Awalnya cuma diminta buat membangun chemistry, eh malah kebablasan sampai membangun masa depan.
warning!!!!
BxB - 🔞 - mpreg
ga suka skip aja ya cinta hehehe
#1 in beomgyu || 050523
#1 in txt || 060523
watashi ga tau highrank apa aja karna ga perna...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Taehyun berlari disepanjang koridor rumah sakit bersama Sean yang berada dalam gendongannya. Nafas pria itu terengah-engah saat menyusuri koridor salah satu rumah sakit yang ada di Seoul.
Menghentikan langkahnya tepat didepan unit gawat darurat rumah sakit itu, tidak hanya dia dan Sean namun ada orang lain yang sepertinya kerabat dari korban kecelakaan pagi tadi.
Kak Hyunjae sudah berada disana sejak tadi, ia melihat kehadiran Taehyun tanpa menyapa pria itu karena pikirannya sedang kacau sekarang.
Tak lama dokter keluar dari ruangan itu, menghampiri pihak keluarga korban yang berada disana, mengumumkan bahwa ada tiga orang meninggal dunia, dua kritis dan dua lagi luka berat.
Kecelakaan pagi itu melibatkan bus dan juga mobil yang dikendarai Beomgyu, keadaan saat itu jalan terlihat sepi dan Beomgyu melaju cukup kencang saat traffic light berwarna hijau, sementar dari arah samping juga terdapat sebuah bus yang melaju kencang menerobos saat lampu berwarna merah dan membuat tabrakan tidak terelakkan.
"keluarga pasien atas nama Choi Beomgyu" ujar dokter.
"saya dok" jawab Taehyun dengan cepat.
"ada yang ingin kami sampaikan tuan, kami dari pihak rumah sakit sudah berusaha sebaik mungkin dalam menangani pasien, namun untuk saat ini kami harus menyatakan bahwa tuan Choi sedang dalam masa kritisnya, kami sudah melakukan beberapa tindakan yang diperlukan dan sudah memberikan transfusi darah untuk pasien, dalam dua jam kedepan kami akan kembali memantau keadaan pasien, kami mohon bantuan dan kerjasamanya dari keluarga dan kerabat untuk kesembuhan pasien, karena untuk sekarang pasien akan dipindahkan ke ruang ICU, serta untuk sementara keluarga juga kerabat hanya bisa melihat dari pembatas kaca ruangan itu"