Kepergian David

1K 28 0
                                        

"Kalian berdua tidak boleh bersama lagi.."

~

"Kami sudah memutuskan bahwa David akan pindah sekolah ke London bersama kami" ucap Ando

"GAK! GAK BOLEH KAYAK GITU PAA" Ucap Yela

"Stop Yela, keputusan kami berdua sudah bulat. Lagian ini salah kalian, jika kalian tidak menjalin hubungan. David mungkin masih disini" Ucap Elena

"Aku gak setuju sama semua ini dan aku gak bakalan ikut kalian ke London" Ucap David tegas

"Kami tidak meminta persetujuan dari kamu David" Elena menjawab

"Kenapa kalian berdua seperti itu? Lagian tidak ada yang salah dengan hubungan kami. Aku dan Yela hanyalah saudara tiri kan? Bukan saudara kandung!" Emosi David

Kedua orangtuanya terkejut, mereka membeku seketika. Darimana David tahu mengenai hal ini. Padahal mereka masih sangat kecil kala itu.

"Sudah cukup! David tetap akan pindah ke London" ucap Ando yakin

Setelah itu mereka beranjak menuju kamar. Meninggalkan David dan Yela yang menunduk dan tidak tahu harus berbuat apa lagi.

Yela memutuskan untuk pergi ke kamarnya dan menumpahkan segala kesedihannya. David tetap di ruang keluarga sembari mengacak rambut frustasi. Keduanya sama-sama terluka. Namun tak tahu harus berbuat apa lagi.

***

Keesokan harinya, David mengetuk kamar Yela memastikan bahwa gadisnya itu baik-baik saja.

Setelah dua kali mengetuk dan memanggil namanya, tak ada sahutan apapun dari dalam. David membuka pintu perlahan dan melihat Yela sedang tidur dengan mata yang membengkak.

Kayaknya dia nangis semaleman. Maafin gue, Yela. Batin David seraya mengelus wajah Yela yang nampat tenang ketika tidur.

Seketika kenangan mereka berdua terputar seperti kaset rusak di kepala David. Saat-saat mereka bercanda gurau dan bertengkar hanya karena hal sepele.

"Maafin gue Yela.. maaf karena sudah gagal mempertahankan hubungan kita" ucap David menunduk

Tak disangka, bulir bening turun ke pipinya. Ia tak bisa jauh dengan kekasihnya ini. Sudah lama ia ingin bersama Yela, namun kenapa takdir seakan tak memihak kepada keduanya.

Tak lama, Yela bangun karena merasakan tangan seseorang yang mengelus wajahnya. Pertama kali ia melihat David yang menunduk dan menangis. Ya.. bilang saja David cengeng. Ia sudah terlalu dalam mencintai adiknya itu. Yela terkejut, ia mengubah posisinya menjadi duduk.

Yela memeluk David erat seakan mengerti kesakitan yang dirasakan oleh David.

"Kak.. selanjutnya kita harus bagaimana?" Tanya yela

"Seminggu lagi kakak udah harus berangkat" ucap Yela sendu

"Maaf udah ninggalin lo sendirian,"

"Lo harus jaga diri baik-baik, tunggu gue pulang." David melepaskan pelukan itu kemudian tersenyum ke arah Yela.

Tok.. Tok.. Tok..

Kemudian terdengar suara pintu terbuka, Elena masuk dan berjalan ke arah keduanya.

"Mama cuma mau kasih tahu bahwa keberangkatan David diganti dua hari lagi." Ucap Elena

"Tapi ma-" Yela hendak protes namun kata-katanya dipotong oleh Elena.

"Gak usah protes, itu adalah pilihan yang terbaik buat kalian berdua." Setelah mengucapkan itu, Elena keluar dan menutup pintu kembali memberi waktu untuk kedua anaknya.

David hanya diam membisu, ia sudah menduga hal ini akan terjadi. Namun, apa yang bisa dilakukan keduanya?

***

Dua hari kemudian..

"Sudah siap kak?" Tanya Elena

Mereka akan berangkat ke bandara. Yela  hanya bisa terdiam sedari tadi sesekali melirik David.

Apakah ini bisa dibilang ujian bagi hubungan kami? Batin Yela.

Ia tak bisa jauh dari David, setelah ini mungkin ia akan hidup sendiri tanpa kakaknya itu.

"Kami pergi dulu ya, jaga diri baik-baik anak mama yang cantik." Ucap Elena seraya memeluk Yela

Yela membalas pelukan Elena dan kemudian beralih memeluk Papanya. Dan terakhir, Yela hanya bisa terdiam di tempat tepat di hadapan David.

Hingga tak lama kemudian David memeluk hangat Yela seakan menyalurkan kekuatan lewat pelukan tersebut.

"Nanti gue balik lagi. Gak bakal lama." Ucapan terakhir dari David sebelum mereka keluar dan menuju mobil.

Yela hanya bisa menatap nanar mobil itu menjauhi pekarangan rumahnya.

Kalau lo gak balik. Gue yang bakal ke sana kak. Ucap Yela dalam hati. Kemudian Yela masuk ke dalam rumah.

LOVE SIBLING Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang