"Kan aku udah bilang mom, kapan2 aku bawa" jawab jay setelah meminum airnya.
"Kapan2nya bisa aja kan tahun depan atau 10 tahun lagi" jawab jin.
"Kenapa sih aku yang dimintain bawa pacar mom, kenapa gak kak chaewon aja? Dia kan udah gede masa belom ada pacar"
"Heh, gw tuh ya mau jadi rich aunty u know? Biar nanti anak lu sama istri lu tuh bisa gw belanjaain" jawab chaewon sambil menyibakkan rambutnya.
"Heleh, bilang aja gaada yang mau sama lo, kan lo pendek" ejek jay.
"Eitss, jangan salah pak boss, pendek gemesin kan banyak jadi incaran laki2. Mainnya kurang jauh ya lo?" Chaewon menggeleng2kan kepalanya, kemana saja adiknya ini.
"Eh mom" panggil chaewon, ada yang ingin ia beritahu "Ya, kenapa?"
"Tadi aku ke cafe deket depan komplek rumah. Terus ada kasir gemesin mom"
"Kasir? Kasir yang mana? Mom pernah kesitu tapi mom lupa" chaewon yang mendengar jin kebingungan langsung membuka hpnya dan memperlihatkan sebuah foto.
"Ini loh mom" jin yang melihatnya langsung terkejut, sedangkan jay gak kepo sama sekali dan melanjutkan makannya.
"OHHHH INI, IYAAA GEMES BANGET DIA WON. Kayaknya dia tuh anak2 baik gitu won"
"Betul mom, kayaknya cocok gak sih buat jay"
Jay yang ditatap chaewon dan jin hanya bisa melihat mereka dengan tatapan datar dan tidak suka "Apaan sih mom, masa aku dijodohin sama barista. Bukannya mom maunya jodoh aku yang kaya? Iya kan dad?" Jay meminta pembelaan dari namjoon.
"Ya mommy kamu sih gamasalah mau kaya apa miskin yang penting anaknya baik dan mommy kamu suka" namjoon yang ditatap jin tidak bisa membela putranya itu, nanti bisa2 istrinya ini lebih pandai ngerap dengan lirik2 yang menusuk hatinya daripada rap milik adiknya si yoongi.
Jin dan chaewon tersenyum senang mendengar perkataan namjoon, sedangkan jay hanya bisa mendengus kesal.
"Hoon" panggil jay sambil mengaduk sotonya yang masih panas.
"Napa?"
"Masa gw dijodohin barista cafe depan komplek" lapor jay ke sunghoon.
"Sama siapa?"
"Sama mommy sama kak chaewon juga"
BRAKK
"KAK CHAEWON UDAH PULANG?" Seisi kantin langsung memandang sunghoon dengan tatapan biasa saja, mereka sudah biasa dengan pangeran es ini yang kadang terlalu random.
"Santai anjing. Iya udah pulang, kenapa? Lo demen sama dia?" Tanya jay sambil mengangkat satu alisnya.
"Gak anjir, gw cuma mau oleh2 doang dari amerika" jay memutar bola matanya malas, dia kira sahabat sehidup sematinya ini demen sama kakaknya.
"Ye si anjir, lanjut2"
"Kok bisa lo dijodohin sama si barista itu?"
"Ya mana gw tau anjir, kata mereka gemesin. Segemesin apasih dia, gemesan jungwon keknya juga" jay berkata tanpa ia sadar.
"Ooooooo, jadi udah mulai suka sama jungwon?" Goda sunghoon sambil menaikkan kedua alisnya.
"Enak aja anjir, gak lah" elak jay.
"Ngelak mulu, jujur aja sih" jay hanya memutar bola matanya malas mendengar ucapan sunghoon.
Jungwon sedang berdiam di depan halte busway karena sebelum part time ia ingin pergi ke toko buku yang berada disebuah mall dekat daerahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cigarette ; Jaywon[✓]
FanfictionBerawal dari jungwon yang ngecyduk jay lagi ngerokok dibelakang sekolah. Warn! Bahasa non baku & kasar Bxb Jay top! Jungwon bot! Start : 27 May 22 End : 27 August 22 INGAT, INI LAPAK BXB! Rank : #5 sungjake [10/06/22] #1 jaywon [20/12/22] #1 jay [06...
![Cigarette ; Jaywon[✓]](https://img.wattpad.com/cover/309033769-64-k52434.jpg)