jay mulai membuka room chat jungwon dan mulai mengetik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cigarette ; Jaywon[✓]
FanfictionBerawal dari jungwon yang ngecyduk jay lagi ngerokok dibelakang sekolah. Warn! Bahasa non baku & kasar Bxb Jay top! Jungwon bot! Start : 27 May 22 End : 27 August 22 INGAT, INI LAPAK BXB! Rank : #5 sungjake [10/06/22] #1 jaywon [20/12/22] #1 jay [06...
![Cigarette ; Jaywon[✓]](https://img.wattpad.com/cover/309033769-64-k52434.jpg)