Part 40 • DARK SECRETS OPENED

407 22 12
                                    

Wah.. jangan-jangan aku diculik orang kaya yang membutuhkan anak dan langsung jadi anak orkay. Betapa beruntungnya diriku. Tuhan sangat baik :")

Kemudian aku menaiki lift, lalu TING.. sampailah kami ke lantai.. entah lantai berapa. Penutup mataku pun dibuka sesampainya di lantai itu.

Wow.

This is such an amazing place.

Tempat ini sangatlah luas. Banyak orang bekerja di sini yang melihat ke arahku saat aku baru dibuka penutup matanya dan mereka pun saling berbisik. Aku pun diberikan masker karena bau mesin di sini lumayan menyengat ke hidung. Tempat apa ini? Banyak alat-alat keren yang kulihat selagi aku melewati mereka. Alat-alat yang.. gak pernah aku lihat sebelumnya. Mesin-mesin yang berbentuk aneh. Teknologi-teknologi yang gak pernah aku tau sebelumnya.

Ada robot manusia yang mengedipkan mata kepadaku selagi aku berjalan dihadapannya, ada mesin yang bisa mengeluarkan benda 3D dari gambar yang muncul di layar, ada ponsel yang bisa memunculkan ilusi orang, dan sebagainya.

Jangan-jangan aku sudah ada di masa depan.

Sesampainya aku diujung ruangan, aku pun belok ke kiri dan setelah beberapa meter sampailah aku ke suatu ruangan.

Pintu pun dibukakan untukku. Di sana bangunlah seorang laki-laki berpakaian rapih yang sudah lumayan tua dari tempat duduknya dan melemparkan senyuman padaku. Sepertinya aku pernah lihat, tapi dimana yah.

Dan seorang anak remaja cowo pun ikut berdiri.. JOSH?
Wait. Jangan-jangan ini bapaknya Josh. Mereka ngapain di sini. Lalu akhirnya aku pun menotice 1 orang lagi, ci Grace. Cewe yang aku temuin pas adik sepupuku terbawa arus sungai di Puncak, memberikan aku jam tangan super canggih, dan mengantarkanku berkali-kali. Kenapa ci Grace juga ada di sini. Tiba-tiba otakku pun nge-blank sambil bengong melihat ke arah mereka.

"Halo Katy" sapa om-om itu

Sedangkan aku masih bengong menatap mereka bertiga.

"Ka.. kalian.. kalian yang nyulik aku?" Tanyaku sambil masih mikir.

"Hm.. lebih tepatnya membawa secara diam-diam. Silahkan duduk" ucap om ink sopan.

"Perkenalkan saya Reynand William pemilik perusahaan teknologi terbesar di negara ini dan ini anak saya Josh William pewaris perusahaan ini" jelas om itu

Kenapa aku bisa ketemu Josh lagi padahal aku dah ga mau liat mukanya. Dan kenapa bisa dia anak orang penting? Aku baru tau.

"Oh ya satu lagi.. ini adalah tangan kananku, Grace Jackson"

Lah. Kenapa. Jadi selama ini ci Grace ini tangan kanannya cowo tua ini? Bener kata Percy. Harusnya aku gak mempercayai siapapun. Tapi firasatku sih mengatakan kalau ci Grace ini orang baik-baik. Bahkan sedari tadi ia hanya menundukkan kepala dan ga berani menatapku.

"Trus.. kenapa aku di sini? Aku ga ada hubungannya dengan kalian. Lagian kenapa harus suru orang buat nyulik aku? Memangnya ga bisa dibawa baik-baik?" Tanyaku setengah marah

"Ehmm.. itu karena cara bawa baik-baiknya gagal."

"Gagal?"

"Ya.. saya sengaja menempatkan Josh di SMP kamu sebelum kamu tiba dk sekolah itu agar kalian bisa makin deket dan Josh bisa bawa kamu ke sini suatu saat. Itu merupakan tugas Josh"

"Wait? What? Josh selama ini kamu cuman pura-pura temenan sama aku? Cuman pura-pura modusin aku? Cuman pura-pura suka sama aku?" Tanyaku ceplos sambil melihat ke arah Josh dengan mengepalkan tangan

"Ya.. tapi ga semuanya pura-pura. Pas aku deketin kamu ternyata aku kebawa perasaan dan akhirnya aku jatuh cinta sama kamu. Tapi ternyata perasaan itu ga bertahan lama karena ada temen kamu yang lebih menarik di mata aku" jelas Josh dengan wajah tanpa merasa bersalah

Unexpected LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang