"Makasih." ucap Yuki mengibrit tanpa menawarkan Hugo untuk mampir.
"Sue emang si Kala."
"Dari mana aja?" tanya Kelvin yang sudah menunggu di pintu.
"Dari mana kek." ucap Yuki berlalu menghiraukan pertanyaan itu.
Gadis itu berdecak melihat jam sudah menunjukan pukul 23:50 lalu berlari memasuki lift untuk ke kamarnya.
~Figuran Bar-Bar~
Yuki saat ini sedang rebahan di sofa depan tv yang menunjukan sebuah acara drama korea yang saat ini sedang banyak di perbincangkan para muda-mudi di sosial media.
Yuki akhir-akhir ini sedang bahagia. Tidak ada sama sekali scene yang ada Kala di dalamnya, membuat Yuki bebas bergerak sesuai kemauannya.
"Mmmm.. Gini terus kek gue. Rela dah gue jadi figuran selamanya. " girang Yuki menendang-nendang udara.
Gadis itu menyomot snack di toples kemudian memasukannya ke mulutnya.
"Ya ampun ini anak perawan bukannya bantuin emak beberes. Malah jadi kaum rebahan. Cosplay jadi istri presiden lo." ucap seseorang julid. Itu suara Delano. Para teman-teman Kelvin sepertinya ingin bermain di rumahnya.
Yuki terpenjat kemudian mengubah posisinya menjadi duduk.
"Heh Delan. Dimana mana istri presiden juga sibuk kali ikut suaminya dinas kemana-mana. Lagian lo sibuk amat si ngomentarin idup gue. Ngasih makan lo?" jawab Yuki nyinyir.
"Delan... Delan. Nama gue Delano. Sembarangan ni orang. Emak gue ngasih nama bagus - bagus di panggil Delan. Lagian pake ngomongin ngasih makan segala, gue kasih makan royal canin baru tau rasa lo" ucap Delano membalas.
Yuki menghiraukannya. Malah menambah volume suara di tv.
"Ya ampun ni kembaran lo napa jadi kaya titisan dakjal gini si Vin." ucap Delano speechless.
Kelvin mengedikan bahunya mengajak sahabat-sabatannya memasuki kamarnya.
Yuki memutar bola matanya malas. Mengganggu minggu santainya saja sih mereka. Yuki mematikan tv, rencananya akan lanjut menonton menggunakan laptopnya di kamar.
Yuki menyamankan posisinya berbaring di kasur. Saat sudah mapan seseorang malah mengetuk pintu kamarnya membuatnya menggeram.
"Apa sih!" sembur Yuki pada si pengganggu.
Tatapan ilfeel Yuki berikan pada Delano yang saat ini sedang memegang barangnya.
"Gue mau pipis. Numpang kamar mandi lo ya punya Kelvin airnya mati. Gue ga tahan kalo harus turun lift."
"Dih ogah. Ga mau gue kamar mandi gue ternoda sama pipis haram lo itu. " jawab Yuki menolak.
"Please. Boleh ya gue udah ga tahan. "
Tanpa menunggu persetujuan Delano nyelonong masuk. Yuki menghentakan-hetakan kakinya jengkel.
Setelah keluar kamar mandi lelaki itu malah tidak langsung keluar malah melihat-lihat isi kamarnya.
"Pergi lo!" usir Yuki. melihat gelagat aneh lelaki itu Yuki jadi waspada.
"Asik nih nobar hayu." ucapnya dengan lancang meloncat ke kasur lalu merebahkan tubuhnya sambil memeluk bantal karakter babi kesayangan Yuki. Orang tuanya saja jarang memegang bantal itu sekarang lihat dia memegang dengan lancangnya.
"Ini bantal mirip yang punya." lirih lelaki itu membolak-balikan bantalnya.
"AKH..." teriak Yuki kencang.
Delano menutup telinganya merasakan gendang telinganya berdengung. Lelaki itu lalu mengusap-usap cupingnya.
"Ampun deh itu suara." ucapnya menatap Yuki tercengang.
"KELUAR!" teriak Yuki lagi mengangkat botol kaca yang terisi minuman walau sudah setengah.
"Bar-Bar amat ini cewe." ucap Delano bergidik. Padahal dirinya hanya bercanda.
Yuki mengangkat lagi botol itu lebih tinggi. "Iy.. Iya gue keluar. " ucapnya tergagap langsung berlari keluar kamar.
Setelah lelaki itu tak terlihat lagi batang hidungnya Yuki mengatur emosinya. Orang macam apa si Delan ini. Tingkahnya sungguh di luar nalar.
~Figuran Bar-Bar~
Delano memasuki kamar Kelvin, nafasnya ngos-ngosan. Lelaki itu duduk sambil mengatur nafasnya.
"Nape lo? " Tanya Geoland heran.
"Merinding gue liat sodara lo Vin. Gue tadi mau dia bunuh Vin. " ucapnya dramatis.
Lengannya terangkat memperagakan posisi tangan Yuki tadi. "Dia angkat botol, lo pada tau ga sih minuman Vsoy yang botolnya kaca itu dia mau lempar ke gue coy. Padahal niat gue baik mau nemenin dia nonton bareng." ucapnya mengusap pipinya yang sama sekali tidak ada jejak air mata disana.
"Dimana?" tanya Geoland malas.
"Di kamarnya bro. Tadi gue abis numpang pipis."
"Yee pantes aja." ucap Geoland geleng-geleng. Kelvin dan Raja menatap itu temannya malas.
"Tolol lo mah. Kaga boleh begitu ege." ucap Geoland mengingatkan.
"Jangan gitu lagi No." peringat Kelvin.
"Iya gue juga ngeri sama kembaran lo. "
~figuran Bar-Bar~
Tbc..
KAMU SEDANG MEMBACA
FIGURAN BAR-BAR
FantasiaKisah seorang gadis bertransmigrasi ke dalam tubuh figuran Novel. Start : 09 November 2021 End : -
