🔞 Harap Bijak dalam memilih bacaan 🔞
Palpitasi yang di alami Haechan (Lee Donghyuk) bukan hanya membuat Haechan tak bisa ikut menyelesaikan konser tur 'The Link' tapi juga membuat Haechan mencoba untuk berhenti mencintai Mark dan mencoba untuk men...
Haechan melipat bibirnya dalam-dalam berusaha untuk tak tersenyum malu karna mengingat tingkahnya semalam. Jari tangan Haechan bergerak menyusuri wajah lelap Jeno.
"ck.. hidung mu panjang sekali. Kau pasti bangun pagi saat pembagian hidung.." cibir Haechan namun sesekali ia tersenyum manis.
Haechan baru saja mau berulah mencium bibir Jeno, kalau saja dering ponselnya tak mengintrupsi.
"siapa sih telfon orang jam segini.."
Meski kesal Haechan tetap bergegas mengambil ponselnya. Bukan apa-apa ia tak mau mengganggu tidur nyenyang Jeno dengan suars ponsel itu.
Ternyata itu adalah panggilan dari Mark. Haechan menolak panggilan itu tanpa berpikir lama.
Ia ingin menyimpan ponselnya, tapi penasaran karna Mark mengiriminya pesan.
"sudah bangun?" bisik Jeno sambil merapatkan dirinya kembali pada Haechan. Ia memeluk tubuh Haechan dan juga mengecup pundak Haechan.
"sudah, kamu lapar ngga? mau sarapan apa? Biar aku buatkan. Ibu ayah dan adikku tadi pagi-pagi sekali pergi ada urusan. Jadi hanya kita di rumah. "
"apa aku bisa percayakan sarapan ku pada mu?"
Haechan menoleh cepat dan memberikan ekpresi kesal.
"hya.. masakan aku itu yang paling enak di dream tau!"
Jeno tersenyum sampai matanya hilang kemudian mengangguk.
"baiklah kalau gitu ku percayakan sarapan ku padamu"
"kamu pasti akan ketagihan.."
Jeno tak menyahut lagi, ia melepaskan pelukannya agar Haechan bisa turun dari kasur.
"kok di lepas?" tanya Haechan
"katanya mau bikin sarapan"
Haechan menghela napasnya. "harus sekarang? baiklah.." Haechan turun dari kasur. Kemudian ia kembali teringat akan membalas pesan Mark.
Mark Bear.. sudah bangun? Aku dan yang lain akan pergi dinner Can we make video call?
Haechan mengirimkan foto Jeno dan langsung saja menolak untuk melakukan Video Call.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tidak bisa nanti saja aku sedang dengan kekasih ku. -Haechan.
Dan entah apa yang terjadi dengan Mark. Mark justru kembali mencoba menghubungi Haechan meski tetap Haechan tolak. Tau bahwa telfonnya tak akan di angkat Mark mengirim pesan lagi.