Bagian 11

520 31 3
                                        

"Ini ada apa?sell? Ucap ratu beralih menatap selly.

"Kak sandri didalam kak, pintunya dikunci, kyanya ada yg lagi ngerjain kak sandri"

"Kita dobrak aja gimana?" Usul kiesha

"Lo yakin?"

"Ada ide lain selain dobrak ni pintu dan nyelamatin sandrinna?" Semuanya diam memikirkan ide lain untuk menyelamatkan sandrinna, "gak ada kan?iyaudah kita dobrak. Gue yg tanggung jawab soal pintu ini klo rusak, kalian ga lupa kan gue siapa?" Ucap kiesha. Semua mengangguk.

Sementara didalam sandrinna mendengar ada keributan didepan toilet, itu pasti teman-temannya yg khawatir padanya. Sandrinna maju selangkah, berusaha brani sama vio dan alin "gue sebenarnya ga takut sama mereka, diluar juga pasti ada rey. Gimana kalo gue sok tersakiti aja" batin sandrinna sinis.

"Kenapa lo maju-maju, udah berani lo?"

Sandrinna terkekeh, "jadi gue harus takut sama lo? Waaaaw takut banget gue" ucap sandrinna meledek.

"Lo bener-bener ngajak berantem ya" ucap vio mendorong sandrinna kembali, kali ini sandrinna sampe terjatuh bertepatan dengan pintu terbuka.

"SANDRINNA!!!" ucap mereka kompak. Selly langsung menolong sandrinna. Vio alin menoleh kebelakang kaget. "Mampus!" Batin violin.

"Kak lo gapapa?lirih selly, sandrinna mengangguk.

"Maksud lo apa?! Nyakitin sahabat gue!" Ucap aqeela sambil menarik tangan vio.

"Lo berani-beraninya nyakitin dia?! Lo berhadapan sama gue!! Ucap rey tegas.

"Rey ini ga sperti yg kamu liat, dia dia jatuh sendiri. Ya kan lin?"

"Iya rey dia jatuh sendiri"

"Halah!! Udah lah gue udah tau ya kalian dari awal emng niat buat nyelakain sandrinna" ucap rassya

"Sampe sandrinna kenapa-kenapa, lo berhadapan sama gue. Awas lo!!" Ucap ratu lalu membantu selly memapah sandrinna.

"Biar gue aja rat" ucap saskia, ratu mengangguk. "Yuk sell bawa sandrinna ke uks"

"Gue gapapa kok, gue dikelas aja. Ini kan hari pertama gue sekolah" ucap sandrinna tak enak.

"Lo di uks aja kak, lo mau sampe daddy tau kalo princessnya dibully disekolanya sendiri" baiklah sandrinna pasrah.

"Kok lo bisa sampe dikurung ditoilet sama mereka" tanya saskia. Sandrinna menggeleng "gue juga gatau, gue kira toiletnya sepi, pas mau balik mereka udah didepan gue"

"Kan udah gue bilang, gue sama saskia anter. Lo malah ga mau, batu bgt si lo"

"Gue ga mau ngerepotin lo sama saskia qeel"

"Klo kmu ga mau mereka repot, kamu bisa sama ka ratu san" sandrinna mengangguk " maaf ya udah ngerepotin kalian semua"

"Iya lo ngerepotin gue" ucap rassya mengacak rambut sandrinna.

"Heeh!!" ucap sandrinna menatap tajam rassya, "rey rassya ngacak" rambut aku" adunya

"Gemesh banget si" ucap rey

Ilustrasi kegemashan seorang bapak rey

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ilustrasi kegemashan seorang bapak rey.

Akhirnya mereka sampai di Uks. Selly dan saskia langsung menuju ke brankar.

"Padahal gue gapapa loh, ga perlu ke uks"

"Udah lah kak, lo disini aja gue jagain"

"Sell lo masuk kelas aja biar gue yg jagain"

"Tapi gue pngin jagain kak sandy"

"Udah, selly sama yg lainnya masuk kelas aja ya, biar rey yg jagain sandy disini" ucap kiesha. Yang lain mengangguk. "Kalo ada apa-apa bilang kak ratu ya" ucap ratu mengusap kepala sandy" sandrinna mengangguk.

"Titip sandrinna ya, awas lo kalo sampe kenapa-kenapa!" Ucap sasqeelsell kompak.

"Iya bocill!! Dah sono loh balik kelas. Absenin gue sama sandy jangan lupa" sasqeelsell mengacungkan jempolnya.

Tinggal lah 2 insan yg saling diem, sampai keduanya membuka suara.

"Rey"
"San" ucap mereka bersamaan

"Kamu duluan" sandy mengangguk, "makasih ya udah nyariin dan nyelamatin aku" ucapnya tersenyum. "Yaallah san kasian kek sama jantung gue" batin rey.

"Iya sama-sama cantik, masa kesayangan aku gak ada aku ga cariin si, eh" "mampus keceplosan" batin rey lagi.

"Rey jantung aku" ucap sandrinna memegang dadanya, "kamu gapapa?jantung kamu sakit lagi?" Tanya rey panik. Sandrinna menggeleng.

"Jantung aku ga aman soalnya abis digombalin kmu haha, gombal bangt si nanti kalo pacar kamu denger gmana?"

"Bikin panik tau ga?! Sandrinna hanya nyengir memperlihatkan gigi gingsulnya, "lagian ya aku mana ada pacar"

"Ah masasii" ucap sandy menoel hidung rey, rey membalas dengan menarik hidung sandy "iya tauu rey ga punya pacar"

"Ih sakit lepas rey! Ngeselin bgt" ucap sandy sambil mengelus hidungnya yg ditarik rey.

"Sakit ya?maaf yaa" sesal rey. Sandrinna terdiam melihat rey yg mengusap" hidungnya yg merah.

"Sandy gapapa rey"ucap sandy tersenyum, rey mengangguk. "Tadi mau ngomong apa?" Tanya sandy

"Pulang bareng aku ya" pinta rey

"Tapi kamu kan tadi pagi nebeng mobil abang" rey menepuk jidatnya "oiya lupa, iyaudh nanti ikut mobil kiesha lagi ya, jangan nunggu didepan halte"

"Tapi..

"Gak ada tapi-tapian ini perintah!" Sandrinna mengalah. "Baiklah pak rey!" "Apa tadi katanya? Pak rey?" Batin rey

"Apa tadi?ngomong apa tadi coba ulang?" "Aduuh mulut gue kenapa ga bisa diem si" batin sandrinna merutuki dirinya

"Ah gak hehe"

"Gemesh bgt si pengin aku karungin" sandrinna mendengus, tiba-tiba

"Hayoooo !!























Next? Jangan lupa vote dan komen yaa!!

_anothertan✨
~03november2022~

Bertemu Kembali [ Reysan ] || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang