Kisah si aneh, unik, dan enerjik Soonyoung yang jatuh cinta secara tiba-tiba pada si kakak tingkat yang dingin namun mampu menghangatkan hatinya yang kesepian.
SOONWOO
WONWOO
SOONYOUNG
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
Jam pasir hampir selesai, artinya ia harus dibalik lagi agar bisa menghitung waktu lagi. Pada bagian tersebut orang-orang akan menaruh rasa penasaran apakah kisahnya akan sama, menemui kisah baru, atau temui jawaban yang pada waktu lalu tak mereka dapati.
Seungkwan tatap ponselnya, masih berkedip-kedip tanda notifikasinya sosial medianya "Brengsek!" Ia memekik kesal meski sejatinya dadanya berdenyut ketakutan. Jadi, mungkin pada bagian jam pasir yang akan segera dibalik ini, hidupnya tidak akan lagi sama dan semudah yang lalu.
Sebelum Jun menghubunginya, sebelum papa dan mama secara tiba-tiba pulang dari luar kota dan mengajukan pertanyaan sederhana namun sudah lama tak ia dengar "Nak, Soonyoung kemana ya? Udah lama kalian nggak main bareng perasaan. Papa boleh ngobrol sama kamu sebentar nanti?" Sebelum itu secara tiba-tiba ponselnya menjadi riuh akan postingan random di beberapa situs sosial media kampus tentang foto-fotonya yang terlihat membuntuti Soonyoung bahkan sampai foto di Padang ilalang pun foto ciumannya dengan Jun?
Kenapa semua terjadi secara tiba-tiba?
Kenapa semua bisa terkuak bersamaan?
Siapa yang berani menyebar luaskan fotonya? Bukankah itu artinya selama ia menguntit Soonyoung , ada seseorang yang juga mengikutinya?
Tok... Tok...
Pintu kamarnya terbuka kala ia baru saja berniat bertemu Jun dan selesaikan benalu yang ganggu lurusnya jalan mereka. Ia menoleh dan dapati papa dan mama disana, saling lipat tangan di dada dan hampirinya setelah pintu kamar dikunci.
"Anak papa ini, anak baik kan?" Tanya papa, beliau duduk tepat dihadapan Seungkwan yang belum berani tatap sang papa "Anak papa dan mama yang sedari kecil selalu cerita kalau dia beruntung bertemu teman seperti Soonyoung , lalu apa yang salah nak? Kenapa Seungkwan jadi nggak suka sama Soonyoung ? Kenapa tangan-tangan ini bisa jahat sama orang" Kedua tangan Seungkwan digenggam sang papa.
Semua informasi secara tiba-tiba orangtuanya temukan di resepsionis kantor. Semua foto-foto Seungkwan dan bukti keikutsertaan anak tersebut dalam kasus pelecehan seksual di Padang ilalang. Tentu orang tuanya kaget bukan kepalang, seingatnya Seungkwan dan Soonyoung salah sahabat baik sejak kecil, jadi terlalu tak mungkin kalau Seungkwan ikut serta dalam kasus tersebut. Namun, semua juga terlalu aneh kalau papa dan mama tak percaya pada bukti yang begitu nyata didepan mata.
"Papa nggak akan ngerti" Cicit Seungkwan. Ia harus jelaskan dari bagian yang mana? Papa dan mama yang lebih perhatian dengan Soonyoung dibandingkan dia? Ia yang selalu dibandingkan dengan Soonyoung ? Yang mana? "Aku nggak suka, dia penjilat. Dia juga jilat papa sama mama makanya kalian sayang banget sama dia dibandingkan aku, kan?"
Sebuah senyuman simpul terbit dari bibir papa dan mama, kini sang ibu yang ambil alih. Beliau usap surai milik putranya "Kalau papa sama mama lebih sayang Soonyoung dibandingkan kamu, kenapa bukan Soonyoung yang ada disini dan kamu yang hidup berat diluar sana?" Tanya sang mama.