hai luv, ak kembalu update!
vote untuk hargai penulis🤗
• • • • •
16. Perselingkuhan sang ayah
• • • • •
Pagi itu, seperti biasa, Sasya kembali ke sekolah dengan semangat. Namun, hari ini, ia datang sedikit terlambat karena telah menyiapkan bekal nasi goreng spesial yang akan diberikannya kepada Ryan. Dengan senyuman centil di wajahnya, Sasya melangkah ke arah kelas Ryan, menyusuri lorong dengan langkah ceria, sebelum akhirnya menuju ke kelasnya sendiri. Begitu memasuki kelas Ryan, Sasya melihat sekelompok tujuh laki-laki yang tengah berkumpul, membentuk lingkaran kecil. Mereka terlihat sangat serius, seolah membicarakan sesuatu yang penting.
Saat matanya tertuju pada Ryan, Sasya segera berjalan masuk dan mendekati teman laki-lakinya itu yang sedang asyik berbincang dengan teman-temannya.
"Eh, Sasya!" Seru Cio dengan senyum tipis, matanya tertuju pada kotak makan berwarna pink yang Sasya pegang.
Segera, seluruh perhatian para lelaki di dalam kelas beralih ke Sasya. Mereka menatapnya dengan rasa penasaran, bahkan beberapa dari mereka tidak bisa menahan tawa.
"Ryan, cewek lo nih," Kata Haikal dengan suara yang terdengar setengah menggodanya.
"Banyak juga ya cewek lo," Celetuk Jean, ikut bergabung dalam canda tawa yang membuat Ryan hanya bisa menaikkan alisnya, tidak tahu harus berkomentar apa.
"Cowok ganteng, emang gak cukup satu cewek ya?" Sindir Haikal sambil tersenyum jahil.
"Kan dia ganteng, masa cuma punya cewek satu? Rugi dong," Timpal Haikal lagi, membahas soal betapa 'kurangnya' Ryan memiliki hanya satu pasangan.
"Untuk apa ganteng kalau cuma punya satu cewek?" Tambah Haikal dengan santai.
"Udah, kalian tuh pada gak bener!" Tegur Kenzi, mencoba menenangkan suasana yang mulai sedikit gaduh.
Namun Sasya hanya menghela napas panjang. Dia berusaha mengabaikan pembicaraan kocak para laki-laki itu.
"Ryan ganteng, Sasya buatin Ryan nasi goreng spesial," Ujar Sasya sambil menyerahkan kotak makan berisi nasi goreng buatannya dengan senyum manis di wajahnya.
Tiba-tiba saja, Cio dan Haikal pura-pura batuk. "Uhuk! Uhuk!" Mereka berdua bersamaan, membuat Sasya menatap heran.
"Tenggorokan gue sakit tiba-tiba," Sindir Haikal sambil memegangi tenggorokannya.
"Sama, gue juga," Jawab Cio, pura-pura menunjukkan tanda-tanda sakit.
Ryan langsung menanggapi. "Gue udah sarapan tadi pagi."
"Tapi gak apa-apa, siapa tahu Ryan gantengnya kelaparan?" Sasya menggoda dengan senyum nakal.
Ryan menggelengkan kepalanya, terlihat kesal. "Budeg! Kalau gue bilang enggak, ya enggak!" Omelnya.
"Sini deh," Cio akhirnya mengambil nasi goreng itu dari tangan Sasya, mencoba menenangkan suasana. "Biasa, Ryan mah gengsi. Nanti juga pasti dimakan kok." Tambahnya, berusaha meyakinkan Sasya agar tidak merasa kecewa.
KAMU SEDANG MEMBACA
RASYA [ Sudah Terbit ]
Roman pour Adolescents𝐒𝐄𝐐𝐔𝐄𝐋 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐃𝐎𝐒𝐄𝐍𝐊𝐔 𝐌𝐀𝐍𝐓𝐀𝐍𝐊𝐔 [ BUDAYAKAN FOLLOW DULU AKUN SEBELUM MEMBACA! ] ⚠️ Welcome to Toxic Relationship ⚠️ Tentang perjuangan dan penyesalan. Ryan Mahardika Putra. Laki-laki dengan kepribadian yang tidak bisa ditebak...
![RASYA [ Sudah Terbit ]](https://img.wattpad.com/cover/314990325-64-k771870.jpg)