3 bulan yang lalu...
Setelah James memergoki Krisan di suapi oleh Alpha.
"Jat, kamu kenal istrinya Alpha?" Tanya James.
"Kenal sih nggak Pak, cuma tahu aja." Sahut Jatmiko.
Bukan James namanya jika ia akan diam saja melihat putrinya dekat dengan suami orang. Lantas ia menyelidiki latar belakang istri Alpha tersebut.
"Serius?" James menatap pada salah satu orang kepercayaan nya.
"Serius, Pak. Bahkan setelah mereka menikah pun, Ayunda ini masih melayani seorang pengusaha asal Timur Tengah." Sahut pria berjas abu-abu tersebut.
"Jadi selama ini Alpha di selingkuhi?" pria itu pun kembali mengangguk. James tertawa hambar.
Singkat cerita. James mendekati Ayunda dengan perantara orang kepercayaannya melalui media sosial. Bodohnya Ayunda, selama ini ia tak tahu dimana suaminya bekerja. James berhasil mendekati Ayunda yang akhirnya ia pun tahu jika Ayunda adalah anak dari Ilyas. James terkejut ketika ia mengetahui jika uang yang di pinjam Ilyas padanya adalah untuk membodohi dan menjebak Alpha dan ibunya. Biadab memang.
James tahu, luka di tangan Krisan adalah ulah Ayunda. Tetapi ia mencoba menahan diri hingga hari ini. Ia berusaha untuk mengumpulkan bukti-bukti kecurangan Ayunda dan ayahnya.
"Alpha, kamu punya uang?" Tanya James. Alpha menoleh.
"Ada Pak." Sahut Alpha.
"Berapa banyak?" Tanya James dengan santai.
"900 juta." Sahut Alpha.
"Oke, uang itu kamu pakai untuk jemput Krisan, bisa?" James tertawa pelan melihat reaksi Ayunda dan Alpha.
"Bisa Pak." Sahut Alpha.
"Kamu mencintai anak saya?" Tanya James.
"Iya Pak." Sahut Alpha dengan mantap.
"Good." Sahut James.
"Saya akan kirim pengacara untuk mengurus perceraian kamu. Tuntut dengan pasal perselingkuhan, semua bukti ada di saya." James menepuk pundak Alpha.
Pria itu tampak terkejut.
"Terima kasih Pak." Alpha hampir saja menangis.
"Untuk uang 3M, itu uang saya dan kamu, Ilyas. Gak berhak mengakui uang tersebut. Ini akan di urus juga sama pengacara saya." James menatap Ilyas dengan kesal.
"Dan kamu, Ayunda. Sekali kamu nekat sentuh keluarga Alpha dan keluarga saya, maka saya gak segan-segan untuk menghancurkan hidup kamu dan keluarga kamu." James beranjak setelah pamit dengan ibunda Alpha.
"Resto ini akan jadi milik ibunya Alpha." Imbuh James
"Ayo Al, antar saya pulang. " James beranjak tanpa pamit dengan Ilyas.
***
Alpha dan James duduk berhadapan.
Setibanya di kantor, Alpha langsung di panggil ke ruangan James.
"Al, sorry untuk semuanya ya." James memejamkan matanya.
"Kita bicara sebagai laki-laki dewasa." Ia menatap Alpha lekat.
"Apa dalam 3 bulan ini kamu berhubungan intim dengan Ayunda?" Tanya James.
"Nggak Pak. Sejak menikah saya hanya hanya sekali berhubungan itupun waktu malam pertama. Dan Ayunda memang sudah nggak perawan." Sahut Alpha.
"Ada apa Pak?" Tanya Alpha. James menghela nafasnya.
"Selama ini dia jadi wanita panggilan kelas atas." Sahut James. Alpha membelalakkan matanya.
James mengambil laptop dan satu hardisk.
"Semua bukti ada di sana, termasuk waktu Krisan di tusuk pakai gunting." James terlihat kembali marah.
"Krisan itu setia seperti ibunya." James menatap foto Krisan kecil yang ada di mejanya.
"Sejak saya melihat kalian dekat saya mulai mencari tahu semua tentang kamu dan istri kamu. Saya akan memisahkan kalian jika memang rumah tangga kalian harmonis dan sehat. Sayangnya saya menemukan fakta yang mencengangkan." James kembali menatap Alpha.
"Jemput Krisan bisa, Al? Saya kangen sekali." James tersenyum lembut.
"Pak.." Alpha menatap James dengan mata berkaca-kaca.
"Setelah proses cerai selesai, kalian boleh melanjutkan hubungan." James mengangguk. "Kebahagiaan Krisan adalah segalanya bagi saya. Elang telpon, Krisan sakit karena mungkin kepikiran kamu." James mengusap wajahnya kasar.
"Saya pergi hari ini juga." Alpha beranjak.
"Ada uang?" Tanya James.
"Ada Pak. 900 juta!" Seru Alpha. James terkekeh.
***
"Yah, misalnya Alpha kerja di office aja gimana? Bantu aku gitu." Pinta Elang.
"Ayah juga berfikir begitu. Ayah lihat Alpha cerdas." Sahut James.
"Oke nanti ayah pikirkan lagi. Mana Krisan?" Tanya James.
"Biasa Yah, lagi ngelamun." Elang menoleh pada adiknya yang tengah melamun di teras belakang.
"Kamu pulang aja, Alpha akan jemput Krisan hari ini."
"Hah?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Imagination
RomanceCinta yang di mulai dengan baik maka akan berakhir dengan baik pula.
