Bagian 27

438 28 4
                                        

Kini selly sudah berada dibalik pohon yg agak besar, dia bersembunyi dari orang itu. Lebih tepatnya menguping si ya.

"Sayang, aku seneng deh kita pacaran." Ucap seseorang. "Idih muak gue" batin selly yg mendengarnya

"Aku juga seneeeng bangett akhirnya kamu jadi pacar aku, padahal aku kira kamu sukanya sama sandrinna" ucap cewe yg ada disampingnya

"Gak lah, aku sukanya kamu. Aku cuma gaenak aja karna aku tetanggaan sama dia dan juga kiesha kan temen aku." Jelas orang itu. Cewe yg disampingnya tersenyum mendengar penuturan dari pacarnya. "Makanya pas kmaren sandrinna sempet ilang, akutuh aga males harus ikut cari dia"lanjut orang itu.

"Eee.. sayang maaf ya udah bikin kamu repot" ucap cewe itu, pacarnya bingung. Dia menoleh kearah pohon tempat selly berada, orang itu mengkode selly dengan mulutnya 'sekarang sell' selly mengangguk

"Kamu bikin aku repot apa sayang?"

"Sebenarnya aku sama alin yg udah kunciin sandrinna di gudang" ucap cwe itu, "nah mampus akhirnya ngaku, selly berhasil ga ya" batin orang itu. "Aku gak suka liat dia mepet-mepet kamu terus, kamu kan punya aku" ucap cewe itu menyenderkan kepalanya dibahu orang itu.

"Tapi malah bikin kamu repot, kamu jadi ikutan nyariin dia" lanjut cewe itu. "Kamu maafin aku kan?!" Tanya nya beralih menatap rey.

Seketika rey berdiri, "sell dapet?" Ucap orang itu, cewe itu tak paham dengan apa yg pacarnya katakan, detik itu juga selly keluar dari tempat persembunyiannya.

"Dapet dong kak!" Ucap selly senyum penuh kemenangan serasa mengangkat handphone nya yg sedari tadi dia gunakan untuk merekam semua pembicaraan 2 orang itu. Selly melangkah mendekat.

"Maksud lo apa?" Ucap cewe itu pada selly. "Maksud kamu apa rey?" Tanya cwe itu beralih menatap rey.

Seketika selly tertawa "haha masih kurang jelas?"ucapnya melangkah lebih dekat kearah cewe itu. "Kak rey gak mungkin pernah suka sama cewe kaya lo,vio !" Ucap selly tajam.

"Lo ga lupa kan kak rey siapa dan gue siapa?!" Vio menatap rey. "Kamu jebak aku?"

"Yaa! Seperti yg lo liat vio" ucap rey enteng. "Gue ga mungkin suka sama lo, karna org yg sbenarnya gue suka udah jelas kan lo tau siapa?!"

"So? Lo gausah mimpi buat bisa dapetin kak rey!" Ucap selly mendorong bahu vio. Vio terdorong beberapa langkah. "Lo bener-bener ya- ucap vio yg akan melayangkan tangannya pada selly tapi seseorang menahannya.

"Rassya!!" Ucap selly.

"Jangan pernah lo sentuh selly dengan tangan kotor lo" ucap rassya seraya melepaskan tangan vio.

"Lo jahat rey!" Ucap vio menatap rey.

"Gue atau lo yg jahat?!" ucap rey tajam. "Thanks atas kejujuran lo, semoga lo masih aman disekolah ini setelah lo ngomong jujur" ucap rey menepuk bahu vio. "Yuk sell" ucapnya menarik tangan selly menjauh.

"Gue gak akan tinggal diem, lo liat aja sandrinna. Gue akan balas semua ini" lirih vio meninggalkan taman itu.

••••

"Jadi ini rencana lo?" Rey mengangguk. "Sorry ya kmaren gue sempet mukul lo" ucap rassya. Rey mengangguk "its oke. Gue ngerti" rey beralih menatap selly

"Makasih ya udah bantuin kak rey" ucap rey tersenyum. Selly mengangguk menatap rey "maaf ya kak kmaren selly marah sama kak rey" rey mengangguk seraya mengacak rambut selly.

Mereka melangkah ke arah kantin menyusul yg lainnya. Setibanya dikantin mata tertuju ke mereka, apalagi rey.

"Eh itu si rey kok sama selly"
"Iya bukannya kmaren dia pacaran sama si vio"
"Putus kali, skarang sama selly"
Ocehan beberapa siswa siswi yg ada dikantin.

"Ya kali gue mau sama lo kak" ucap selly melepas genggaman tangan rey, pasalnya sedari tadi mereka masih pegangan tangan yg menimbulkan ocehan para siswa siswi dikantin.

"Iyalah, lo kam sukanya sama rassya" ucap rey enteng. Selly yg mendengar itu memukul lengan rey. "Kak gue pukul ya"

"Lo udah mukul gue selly!" Ucap rey

"Lo suka sama gue sell?" Tanya rassya yang sedari tadi hanya menyimak. Selly menggeleng cepat. "Gak, mana ada. Gausah ngaco deh" ucap selly berjalan mendahului mereka.

"Yeee salting kan lo" teriak rey.

"Berisik kak rey!" Teriak selly. Selly sampai dimeja sandrinna dan teman-temannya dengan raut wajah bt nya.

"Lo kenapa sell?" Tanya saski, selly menatap saski sekilas lalu beralih menatap sandrinna. "Kak, pacar lo nyebelin bgt!" Sandrinna memiringkan kepalanya menatap selly, merasa bingung, siapa pacar yg dimaksud selly itu.

"Pacar gue siapa?!"

"Tuh kak rey!" Ucap selly yg melihat rey dan rassya hampir sampai dimejanya.

"Lah dia kan pacar vio bukan gue" sahut sandrinna.

"Kata siapa aku pacar vio" ucap rey merangkul sandrinna dan menatapnya, sandrinna menoleh ke arah rey. "Kamu, kmarin kamu bilang kalo kamu itu suka sama vio." Jelas sandrinna.

"Gak kok, aku ga pacaran sama vio. Tanya aja selly" sandrinna beralih menatap selly, selly mengangguk.

"Kamu udah ga ketempelan ya?" Ucap sandrinna. Semua tertawa mendengar penuturan sandrinna.

"Sandrinna percaya aja lagi sama omongan ratu" ucap saski terkekeh.

"Ya gmana dong, rey emng ktempelan kan kmarin"

"Qeel, selly suka loh sama rassya, lo punya saingan" ucap rey tiba-tiba. Selly yg mendengar itu mendelik kearah rey. Aqeela menatap selly dan ditatap balik oleh selly.

"Gak qeel" ucap selly menatap aqeela. "Lo gausah ngaco ya anjr, kak liat pacar lo!" Adunya pada sandrinna. "Qeel gue beneran ga suka sama rassya. Mana mungkin gue suka sama titisan setan gtu, lo percaya gue kan?!" Ucap selly meraih tangan aqeela. Aqeela hanya menatap selly diam. Aqeela ga mungkin percaya kak rey kan?" Batin selly khawatir.

"Gue percaya sama lo kok" ucap aqeela tersenyum. Selly menghela nafasnya lega.

Tiba-tiba seseorang mendekat ke arah mereka dengan membawa gelas yg berisi minuman. Tiba-tiba

'byuurr!!
























Kesiram!! Siapa?

Haha



Jangan lupa vote dan komennya!!














_anothertan✨
~17november2022~

Bertemu Kembali [ Reysan ] || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang