Part 21 • HADIAH KEJUJURAN

859 44 13
                                        

Katy 06:31
Josh! Udah bangun blom?

Josh 06:31
Blom

Katy 06:32
...

Josh 06:32
Kenapa Katyyy? Tumben BBM pagi-pagi

Katy 06:32
Ehmm.. itu..

Josh 06:32
Kenapa?

Katy 06:33
Itu..

Josh 06:33
Ngomong aja..

Katy 06:33
Maaf yah.. aku gak bisa nerima kamu dulu. Aku pengen fokus belajar. Lagian kan kita masih kecil.. masih belum cukup dewasa buat pacaran

Josh 06:34
Oh.. gak apa-apa kok..

---

JANGAN-JANGAN DI RUMAH DIA NANGIS-NANGIS GARA-GARA DITOLAK. ADUHH. ABIS ITU KALAU DIA GANTUNG DIRI KARENA DEPRESI GIMANA. KAN AKU JADI MERASA BERSALAH SEKARANG.

Hah.. Untuk melepas stress aku keliling halaman depan aja deh. Lumayan bisa menghirup udara segar dan menikmati indahnya dan luasnya halaman depan rumah ini.

Aku pun keluar kamar sambil mengikat tali celemek yang menjadi salah satu atribut dari seragamku.. seragam maid tentunya.

Ketika udah sampai di ruang tamu, aku melihat Percy sedang duduk di sofa sambil membaca koran.

Kayak bapak-bapak.

Aku pun cepat-cepat keluar agar keberadaanku tidak diketahui

Males ketemu dia.

Saat aku hendak membuka pintu..

"SMA sekolah di mana?" Tanya Percy

Hahahaha. Ketahuan.

"Tetap di sekolah lama, Tuan"

Aku pun membatalkan niatku untuk keluar dan berjalan mendekati lokasi Percy

"KAN.."

"Maaf Tuan, aku.. eh.. saya memotong pembicaraan anda, tapi saya harus bersikap sopan kepada anda selaku majikan saya" Ucapku sambil membungkuk-an badan

"Kenapa bahasa lo jadi formal gitu tiba-tiba -_-"

Aku pun tidak menjawabnya..

Karena aku tidak tahu ini boleh dikasih tau atau tidak -.-

Dia pun memberikan mimik yang mencurigai aku

Dan dari wajahnya.. sepertinya dia langsung tau siapa dibalik semua ini -.- Anak cerdas -.-

"Wait.."

Apa.

"Mata lo kenapa? Hmphh" ucapnya sambil menahan tawa

"Maksud Tuan?" Ucapku yang masih gak nyambung

Biasalah.. aku kan agak telmi.

Tapi gak ada yang aneh kok sama mataku.

"Mata lu bawahnya item"

"Hah."

"Ngaca aja"

Aku pun ngaca di kaca terdekat yang berada di ruang tamu

WHATTTT.

"Lu udah gak tidur berapa abad?"

"Ini bekas maskara, Tuan."

Kemarin kan Farewell Party.. lalu pulangnya aku cuci muka. Maskaranya emang susah babget dibersihin. Padahal aku udah bersihin sebersih-bersihnya loh.

Unexpected LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang