Part 1 • HARI KONSER TIBA

7.4K 154 6
                                        

Katy's POV

"YEEEAAAYYY!! HARI INI DATANG JUGA!" Teriak-ku dengan gembira

"Gak usah begitu juga kali, Kat." Kata Gabby dengan tertawa-nya yang tanpa suara. Tentunya karena dia terlalu alim.

"Emang! Kuping-ku bisa budeg lama-lama." Balas Es alias Yohanes sambil memutar-putar bola basket kesayangannya diatas jari telunjuk-nya.

Ya.. hari ini adalah hari konser PERCY ANDERSON. Penyanyi dan pemusik terkenal itu lagi naik daun sampai-sampai albumnya terjual sebanyak 1 juta lebih.

By the way, dia masih berumur 14 tahun juga loh.. seumuran kita. Cie jodoh.

Hebat yah. Masih kecil aja udah talented and femes.
Famousususus..
Dia beneran famous.

Atau ini hanya menurutku. TAPI 1 SEKOLAHKU TAU SIAPA DIA. BERARTI BENER KAN. Kecuali beberapa anak cowo yang memang cuek sih soal begituan.

"Eh cyinn.. kita jam beyapa beyangkatnyaaa??" kata Es dengan menjijikan. Ada yah anak basket dengan model seperti dia. Sangat langka.

"Beyangkath jham 16.00 ajaahh.. 2 jham yebih ahwall byihar gyak khena muacett" kataku dgn lebay menirukan gaya Es.

"Ouukyyeh dyehh ccyiin" balas es dgn semangatnya

"Bye semuaaa! Inget, kumpul jam 16.00"

"Sip deh boss" kata mereka dengan mengacungkan kedua jempol mereka sambil digoyang-goyang. Agak menjijikan sih. Tapi begitulah gaya mereka.

16.00

Semua udah kumpul di rumah-ku dan kami bertiga langsung jalan ke gedung SICC. Macet. Banget. 2 jam sebelum konser aja udah begini.

Setelah kami sampai dan menunggu kira-kira 1 jam, konser pun dimulai ! Aku membeli tiket yang paling mahal agar bisa melihat Percy dengan jelas HAHA. Walaupun tadinya aku hampir-hampir tidak mendapat tiket ini karena.. memang sudah habis. Tapi untungnya ada temanku yang tidak jadi! Aku langsung beli lah begitu tahu. Kesempatan emasku tidak boleh hilang lagi!

Pada saat konser dimulai, semua lampu mati dan terdengarlah suara gitar yang sangat memukau dan menggelegar. Maap alay. Dan tiba-tiba..

KELUARLAH PERCY ANDERSON DENGAN PAKAIAN YANG SANGAT WARBASYAH.

KEREN BANGET GILEE. PENGEN NANGIS TAU GAK PAS LIAT DIA.

Semua orang di konser itu pun teriak.

Karena terbawa suasana, aku jadi ikutan teriak. Padahal aku gak suka teriak karena pikirku itu seperti anak kampung. Padahal aku sendiri sering teriakin temen aku. Astaga. Maunya apa sih dasar gak jelas.

Tapi menurutku, Gabby and Es yang paling biasa dari yang terbiasa. Soalnya aku yang maksa mereka sih buat nemenin aku (-.-)v. Ya, tapi mereka juga lumayan suka sama lagu-lagu Percy ini.

Akhirnya sampailah pada akhir dari konser yang menakjubkan ini. Sebagai penutup, Percy menyanyikan lagu "Love You Always".

ITU LAGU YANG PALING AKU SUKA!!

Oh ya for your information. Sebenernya dari tadi aku merasa.. diliatin sama Percy loh. Tapi kayaknya aku yang kegeeran sendiri deh. Iya aku halu karena terlalu ngefans :") mana mungkin aku terlihat diantara beribu-ribu orang yang ada disini.

Saat pertengahan lagu, tiba-tiba dia menunjuk ke arahku dan memberi instruksi agar aku naik.
Wait. Ga salah. Jantungku beneran ga beraturan sekarang. Apa dia nunjuk ke sebelah-sebelah ku ya.

Aku pun melihat ke arah Gabby dan Es yang udah kesenengan sambil mengangguk-anggukkan kepala mereka tanda kalau aku yang memang ditunjuk olehnya.

Para security pun langsung berjalan ke arah ku dan membantu-ku untuk melewati lautan manusia itu, lalu aku menaiki tangga yang ada di samping panggung.

JANTUNG..

MAU..

COPOT.

Rasanya mau loncattt setinggi-tingginya! Ini ga mimpi kan. Ini bukan mimpi kan. Ini asli kan.

DEG
DEG
DEG

Heh! Jantung diem dong!

I mean.. pelanin aja suaranya. Gak usah sampai benar-benar diam.
Aku benar-benar menikmati saat-saat itu. Gila. Aku yakin semua orang disini pasti iri denganku HAHA.

Percy yang masih bernyanyi pun seringkali melihat ke arahku sambil menggandeng tanganku selama lagu dinyanyikan. Ini benar-benar surga dunia. Aku gak bisa berhenti tersenyum malu saat memandang dia. Benar-benar mukjizat aku bisa digandeng sama idolaku yang super duper ganteng dan punya suara yang warbasyah bagus ini.

Setelah lagu selesai, Percy pun menjauhkan mic-nya dari mulutnya dan berkata di kupingku, "terimakasih untuk hari ini".

OH MAY GOSH. I COULD DIE AT THIS MOMENT.

Dia pun tersenyum lebar kepadaku sambil mengembalikan aku ke tempat semula.

---
Percy's POV

Gw harus nyari orang nih buat nanti nanyi bareng. Tapi siapa? Aduh. Bingung dah.

Apa tu anak aja yah?

Mata gw entah kenapa jadi otomatis ngeliat ke arah dia terus. Padahal di sini ada 10.000 penonton. Kenapa ke dia terus. Ya karena dia adalah anak paling heboh dari tadi.

Ya udahlah dia aja.

Okeh.. udah saatnya. Gw pun langsung menunjuk dia dan memberi isyarat agar dia naik panggung. Saat dia sudah sampai diatas, gw pun memegang tangannya untuk menuntun dia ke tengah panggung.

Eh. INI PENYAKIT APA?
GW KENA PENYAKIT APAA?
TANGAN GW KOK JADI GEMETER BEGINI.

Malah sekarang ngerembet ke seluruh badan. Badan gw gemeter bro. Gw harus ke dokter kayaknya.

Abis itu.. JANTUNG GW KOK JADI MAKIN CEPET TEMPONYA. Sebelumnya gw ga pernah begini loh. Biasanya kalau gw megang tangan cewe gak pernah gemeteran. Tapi.. kok ini aneh sih. Aneh banget. Padahal sebelumnya gw udah sering megang tangan cewe untuk acara fans meeting dan sebagainya. Kenapa sekarang tangan gw jadi aneh sih.

Jangan-jangan gw beneran sakit.

Stop stop. Tenang Percy. Lu harus menghayati lagu ini. Jangan sampai hilang konsentrasi dan membuat fans lu juga ngilang.

Sesampainya di rumah

Gw langsung ke kamar tidur, ganti baju, sikat gigi, dan berdoa untuk penyakit gw ini. Ya mungkin untuk kalian ini aneh. TAPI FOR ME THIS IS TOO REAL.

Aduh. Mau nanya ke mami. Tapi gw pikir-pikir nanti kalau gw kasih tau mami gw tentang penyakit mendadak ini, mami gw malah stress lagi. Soalnya mami gw emang agak berlebihan juga. Pantesan nurun ke anaknya haha.

Ah sudahlah. Gw simpen aja lah dan gw cuman bisa ngelapor kepada Tuhan Yang Maha Esa -____-

Tuhan, terimakasih atas hari ini karena konser hari ini berjalan dengan baik..
Tapi Tuhan tolong sembuhkan penyakit saya ini agar saya bisa tetap hidup sampai.. selama mungkin.
Tolong jangan cabut nyawa saya dengan penyakit aneh seperti ini ya Tuhan.
Amin.

***

HAII..

Makasih yah udah mau baca cerita inii

Dan aku masih penulis baru, jadi kalau ada kritik/saran, tolong cantumkan di comment yah!

Tapi jangan yang terlalu sadis juga kata-katanya -.-
Vote kalian kutunggu lohh! Hehe
Maaf kalau masih gaje (-.-)v

THANKS :) LOVE U ALL

Unexpected LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang