Bagian 22

424 31 2
                                        

"pacar?" Kaget rassya sasqeelsell

"Budeg kuping lo, dia pacar gue!" Ucap orang itu

"Pacar" lirih seseorang tiba-tiba muncul diantara mereka.

••••

"Woii ca!!" Ucap seseorang mengagetkan ica.

"Apaan si brisik!!" Bukan ica, melainkan ratu.

"Gue ga manggil lo ya mak lampir!"

"Apa lo bilang?!" Ucap ratu yg ingin memukul orang itu.

"Tadi gue ketemu adek lo dirooftop" kiesha yg mendengarnya langsung menoleh. "Adek gue yg mana?"

"Sandrinna!"

"Ooh lo ga beneran ke uks je?" Ya. Orang itu jefan, orang yg bersama sandrinna dirooftop juga jefan. Jefan hanya nyengir kuda "hehe enakan juga dirooftop".

"Dia ngapain dirooftop je?"

"Lah lo nanya gue, mana gue tau. Tapi keknya lagi sedih deh dia sempet teriak-teriak"

"Serius? Dia ngomong apa?" Jefan mengangkat kedua bahunya "tapi yg gue denger 'bong, lo kenapa si' gitu"

"Bong?!" Kompak kiesha ratu

••••

"Sandrinna?!" Kaget mereka. Bagaimana tak kaget sandrinna tiba-tiba mendengar semuanya. Sandrinna mendekat kearah 2 sejoli itu.

"K-kamu pacaran sama dia rey?"

"Iya! Kenapa lo gak suka?! Ucap vio seraya mendorong bahu sandrinna. Iya mereka rey dan vio dan bukan rey yg menjawab melainkan vio, vio zavierra.

"Lo gak lupa kan dia siapa?! Dia kaka gue kalo lo lupa. vio zavierra!!" Ucap selly tegas.

"Jangan kurang ajar lo sama sandrinna!" Ucap aqeela. Sandrinna berdiri dan mendekat kearah rey. "Jadi ini alasan kamu jadi cuek ke aku rey?" Ucap sandrinna lembut. Rey menatap sandrinna "iya, gue ga mau cewe gue marah karna gue deket sama lo" ucap rey yg mengubah kosa kata dari aku-kamu menjadi lo-gue, ntah sejak kapan rey mengubahnya tapi itu sedikit membuat sandrinna terdiam.

"Gue?" Tanya sandrinna, "sejak kapan kamu pake lo gue sama aku?"

"Mulai sekarang dan seterusnya" ucap rey yg langsung menggandeng tangan vio "yuk sayang kita ke kantin" ucapnya berlalu melewati sandrinna.

Sandrinna ambruk, tapi rassya dengan sigap menangkap tubuh sandrinna. "San, you okey? Kamu mau pulang? Kita izin sama papa ya?" Ucap rassya lembut.

"Kita pulang ya kak? Sandrinna menggeleng, dia menatap selly "rey kenapa sell?" lirih sandrinna.

"San, udah ya gausah mikirin rey lagi" ucap saskia yg mengerti selly. Sebenarnya dia juga bingung kenapa setelah rey berbicara dengan selly seketika sikapnya menjadi dingin.

"Iya san, kita makan ya. Selly bawa bekal loh" ucap aqeela. Sandrinna mengangguk "gue mau sama kak ratu" ucap sandrinna.

Akhirnya mereka semua berjalan ke arah kantin.

••••

"Jadi sandrinna bolos? Dan itu karna rey?" Tanya ratu. Jefan menggeleng tak tahu. Tiba-tiba dari arah pintu kantin semua siswa siswi yg ada dikantin dibuat heboh karna seseorang.

"Gue ga salah liat?!
"Kok bisa si rey sama vio"
"Iya, bukannya rey sama sandrinna ya"
"Pdahal mereka cocok loh, gue dukung bgt coupel reysan"
"Reysan?"
"He'eh rey sandrinna"

"Heh diem ga lo?! Rey pacar gue. Bukan sandrinna!!" Ucap vio pada siswa siswi yg sedari tadi ngomongin mereka.

"Ada apaan si heboh bgt!" Ucap kiesha seraya menatap pintu masuk kantin. "Anjir!! Dia kenapa sama orang yg nyelakain adek gue?!" Ucap kiesha marah. Ratu yg melihat kiesha tampak marah mengalihkan pandangannya ke pintu kantin.

"Brengs*k !! Dia mainin adek gue?! Ucap ratu seraya berdiri berniat menghampiri rey tapi tangannya dicekal kiesha. "Apaan si ca lepasin. Dia mainin hati sandrinna?!!"

"Jadi yg sandrinna bilang 'bong' itu si rey?" Tanya jefan, kiesha mengangguk, "iya dia manggil rey 'bong' reybong" jelas kiesha.

"Ca lepasin gue!!" Ucap ratu berusaha melepaskan cekalan tangan kiesha, stelah berhasil lepas ratu langsung berlari kearah rey.

Plaak!! Bersamaan suara tamparan itu, seseorang datang dan langsung memeluk ratu. "Kak ratu, jangan" ucap sandrinna. Ratu yg kaget tiba-tiba dipeluk dari belakang melepas pelukannya dan beralih menatap orang itu. Sandrinna!

Ratu langsung membawa sandrinna pergi dari kantin, ntah kemana ratu membawa sandrinna kali ini yg jelas ratu tak ingin hati adiknya itu semakin sakit.

"Maksud lo apa?! Marah kiesha mendorong bahu rey.

"Bang udah, jangan ribut disini" ucap selly yg berusaha menahan amarah abangnya itu.

"Ga bisa selly. Dia udah nyakitin sandy-

"Selly tau bang, selly juga ga suka sama sikap kak rey tapi ga kaya gini caranya, kak sandy ga akan suka"

"Selly bener ca, sandrinna ga akan suka liat lo berantem sama titisan setan kya dia" ucap saski yg menatap rey.

"Maksud lo apa ngomong kya gitu natap rey?! Ucap vio tak terima

"Ngrasa lo?!" Ucap aqeela

"Mereka bener bang, percuma kita ngladenin titisan setan apalagi ada mak lampir juga" ucap rassya

"Hahahah mak lampir, lo emng mirip mak lampir si vi" kekeh jefan.

"Berani lo!!"

"Kenapa kita harus takut sama lo?! Kita masih baik ya ga nglaporin kasus lo sama pihak sekolah!!" Ucap aqeela, Vio bungkam.

"Kenapa diem?takut kita laporin lo?! Makanya gausah belagu jadi orang" remeh aqeela mendorong bahu vio. Rey yg melihat itu menahan tubuh vio.

"Gausah dorong-dorong pacar gue?!" Bentak rey

"Gausah bentak aqeela!!" Ucap rassya.

"Berani bgt lo ngakuin mak lampir ini pacar didepan kita!" Ucap saski

"Emang kenyataannya dia pacar gue!!

"Cukup kak! Lebih baik lo cabut deh dari sini" ucap selly jengah. Rey langsung pergi dari mereka.

••••

"Kalo kamu mau nangis, nangis aja gapapa san" ucap ratu lembut seraya memeluk sandrinna dari samping.

"Kak ratuu" tangis sandrinna pecah dipelukan ratu. "Kak ratu salah sandy apa? Kenapa rebong tiba-tiba pacaran sama vio..































REY PACARAN SAMA VIO??! KOK BISA?!! TERUS GIMANA SAMA SANDRINNA?! Bagusnya sandrinna sama siapa ya?!!




jangan lupa vote dan komen!!









_anothertan✨
~13november2022~

Bertemu Kembali [ Reysan ] || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang