seulgi dan Irene duduk sampingan sambil liat joohyun yang mandi bola dengan anak-anak seumurannya. irene sibuk ngefotoin joohyun buat pamer ke jisoo dan yang lain nantinya dan seulgi yang tersenyum liat joohyun bahagia.
"cukup. bisa penuh memori hpnya"
irene noleh ke seulgi terus ngarahin kamera hpnya ke muka seulgi buat ngambil foto oknum yang dia cari selama ini.
"gak masalah. selagi itu related sama kamu, memori hp gak penting" kata Irene terus seulgi nutup kameranya.
"tapi gue gak suka anak dan guenya di foto"
irene tersenyum lebar dengernya, "better. setelah kamu pake bahasa formal, sekarang lebih kedengaran bagus"
seulgi gak menanggapi ucapan Irene. lagian dia bingung mau jawab apa karena Irene ada aja balasan buat setiap katanya.
"kamu tau kan gimana aku hidup tanpa sosok ayah disamping aku, kenapa kamu biarin Joohyun ngerasain kek apa yang aku rasain?" tanya irene tiba-tiba setelah mereka diem beberapa saat.
seulgi lirik irene yang natap kedepan.
"kenapa kamu cerai sama sehun? kenapa kamu nikahin dia kalo kamu gak siap? sekarang yang jadi korban pernikahan kalian malah joohyun. dia terlalu kecil buat nerima perceraian orang tuanya" irene tiba-tiba jadi emosional ngomongin perceraian.
dia adalah korbannya. dia ngerasain sakitnya itu dan sekarang sahabat sekaligus orang yang dia sukai malah cerai gini.
seulgi mengerjapkan matanya bingung ditambah irene yang tiba-tiba nangis bikin dia linglung. apa yang harus seulgi lakuin? tangannya bergetar grogi buat sekedar menenangkan irene. seulgi akhirnya narik tangannya balik.
"siapa yang cerai?" tanya seulgi yang kembali liatin Joohyun, "gue gak cerai dari siapapun. gue ibu tunggal" lanjut seulgi membuat irene yang nangis liat dia terkejut.
"iㅡibu tunggal? kamuㅡ"
"gak gitu. gue bukan hamil tanpa suami" cegah seulgi yang tau arah pikiran irene kemana.
dengernya, irene bernapas lega walaupun sedikit.
"Joohyun anak angkat gue tapi bagi gue dia udah kek anak kandung" beritahu seulgi membuat Irene makin terkejut.
kalo joohyun anak angkat, kenapa dia panggil sehun dengan sebutan papa dan mereka deket. seulgi tadi bilang dia gak cerai dari siapa-siapa, artinya antara seulgi dan sehun gak ada hubungan suami istri. bisa aja mereka hanya pacaran tebak irene.
dia mau nanyain lagi, tiba-tiba seulgi berdiri dari duduknya terus lari panik ke arah kolam bola karena Joohyun mendadak lemas. Irene ngikutin dari belakang ketika seulgi dengan cepat bawa joohyun keluar.
"Joohyun? kamu bisa jawab mama?" tanyanya panik. irene yang gak paham kenapa, cuma bantu buka kursi belakang mobil buat seulgi bawa masuk joohyun.
bocah itu keliatan keringat dingin. mukanya pucat dan lemas. irene yang gak paham apa-apa cuma ngikutin apa yang diperintah sama seulgi buat jalanin mobilnya ngikutin map sampai dia sadar kalo ini adalah rumah sakit.
irene ngikutin seulgi yang lari cepat bawa joohyun dibantu para perawat yang siap siaga. seulgi dilarang masuk dan seorang dokter yang keliatannya akrab dengan seulgi menepuk pundak monolid itu.
"Jiu gue mohon, selamatin joohyun" kata seulgi megang tangan dokter Jiu yang mengangguk. rawut mukanya juga keliatan gak tenang tapi sebagai dokter, dia harus cepat mengatasinya.
"gue akan berusaha sebaik mungkin. lo tenang dulu Seul" balas Jiu lalu masuk ke dalam ruangan ninggalin seulgi yang berlutut di lorong.
wajahnya menunduk menyembunyikan tangis dan paniknya sampai irene yang dari tadi dibelakang seulgi nyamperin.
KAMU SEDANG MEMBACA
In My Dreams ✓
Fanfic"you love me back" . seulrene universe - start : 3 April 2022 - end : 8 Mei 2023
