#11

2K 182 11
                                    

Christy menoleh ke samping, terlihat devan tengah duduk di sampingnya, Christy yang kaget pun segera menyapa devan.

"Eh devan" ucap Christy canggung.

"Nunggu jemputan?" Tanya devan lagi.

"Iya" jawab Christy singkat.

"Oh, udah di jemput kan? Kalau belum, mau bareng aja??" Kini devan menawari Christy untuk pulang bareng menaiki mobilnya.

"Eh nggak, makasih" jawab Christy dengan kembali menatap hp nya.

"Mau hujan lo Christy" ucap devan yang seperti menakut-nakuti in Christy dengan cuaca.

Memang mendung sudah datang, mungkin sebentar lagi akan turun hujan, tapi ia sudah berjanji kepada Gracia untuk tidak kemana-mana sebelum dia datang.

"Nggak makasih, aku sama kakak ku" ucap Christy sambil menatap langit yang sudah mulai mendung.

"Yaudah aku duluan ya, bye" ucap devan sambil melambaikan tangannya, dan hanya di balas anggukan.

Tanpa di sadari, ada sepasang mata yang melihat kejadian itu, orang itu segera membuka hp nya, dan menelfon seseorang.

"Halo kak"

"....."

"Mau bantuk aku nggak?"

"...."

"Inget Christy?"

"......."

"Bantu aku jauhin Christy dari devan"

"......"

"Besok ya kak"

"......"

"Makasih kakak ku tersayang"

Telfon itu tertutup, gadis itu tersenyum sinis sambil menatap Christy.

"Lihat aja besok Christy, berani banget deket-deket devan" ucap gadis tersebut dan pergi begitu saja.

***

Singkat nya, mereka sudah di jemput oleh Gracia, memang Gracia sedikit terlambat karena ada kelas tambahan di kampusnya, tapi kini mereka sudah pulang.

"Gee, jangan kayak gini dong kalo makan" ucap Shani memarahi Gracia yang mangkok sisa makannya tidak di taruh di wastafel.

"Ya maaf ci, lupa" ucap Gracia dengan sedikit nyengir.

"Lupaaa mulu, lupaaa mulu, ku doain amnesia kamu gre!" Ucap shani sambil mengambil mangkok tersebut.

"Cici jahat huu doain adiknya yang nggak-nggak!" Seru Gracia yang hanya mendapat gelengan dari Shani.

Ceklek

Kini Azizi keluar dari kamarnya dengan menggunakan baju santai, ia menuju ruang tamu apartemen Shani, melihat Gracia sedang menonton tv, ia pun ikut duduk di sebelahnya.

"Buset, gak permisi ga apa, main duduk aje" ucap Gracia melirik ke arah Azizi.

"Dih, gapap kali ci, kan juga mau nonton" jawab Azizi.

"Betewe Christy mana?" Tanya Gracia sambil kembali memasukan cemilan itu kedalam mulutnya.

"Di dalam" ucap Azizi dengan lemas.

"Nape lemes banget?" Heran Gracia.

"Christy kenapa ya, diem mulu dari tadi habis pulang sekolah, kayak ga ngomong gitu sama aku, apa aku ada salah, masa sehari cuma ngomong pas di kantin doanh tadi" ucap Azizi kepada Gracia, dengan memainkan jari-jemarinya.

My Little Sister (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang