Karena Excell gak masuk, akhirnya Axcell ke sekolah sendirian.
"Mana Engsel?"
"Di rumah."
"Dia gak sekolah?"
"Males kata bokapnya."
"Trus bokapnya gak marah?"
"Gak."
"Wiiiih gue juga mau punya bokap kaya bokapnya engsel." Chelallse mengiri.
"Excell gak di skorskan?"
"Gak! Dia cuma lagi males, lagi gak mood dia. Bagus laaah dia di rumah."
"Dia masih marah sama perempuan yang kemarin?"
"Kayanya gak deh. Cuma kalo dia maksain diri masuk, trus ada yang nyulut emosinya. Waaaah wasalam deeh. Heh lu ngapain duduk disini?"Axcell menendang bangku di sebelahnya.
"Gantiin Excellah biar lu gak kesepian."
"Lu kira gue apaan??"
"Dita itu satu sekolah sama lu kan Lex?" Tanya Cheallse
"Gak tau?"
"Bisa-bisanya lu gak tau temen sendiri."
"Gue gak tau, gue gak pernah 1 kelas. Lagian gue juga pindah kesonon pas kelas 3 semester 2. Jadi gue gak kenal semua orang."
"Kalo lu satu sekolah sama Dita, harusnya Ibra juga satu sekolah dong?"
"Oh..gak. Saya sekolah di tempat yang lain."
"Trus, kenapa lu masuk sekolah yang sama sekarang sama Alex?"
"Karena gak ada anak perempuannya."
"Heh!! Ibra gue ini apaaaaa??!!!"
"Mmm"
"Bahahahahahaha."
Pulangnya di wartel Caplang.
"Wiidiiiiihh...jadi niih ganti jadi warnetnya?"
"Insyallah jadi, ini gue lagi nyicil."
"Ps gak?"
"Adalaah ntar.. emak gue kalo buat usaha maaah di kasih aja. Apa lagi emang ada hasilnya."
"Abis banyak duit dong lu. Komputer, AC, TV, bikin skat."
"Makannya gue ngajak kalian." Kata Caplang polos.
"Maksud lu kita jadi kuli?"
"Kan yang penting makan gue yang tanggung."
"Ya udah laaah gak mama. Asal main PS gratis seumur idup."
"Muke gile lu. Dah liat ntar aja."
"Pelit daaaah."
"Daaaah..apa yang mau di bantuin?" Mereka pun sibuk pasang meja dan kabel, kebetulan warung sebelah juga udah di kosongin jadi mereka ngerombak warung sebelah buat pasang komputer. Maklum laaah anak STM jadi rada cepetlah pasang kabel, meskipun Axcell dan Tohir bukan anak pelistrikan, seenggaknya mereka paham.
"Mau bkin skat sekalian?"
"Iya, tuuuh alat tukangnya udah ada."
"Besok kalo ada kelas pertukangan gue mau ikutlaah. Lumayankan ntar kita bisa bangun rumah sendiri, jadi gak bakal di tipu sama tukang."
"Ada-ada aja lu Hir."
"Gue serius. Asal lu tau aja. Waktu itu cuma bikin apaan noh babe gue. Abis 1jt, tapi bulan depannya udah ancur."
KAMU SEDANG MEMBACA
Best Friends
Teen Fiction"excel aku suka kamu" ucap aisah Tuhan 1+ Tuhan 1, akankah kita bisa bersama? hujan badai rumahtangga dengan orang ke 3 mencintai yang sesama umatnya, tapi salah jenisnya.
