Bagian 30

464 32 3
                                        

Disuatu tempat terdapat beberapa gadis yg sedang girls time kalo kata mereka, pdahal mah ngrumpi wkw "Denger-denger vio sama alin di skors ya?" Ucap salah satu gadis itu.

"Emang iya? Lo kata siapa?" Ucap gadis lainnya.

"Papa aca"

"Papa? Kok bisa papa ngSkors mereka?" Tanya sandrinna.

"Kak, lo ga amnesia kan? Dia udah ngunciin lo digudang. Jadi ya itu alasan mereka di skors." Ucap selly.

"Maksud gue kok bisa, ada bukti emng?" Tanya sandrinna lagi. Selly mengangguk "ada, di handphone gue" ucap selly mengangkat handphonenya. Semua temannya dengan cepat mengambil alih handphone yg ada ditangan selly kecuali ratu.

"Buset, santai dong tangan gue kebawa ini" ucap selly.

"Kok bisa?" Tanya sansasqeel bersamaan.

"Bisa dong!!"

"Kak ratu tau semua ini?!" Ratu mengangguk. "Tau ini semua rencana rey sama selly?" Ratu menggeleng.

"Awalnya kak ratu gatau kalo rey pacaran sama vio itu bagian dari rencana mereka, kak ratu juga baru tau pas rey sama selly ngasih buktinya ke kaka" jelas ratu.

"Kok kamu ga bilang kak sandy kalo buat rencana sama rey" selly hanya nyengir. "Hehe maaf ya kak, sdikit nyakitin kaka" sandrinna mengangguk seraya mengusap puncak kepala selly. "Gapapa, makasih ya udah bantuin kak sandy sama kak rey". Selly mengangguk.

"Trus lo kapan ngasih buktinya ke ratu sell?" Tanya saski. Aqeela mengangguk "iya, lo kan sama kita terus" ucap aqeela.

"Pas kalian bantuin kak sandy ganti seragam baru, gue sama kak rey nyamperin kak ratu sama bang ica, trus gatau deh kapan kak ratu ngasih ke papa" jelas selly.

"Kapan kak?" Tanya mereka kompak

"Abis selly ngasih, kita langsung ke papa" jelas ratu.

"Gercep yee" ucap aqeela. Tiba-tiba ada seseorang yg manggil sandrinna.

"Saan!!" Semua menoleh kedepan.

"Berisik kak rey!!" Teriak sellqeel

"Apaansi gue ga manggil kalian ya!!" Teriak rey. Sandrinna yg tak ingin menganggu tetangga akhirnya mengambil handphone nya yg ditaruh di meja riasnya lalu menghubungi seseorang.

"Ngapain si teriak-teriak!!" Ucap sandrinna ditelpon.

"Hehe, gak sengaja pas mau nutup jendela liat kamu tadi" ucap seseorang disebrang telpon yg ternyata rey.

"Iyaudah tutup jendelanya kenapa malah duduk dibalkon"

"Kamu kok masih dibalkon jam segini, udaranya dingin loh"

"Kita lagi girls time ceritanya, jarang" kan ngumpul kayagini, biasanya kak ratu ga ikut, atau saski yg ga ikut"

"Tapi ini udah malem tau udaranya ga bagus!"

"Bentar lagi juga ma- kak rey! Lo ganggu tau ga"! Ucapan sandrinna terpotong karna teriakan selly.

"Berisik woii" teriak rey yg.

Sandrinna menjauhkan handphone nya dari telinga karna teriakan rey. "Kamu ngapain ikut teriak si" ucap sandrinna.

"Eeh.. maaf san, itu si selly teriak."

Bertemu Kembali [ Reysan ] || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang