hai Luv, aku update lagi nih💖
JANGAN LUPA VOTE UNTUK HARGAI PENULIS YA LUV💖
• • • • •
05. Tom & Jerry
• • • • •
Kini Ryan sedang berjalan menuju kamar mandi disekolahan saat pelajaran sedang dimulai. Ryan terpaksa harus keluar kelas karena sudah tak tahan untuk membuang air kecil. Jika ditahan tidak baik, jadi Ryan memilih untuk izin keluar dari kelas sebentar.
Sial, umpat Ryan dalam hati saat melihat gerombolan laki-laki yang berjalan ke arahnya. Siapa lagi kalau bukan Bastian dan teman-temannya. Ryan berdecak, lalu perlahan memundurkan langkahnya berniat untuk menghindari keenam laki-laki yang sekarang berjalan ke arahnya dengan tatapan tajam.
Namun saat Ryan ingin melarikan diri dari sana, pundak Ryan sudah lebih dahulu ditahan oleh teman-teman Bastian yang bergerak cepat sebelum Ryan kabur. Ryan melotot dan mengepalkan tangannya, merasa bodoh tidak bisa melarikan dirinya dari Bastian dan teman-temannya.
"Mau kemana cupu?" tanya Bastian dengan senyuman miring sembari menepuk pundak Ryan.
Ryan menggeleng.
"Enak ya lo, tadi selamat gara-gara dibantuin sama si Dhea, coba kalau sekarang, bisa ga selamat lo cupu?"
Ryan tidak menyahut dan memilih untuk diam sembari menundukkan kepalanya membuat Bastian dan teman-temannya semakin senang melihat reaksi Ryan.
Bastian menoyor kepala Ryan. "Badan doang lo kekar tapi cupu! Ga cocok bego badan lo sama kelakuan lo!" maki salah satu teman Bastian dengan tawaan meledek.
"HAHAHA BENAR BANGET LO TUR!" sahut Bastian kepada salah satu temannya yang bernama Fathur itu.
"Mana duit lo!" ucap Bastian sembari mengedahkan tangannya.
Ryan menggeleng.
"Halah tai lo!" geram dengan sikap Ryan yang diam-diam saja membuat Fathur merasa kesal dan akhirnya Fathur mengecek semua kantung Ryan. Benar saja kosong, tidak ada uang ataupun apapun yang Ryan selipkan pada saku celana dan seragamnya.
Fathur mendorong dada Ryan. "Miskin banget kaga ada duit sama sekali dikantong lo!" cetus Fathur.
"Eh dia ini orkay asal lo semua tau, mobilnya aja alfart! jangan main-main lo sama si cupu ini!" seru salah satu teman Bastian.
"Kaya, kaya monyet!"
Mendengar itu Ryan sedikit menggeram kesal namun dirinya harus tetap menjaga image nya, bagaimanapun Ryan ini adalah murid baru disekolahannya, tidak boleh sembarangan melakukan hal apapun.
"HAHAHA! Ya udahlah, lagian juga si cupu ga bawa duit, ayo cabut." seru Bastian lalu berjalan pergi dari sana.
"Awas lo cupu." bisik Fathur dengan tatapan menantang ke Ryan lalu berjalan menghampiri teman-temannya yang sudah pergi dari sana.
Ryan berdecak, lalu mengambil nafasnya dan menghembuskan secara perlahan. "Sabar Ryan, ga boleh emosi. Ini masih awal," seru Ryan kepada dirinya sendiri.
"RYAN! RYAN! ANJIR LO KAGAK NGAPA-NGAPA RYAN?" kedatangan Haikal dan Arga yang heboh berlari ke arah Ryan membuat Ryan menatap kedua temannya dengan tatapan aneh.
"Ha? Emang nya gua kenapa?" tanya Ryan kepada Haikal.
"Kok lo diam aja dipalakin sama mereka? Ga lo lawan?" tanya Arga menatap Ryan dengan tatapan aneh.
KAMU SEDANG MEMBACA
RASYA [ Sudah Terbit ]
Teen Fiction𝐒𝐄𝐐𝐔𝐄𝐋 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐃𝐎𝐒𝐄𝐍𝐊𝐔 𝐌𝐀𝐍𝐓𝐀𝐍𝐊𝐔 [ BUDAYAKAN FOLLOW DULU AKUN SEBELUM MEMBACA! ] ⚠️ Welcome to Toxic Relationship ⚠️ Tentang perjuangan dan penyesalan. Ryan Mahardika Putra. Laki-laki dengan kepribadian yang tidak bisa ditebak...
![RASYA [ Sudah Terbit ]](https://img.wattpad.com/cover/314990325-64-k771870.jpg)