Today, Rain : 21

2.7K 265 22
                                        

Untuk chapter ini lebih fokus ke wonki ya hewhew, besok fokus ke jaywon lagii





"Loh2" jungwon berhenti dan sedikit bingung, mengapa langit menjadi gelap dan terdapat tetesan air yang jatoh ke tanah.

Riki yang merasakannya juga berhenti dibelakang jungwon "Kayaknya gerimis deh bang"

"Iya, mending kita buruan deh" riki mengangguk dan keduanya mulai berjalan.

Tiba2 hujan semakin deras, keduanya langsung berjalan lebih cepat "Rik, lo bawa jas ujan gak?" Tanya jungwon yang langsung menutup kepalanya dengan tas yang ia bawa.

"Kagak bang, gw gak bakal ngira kalo ujan" jungwon juga tidak mengira bakal ujan, jadi gak bawa jas ujan sama sekali.

Hujan semakin deras dan keduanya masih berada diperjalanan, belum ada warung yang keliatan karena memang jalanan yang mereka lalui masih sedikit jauh dari warung.

Brukk

Jungwon terpeleset dan kakinya berdarah karena mengenai bebatuan yang sedikit tajam, riki langsung panik dan mengecek lutut jungwon yang berdarah "Shhh perih rik"

"Ya gw tau bang, lagian lu buru2, udah tau jalanan licin" riki langsung membantu jungwon untuk berdiri. "Kayaknya ada warung di depan deh, lo bisa jalan gak?" Tanya riki dan jungwon hanya mengangguk.

Akhirnya keduanya berjalan pelan ditengah hujan yang lumayan deras. Riki menuntun jungwon agar tidak terjatuh lagi.

Akhirnya mereka sampai juga di warung yang riki bilang tadi, terdapat beberapa orang yang ikut berteduh juga disana. Ibu2 yang punya warung langsung panik ketika melihat 2 pemuda dengan tubuh basah kuyup dan salah satu kaki pemuda tersebut berdarah.

"Aduhh dekk, duduk2 dulu ayok kalian" riki menuntun jungwon untuk duduk, sedangkan riki duduk disebelah jungwon.

Riki mengambil 2 handuk di dalam tasnya yang memang ia siapkan jika berkeringat, ia memberi 1 kepada jungwon, setidaknya untuk mengeringkan asal badan mereka.

Ibu2 tersebut datang dengan sebuah plester dan betadine "Aduh dek, sini ibu obatin dulu" ibu2 tersebut mengobati lutut jungwon "Makasih banyak bu" ujar jungwon dan ibu tersebut tersenyum.

"Kami pesan 2 teh hangat manis ya bu" ujar riki dan ibu tersebut langsung membuatkannya "Siap dek"

Riki melihat jungwon yang sangat kedinginan, ia ingin memberikan jaketnya kepada jungwon, tapi jaketnya juga basah, jadi percuma.

Grep

Riki menggenggam tangan jungwon dan mengusapnya "Setidaknya tangan lo anget bang" pipi jungwon memerah dan memanas.

Apa2an ini? Ditengah hujan dengan udara yang dingin, dan terjadilah adengan ini, seperti di drama2 saja.

Ibu2 tersebut datang membawa 2 gelas teh hangat manis "Ini ya dek, tunggu disini aja dulu sampe ujannya reda. Kasian kalian masih basah gitu" ujar ibu tersebut.

"Ibu ada jual baju gak? Soalnya bajunya ada dibawah dimobil" Riki melihat warung ini cukup lengkap, bahkan menjual sandal segala.

"Ada kok, tapi hanya kaos doang agak tipis sih bahannya. Gak masalah nih?" Riki menggeleng "Gapapa bu, yang penting bisa ganti baju dulu" ibu tersebut langsung mengambil 2 kaos polos, yang satu berwarna putih dan satunya lagi hitam.

"Nih dek, kayaknya ukarannya agak gede. Gapapa kan? Oh ya kalo mau ganti baju ada toilet, nanti masuk aja ke dalam" Riki mengangguk "Gapapa bu, makasih ya bu" ibu tersenyum mengangguk dan kembali ke dalam.

Cigarette ; Jaywon[✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang