Someday : 18

3.1K 305 17
                                        

Sekarang hari jumat dan jungwon sudah sembuh total dari sakit panasnya itu.

Ting

Ting

Ting

Ting

Sedaritadi jungwon terus menerus nyepam chat riki, katanya nagih janji jalan2. Riki yang sedang duduk dikantin hanya senyum2 sendiri liatin chat dari jungwon, gebetannya itu.

Taki yang sedang sibuk memakan chicken katsunya menatap riki aneh "U kenapa senyum2 sendiri gitu?"

"Gapapa ki" riki masih cengengesan doang. Taki mengintip sedikit dan langsung mengangguk sambil tersenyum.

"I tau kenapa u begitu, ur crush kan?" Riki menatap taki "Iyaa gebatan gw ki, si abang gemes"

Taki cuma geleng2 dengernya "Dasar cinta young kids"












Jake mengajak sunghoon ke cafe tempat jungwon bekerja untuk sekedar nongkrong bareng dan melepas penat.

Klining

Kebetulan katanya jungwon musti ganti baju dulu, jadi jungwon belom dateng.

Jake dan sunghoon duduk di deket jendela, memesan beberapa minuman dan juga dessert, soalnya jake gamau makan nasi. Jadi makan malemnya diganti kue aja.

"Kak sunghoon rencananya mau kuliah apa?" Tanya jake penasaran, soalnya tahun depan kan sunghoon udah lulus.

"Masih gatau sih jake, tapi ortu gw maunya gw hukum" jake hanya mengangguk. "Lo rencana ambil apa jake?" Tanya sunghoon balik.

"Gatau kak, kemungkinan pas kuliah, jake balik ke ausi" jake tersenyum kecut dan menunduk yang membuat sunghoon gemas.

"Kok senyumnya gitu hm?" Jake mendongak menatap sunghoon "Nanti kalo jake pindah ke ausi lagi, jake gabisa ketemu kak sunghoon" sunghoon hanya terkekeh.

"Bisa kok, gw yang nyusul lu ke ausi. Biar kalo lu kangen bisa langsung nyamperin gw" pipi jake memerah mendengar perkataan sunghoon, astaga jantungnya sekarang gabisa ke kontrol sama sekali.

"Oh ya, aku denger2 katanya kak sunghoon jago main ice skating ya?" Sunghoon mengangguk dan membuat jake menatap sunghoon antusias "Kalo gitu, kapan2 ajarin aku. Nanti kita main bareng jungwon sama bang jay" sunghoon tersenyum gemas dan mengusak pelan rambut jake.

"Pasti, nanti gw ajarin lu" jake menunduk dan pipinya memerah lagi dan lagi.

Klining

Pintu cafe terbuka dan terdapat jungwon dan jay disana. "Loh ada kalian?" Tanya jungwon menghampiri sunghoon dan jake, diikuti jay dibelakangnya.

"Iyaa, gw mau nemenin lu won sampe cafenya tutup" kata jake "Heh, jangan ngadi2 lo jeki, gw aja pulang malem" jake hanya cengengesan.

"Yaudah gw kerja dulu ya, bay jake, bay bang hoon sama bang jay" jungwon segera meninggalkan mereka bertiga dan bekerja.

Klining

Seorang laki2 berseragam sekolah internasional masuk ke cafe. Dan kalian tau itu siapa, yap itu riki.

"Bang jay ada saingannya tau kak" bisik jake ke sunghoon, sunghoon yang bingung langsung diarahkan ke seseorang yang sedang berdiri di depan kasir untuk memesan.

"Semangat bro" sunghoon menepuk bahu temannya itu, sedangkan jay masih fokus melihat riki dan jungwon, takut riki macem2 sama jungwon kayak beberapa hari yang lalu.

"Rikii! Sini" jake memanggil riki untuk menyuruhnya bergabung dengan mereka.

"Halo bang jake" riki duduk persis disebrang jay.

Cigarette ; Jaywon[✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang