Jam 10.00 di taman hiburan yang mulai di buka jam oprasionalnya. Sudah terlihat banyak orang yang mulai mengantri untuk membeli tiket. Gak terkecuali Axcell and the genk.
Sebelumnya,
"Kan Senen kita udah pada mulai sibuk PKL niih.. gimana kalo besok kita ke taman hiburan?" Usul Kwill. Hening seketika.
"Ok! Yakan Cell?" Axcell yang di tanya Excell cuma ngangguk aja.
"Lu yakin gak bakal tepar besoknya?" Cheallse mulai ragu.
"Emang kita mau maraton? Kita kan cuma mau naik wahana doang. Sekalian merayakan keluarnya Kwill dari Club nya. Yakan?"
"Kok lu tau Cell?"
"Laaah bukannya lu mau keluar bulan depan?"
"Gak laaah kelamaan. Gimana, mau gak?"
"Yaudah"
"Janjian dimana?"
"Lu yakain banget di ajak Lex?"
"Lu yakin lu gak pengen ikut?"
"Hhhiizzz" kesel Chealsee
"Janjian disono aje gimane?"
"Yaudah"
Sekarang
"Lebih baik yang antri 1atau2 aja gimana?"
"Ok, siapa yang mau antri?"
"Gua maaah mau-mau aja, sini duit lu pada." Mereka pun mengumpulkan uang tiket ke Kwill dan Tohir.
"Berteduh dulu, di bawah pohon disana." Usul Ibra pada sisa yang gak ikut ngantri.
"Haaaah...rame banget kayanya, lama gak yaa ngantri naik wahananya?"
"Kan atu permainan bisa rombongan yang ikut Cell. PA lu." Alex siap mentoyor kepala Excell tapi langsung di dorong oleh Axcell.
"Gak usah toyor-toyor pala orang lu."
"Ok" sebagai gantinya Alex langsung ngerangkul Axcell.
"Apaan sih tangan lu. Berat bego!" Tapi yang di omelin malah membudekan diri
"Caplang Nyai gimana?"
"Alhamdullilah baik... Kemaren juga dah di bakar petinya."
"Ooiii... buru sini... masuk." Seru Tohir. Merekapun langsung ke pintu masuk. Tapi Axcell masih di rangkul sama Alex.
"Tumben lu akur bedua."
"Palalu bau menyan. Lu lagi dah di bilang berat juga."
"Daaah buru masuk jangan berantem." Kata Chaellse sambil mendorong para bongsor.
"Mau naik apa dulu niiih?"
"Yang kayak perahu itu aja dulu gimana?"
"Ok" setelah itu mereka lanjut kepermainan ayunan, kincir angin, dan lain lain.
"Istirahat dulu, udah siang. Nanti lanjut lagi." Usul Ibra
"Iya, gue juga udah laper."
"Ok, cari makan kita." Setelah makan, mereka memutuskan untuk naik wahana yang santai, dari rumah cermin, rumah miring, dan sampailah ke istana boneka.
"Eh, bukannya ada larangan ngambil foto bareng sama bonekanya ya, kok mereka pada turun dari perahu trus foto bareng bonekanya?" Tanya Tohir
"Biarin ajalah, pan yang penting bukan kita." Jawab Kwill.
"Lu pernah pada nonton gak, flim boneka yang kerasukan roh, trus akhirnya bunuh orang?"
"Iya, kenapa emang?
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Friends
Novela Juvenil"excel aku suka kamu" ucap aisah Tuhan 1+ Tuhan 1, akankah kita bisa bersama? hujan badai rumahtangga dengan orang ke 3 mencintai yang sesama umatnya, tapi salah jenisnya.
