Sampai kapan luka ini akan menetap?
.
Hal pertama yang muncul dibenak Regan adalah Kia. Laki-laki dengan wajah berantakan itu menghembuskan napas pelan ke udara malam. Pikiran Regan begitu kacau saat papa sudah menghajarnya habis-habisan.
"Lo tau berita ini?" Suara Gama yang terdengar serius itu mengundang perhatian Regan, laki-laki itu menaikan satu alisnya keatas seolah tidak mengerti apa yang Gama maksud.
"Ini udah kesebar sampai ke angkatan kita loh, dia bukannya pacar abang lo ya, Re?"
Saat itu juga Regan bangkit dari posisi tidurnya, membuka hp untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Betapa kagetnya Regan saat seorang gadis dalam vidio digrup angkatan itu terlihat sedang membeli testpack kehamilan, meskipun vidionya kurang jelas tapi semua orang bisa tahu bahwa gadis yang ada dividio itu adalah Kiara.
"Ini serius Kia beli testpack?" Bara bertanya, tatapannya jatuh pada sorot mata Regan. "Dia hamil gitu sama abang lo?"
Didetik itu juga Regan diam, sejuta pertanyaan muncul dibenaknya. Pertama siapa yang menyebar vidio itu? Kedua apakah Kia mengandung anaknya sekarang. Laki-laki itu tidak tenang rasanya ia ingin bertemu Kia sekarang juga.
"Maksud lo Samudra yang hamilin Kia gitu, tapi mana mungkin sih, orang Samudra anaknya baik-baik gitu!" Ucap Arsyad tidak percaya.
"Ya sama siapa lagi?" Bara menyangkal, sembari menghisap rokok yang ada ditangannya. Asap berterbangan keudara. "Pacarkan Kia kan Samudra, masa Kia hamil sama cowo lain"
Malam itu basecamp dipenuhi dengan berita beredarnya vidio Kia yang membeli testpack sembari memakai seragam sekolah, tentu hal ini membuat seluruh angkatan gempar. Seorang ketua Osis yang harusnya menjadi panutan, malah bersikap seperti ini.
"Gue yakin sih besok Kia bakal dikeluarin dari sekolah!"
Bara yang sedang menghisap rokoknya, kembali menyahut. "Belum tentu dia hamil, siapa tahu tuh testpack punya nyokapnya kan?"
"Masa punya nyokapnya, bukannya bapaknya Kia udah gak ada ya!" Pernyataan Abbas membuat mereka semakin yakin bahwa testpack itu milik Kia.
Regan hanya diam, seluruh pertahanan laki-laki itu hancur. Sekarang Regan harus apa? Apa Regan harus jujur bahwa dialah laki-laki yang sudah menghamili Kia saat pesta ulang tahun felic atau justu Regan bersikap seolah-olah tak tahu apa-apa.
"Re coba deh lo tanya sama abang lo, gue khawatir Kia kenapa-kenapa" suara Abbas terdengar serius, namun Regan hanya diam seolah ada banyak pikiran yang berenang dikepalanya.
Mungkin setelah semuanya terbongkar, setelah semuanya terkuak hidup Regan akan lebih hancur dari apa yang dia bayangkan.
Tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, hal terbodoh yang pernah Regan lakukan adalah mencintai gadis yang jelas bukan ditakdirkan untuknya.
"Sebenarnya gue yang udah ngelakuin hal bodoh sama Kia dimalam ulang tahun Felic"
Begitu saja. Semua menatap kearah Regan dengan sorot mata yang sulit diartikan dengan raut penuh tanda tanya, seketika pertahanan laki-laki itu runtuh.
.
Kia tahu Samudra mencintai gadis itu tanpa alasan. Bayangkan seorang laki-laki yang menjadi incaran para gadis malah memilih gadis seperti Kia. Tidak cantik, tidak feminim, dan banyak kekurangan yang harus diperbaiki.
Malam ini Samudra menginap dirumah Kia. Tertidur dengan tenang di paha gadis itu tanpa tahu bahwa semesta sebentar lagi akan membuat keduanya berpisah, Kia meneteskan air mata, tepat mengenai wajah laki-laki itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Regan Kanagara
Teen Fiction"Setelah gue berusaha pertahanin hubungan ini, lo malah dengan brengseknya ngelakuin hal menjijikan gitu sama cowo lain" Kiara tak bersuara, hanya ada tangisan Samudra yang menjadi saksi bisu atas menyakitkannya pertemuan ini. "Gue minta maaf" dise...
