EPISODE 15

2.2K 271 33
                                        

Hari ini Taehyung berniat untuk menemui keluarga Choi bersama Namjoon sang kakak, Taehyung berniat akan membayar semua hutangnya pada perusahaan Choi dengan bantuan Kim Namjoon.

Keduanya sudah berada didepan rumah mewah keluarga Choi, meskipun Taehyung tidak yakin bahwa keluarga Choi akan menerima keputusan Taehyung tapi kali ini Taehyung sudah benar benar dengan tekadnya.

"Taehyung." Sapa Rinna kala melihat Taehyung saat ini didepan rumahnya.

"Eoh ada Oppa juga." Rinna melirik kearah Namjoon setelah itu melihat kearah Taehyung.

Namjoon dan Taehyung hanya diam, setelah beberapa saat Rinna menyuruh mereka masuk.

***

"Selamat pagi Tuan Choi." Sapa Namjoon.

Tuan Choi dan nyonya Choi nampak heran atas kedatangan Taehyung yang ditemani Namjoon. Pasalnya Taehyung selama ini tidak pernah melibatkan keluarganya dalam masalah ini namun kali ini ada Namjoon disamping Taehyung.

Suasana dirumah Tuan Choi nampak canggung.

"Tuan, kedatangan saya kemari ingin melunasi semua hutang perusahaan adik saya Taehyung kepada anda." Ucap namjoon yang tidak mau lagi basa basi.

Tuan Choi terlihat sangat kaget saat mendengar perkataan Namjoon bahkan Rinna dan Nyonya Choi tak kalah kaget nya.

"Taehyung, apa yang kamu lakukan." Ucap Rinna tidak terima.

"Saya tahu mungkin ini diluar dugaan kalian, mungkin kalian saat ini tahu bahwa Taehyung sudah menikah." Jelas Namjoon lagi.

"Bukankah hal ini akan berdampak buruk terhadap penilaian orang lain kepada kalian terlebih kepada putri kalian."

"Bagaimana kalau orang orang tahu putri tunggal dari keluarga Choi menikah dengan suami orang? Bukankah itu akan menurunkan reputasi kalian.?" Namjoon mencoba menjelaskan dengan sangat tenang dan sangat berwibawa sedangkan Taehyung hanya diam.

"Bukankah Taehyung akan menceraikan istrinya.?" Tanya Tuan Choi kala beberapa saat dibuat diam oleh perkataan Namjoon akhirnya buka suara.

"Apa seperti itu perjanjiannya Taehyung.?" Tanya Namjoon dan melihat kearah Taehyung yang saat ini sedang duduk disampingnya.

"Didalam perjanjiannya hanya aku akan menikahi Rinna namun tidak dengan menceraikan Raina istriku." Taehyung buka suara.

"Lalu kenapa kamu berkata bahwa Taehyung akan menceraikan istrinya, Rinna.?" Tuan Choi bertanya kepada putrinya yang duduk disamping Nyonya Choi.

"Appa, bukankah tidak masalah jika aku menjadi istri kedua Taehyung.? Aku berkata seperti itu hanya takut Appa tidak menyetujui perjanjian ini."

"Kenapa otakmu begitu bodoh Rinna, apa kau tidak berpikir bagaimana kalau media tahu bahwa putri dari keluarga Choi menjadi istri kedua dari suami lain.?" Tuan Choi membentak Rinna tidak terima dengan apa yang diputuskan oleh putrinya.

"Tapi istri taehyung akan menceraikan Taehyung, Appa." Rinna tidak mau kalah.

"Tapi aku tidak akan pernah menceraikan Raina." Ucap Taehyung penuh penekanan.

"Kau dengarkan Rinna.?"

"Kalau begitu, Namjoon bisa temui sekertaris saya untuk membahas tentang hutang Taehyung." Ucap Tuan Choi yang kemudian meninggalkan ruang tamu.

"Tapi Appa." Rinna tidak terima.

***

Sudah satu minggu ini Raina dirawat dirumah sakit dan hari ini Raina sudah boleh pulang. Namun Raina harus banyak istirahat terlebih dengan kehamilannya yang sangat lemah.

Saat ini Raina baru saja sampai diapartemen bersama Yoongi dan Annisa. Akhirnya Raina bisa bernapas lega saat Raina bisa kembali ke apartemen Raina tidak seperti dirumah sakit Raina hanya bisa menghirup bau obat obatan.

"Eonni pasti lelah, sebaiknya Eonni istirahat dulu." Suruh Raina, karena Raina tahu selama menjaganya Annisa pasti kurang tidur.

"Eonni ingin mandi dulu." Annisa pergi ke kamar tamu yang ada diapartemen Raina.

"Kamu juga istirahat Raina, inget apa kata dokter harus banyak istirahat." Ucap Yoongi tiba tiba dengan koper ditangannya.

"Aku lelah Yoon kalau terus tidur." Keluh Raina.

"Yasudah kamu duduk aja, aku akan menyiapkan makan siang untukmu karena kamu harus minum obat." Yoongi pergi kedapur dan akan mulai melakukan aksi memasaknya.

Namun kala Yoongi membuka kulkas yang ada diapartemen Raina, Yoongi tidak menemukan apapun didalam sana."

"Ada apa Yoon.?" Raina menghampiri Yoongi yang sedari tadi berdiri didepan kulkas.

"Aku tidak menemukan bahan makanan didalam kulkas." Ucap Yoongi tanpa mengalihkan pandangannya dari depan kulkas.

"Ah iya aku belum sempat membeli bahan makanan."

"Yasudah aku akan memasan makanan saja."

"Biar aku saja." Sela Raina.

Raina mengambil ponselnya lalu memesan beberapa menu makanan untuk makan siang. Selama menunggu makanan datang Raina pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri karena tadi pagi belum sempat mandi.

***

Malam ini Rinna tengah berdiam diri dikamarnya setelah tadi pagi kedatangan Taehyung untuk membatalkan pernikahannya Rinna benar benar tidak keluar dari kamarnya.

Rinna mengamuk dan menghancurkan semua barang yang ada di kamarnya. Keadaan dikamarnya sangat berantakan.

"Aku tidak akan membiarkan Taehyung dan Raina bahagia."

"Kalau aku tidak bisa mendapatkan Taehyung, Raina pun tidak akan bisa."

Rinna memandang dirinya dicermin dengan menampilkan smiriknya. Rinna benar benar dendam kepada Taehyung, bagaimana bisa tidak dendam kalau Taehyung membatalkan pernikahannya secara sepihak.

Mata dan tatapan Rinna penuh dengan kebencian dan rasa dendam.

TO BE CONTINUED..

JANGAN LUPA VOTE, KARENA VOTE ITU GRATIS!!!

ꜰ ᴀ ɪ ʟ ᴜ ʀ ᴇTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang